DELAPAN BELAS

86 5 2
                                        

Sudah tiga hari semenjak kejadian kaki Lea terkilir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sudah tiga hari semenjak kejadian kaki Lea terkilir. Sejak itu pula Rezvan tidak henti-henti memberikan perhatian pada Lea. Dari mulai membelikan makanan secara tba-tiba, mengingatkan untuk minum obat dan menyuruh Lea untuk tidak banyak bergerak selama tiga hari itu.

Yang paling membuat Lea melongo dimana hari ke dua Rezvan membawa tukang pijit hanya untuk memijit kaki Lea. Lea sama sekali tidak menduga bahwa Rezvan sampai membawanya ke apartemen.

Jika mengingat hal itu membuat Lea merasakan bahwa Rezvan penuh dengan perhatian. Meskipun setelah melakukan itu Rezvan selalu bilang. "Gak lebih dari rasa bersalahnya."

Dan hari ini Lea kembali untuk bersekolah dengan di jemput oleh Rezvan. Yap, Rezvan.

Awalnya Lea menolak. Tapi Rezvan memaksanya dan menyuruh Lea untuk berangkat dan pulang bersama mulai hari ini, hanya untuk sekedar mewaspadai Dario tidak lagi mengganggu nya

Sesampai nya di arena sekolah keduanya langsung jadi pusat perhatian. Sangat heran menurut mereka melihat Rezvan membonceng perempuan yang tidak lain adalah murid baru.

"Wait wait, itu beneran Rezvan sama Lea?" ujar Zoe pada yang lain.

Mereka yang ada di sana langsung menoleh pada Rezvan yang baru saja datang bersama Lea.

"Gue semakin yakin mereka ada sesuatu nih," ujar Ardi dengan masih memperhatikan mereka.

"Gue rasa juga gitu," sahut Zoe.

Kedua kembaran nya juga memperhatikan Rezvan. Jadi ini alasan Rezvan sampai ke sekolah belakangan karena ia menjemput Lea terlebih dahulu.

"Udah biarin aja. Itu urusan mereka, kita bersikap biasa aja. Jangan ledekin mereka takut nya jadi gak nyaman." kata Radyta memberitahu teman-teman nya.

"Iya betul," sahut Ardhan.

Bukan tanpa sebab Radyta berbicara seperti itu, karena ia pernah menyinggung soal kedekatan Lea bersama Rezvan yang berakhir Rezvan menghindari Lea. Sebagai saudaranya ia hanya bisa berdoa semoga saja kedekatan mereka membuat Rezvan sembuh dari traumanya.

"Haii," Lea melambaikan tangan nya saat sudah sampai di hadapan mereka.

"Udah sembuh kaki lo?" Tanya Keyla pada Lea.

"Udah lumayan enak kok. Udah bisa jalan lagi," sahut Lea tersenyum.

"Syukur deh."

"Yaudah yuk, masuk kelas yuk." Zoe merangkul pundak Lea dan Keyla untuk berjalan beriringan.

"Eehh cowo gue gimana," ujar Keyla melirik Ravindra yang masih disana.

"Nanti juga ketemu di kelas elah. Gabisa banget lepas sebentar," cibir Zoe.

"SAYANG AKU DULUAN KE KELAS YA," teriak Keyla di balas anggukan Ravindra.

Ketiganya berjalan di korindor dengan Zoe yang masih merangkul keduanya. "Btw, lo lagi deket sama Rezvan Lea?"

Three Twin Brothers Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang