(cocok ga foto diatas jadi Azura?)
"Nama saya Damian." Ga nanya om.
"Oh." Bingung harus jawab apa, secara tiba-tiba banget ni om-om nyebutin namanya.
"Kamu?"
"Azura om."
"Jangan panggil saya om, saya ga setua itu."
"Ga nanya." Usai menjawab Azura segera bergegas menuju toilet. Dirinya sudah tidak tahan.
Sedari tadi dadanya sudah terasa nyeri. Semenjak bisa mengeluarkan asi, Azura sadar bahwa dadanya menjadi lebih besar. Dan apabila asi-nya sudah penuh, maka dadanya akan terasa berat sekaligus nyeri.
Setelah sampai di toilet langsung saja dirinya masuk ke bilik paling ujung. Mendudukkan dirinya diatas closet, tampak seragamnya yang sudah basah diarea dada. Untung saja azura memakai cardigan.
"Sshh... nyeri banget sialan. Ini harus gimana sekarang?" Di otak-atik nya ponsel pintarnya untuk mencari solusi dari permasalahan ini. Dapat dilihat bahwa solusi untuk permasalahan Azura adalah dengan segera mengeluarkan asi-nya.
"Gimana ngeluarinnya coba? gue mana punya pompa nya."
Ding!
[Minta tolong saja pada pacar tuan.]
"Dih. Tapi yaudahlah," Segera saja dirinya menghubungi Kenzo untuk menyusulnya ke toilet. Kenapa bukan Kevin yang dihubungi? jelas karena anak itu pasti akan heboh sendiri nanti. Bisa jadi masalah kalau Kevin sampai membuat keributan di toilet perempuan.
Tanpa disadari Azura, sistem menyeringai puas. Apa Azura lupa? dirinya kan sistem yang bisa mengabulkan permintaan Azura. Juga kenapa tuannya itu tidak meminta pacarnya untuk membelikan pompa alih-alih memintanya untuk menyusul ke toilet.
Tapi dengan begini dirinya jadi bisa melihat adegan dewasa tuannya dengan kekasihnya itu.
sistem : (✷‿✷)
Hanya butuh waktu 5 menit bagi Kenzo untuk menyusul Azura ke toilet. Apalagi kondisi toilet yang sepi semakin memudahkan akses dirinya masuk. Untuk belanjaan sudah dititipkannya pada Kevin dengan dalih dirinya juga perlu ke toilet.
"Kenapa? ada apa?"
Dapat dilihatnya Azura yang terduduk dengan ekspresi seperti menahan sesuatu. Juga dapat Kenzo lihat seragam bagian dada Azura yang basah.
"Ken, haus ga?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi jadi Nerd
Jugendliteratur"Apa peran yang paling ga diinginkan?" Daripada pusing mikirin alur novel, Azura lebih memilih menjadi pemeran tidak penting. Tujuannya jelas supaya dia tidak perlu repot-repot. • Story of transmigration • Hanya fiktif belaka • Slow update (sesuai...
