'PELAKU DIBALIK KECELAKAAN PESAWAT AIR QUEEN ONE BERHASIL DITANGKAP?!'
Headlines berita pagi ini sungguh menggemparkan. Seluruh stasiun tv menayangkan berita itu tanpa jeda, pembahasan di social media pun sangat ramai hingga mendapat ribuan komentar dan reaksi. Trending nomor satu sebagai topik paling dicari di
internet.
Para awak media berbondong-bondong mendatangi kantor polisi yang akan melakukan konferensi pers. Petugas kepolisian menjelaskan hasil penyelidikan mereka selama berbulan-bulan ini yang bekerja sama dengan kepolisian London. Mengejar dan mengendus jejak, memahami barang bukti yang tak sengaja tertinggal hingga mereka mendapat petunjuk dan mengetahui beberapa nama yang terlibat. Sesuai dugaan petugas yang menginterogasi Jeno, bahwa dalang di balik kecelakaan ini merupakan orang dalam.
Orang dalam yang hapal akan seluk beluk sang target, yang mempunyai pengalaman dibidang penerbangan, profesi yang mendukung. Dari beberapa nama yang terlibat, tentu yang menjadi 'otak utama' mendapat banyak sorotan publik.
Sebab sang pelaku utama ternyata seorang wanita. Orang-orang mungkin tidak terlalu mengenal wanita itu, tetapi bagi Jeno, ia sangat mengenalinya.
Julia.
Sosok dibalik tragedi air queen one ternyata adalah dia, seorang yang pernah bekerja sebagai pramugari di maskapai-nya.
Dan di sinilah Julia berada, dibalik sel tahanan dengan Jeno yang menatapnya tajam dari arah sebaliknya. Sebelum berita disiarkan ke publik, Jeno terlebih dahulu dihubungi pihak kepolisian guna memastikan jika Jeno mengenal si pelaku.
"Sayang sekali captain masih hidup, seharusnya kita berbahagia di surga." Dari tatap matanya, tampak Julia sudah kehilangan akal sehatnya. Mentalnya hancur akibat obsesi gilanya pada Jeno selama ini.
Jeno bergeming, meski ia terlihat diam dan tenang, justru dibalik itu ada kemarahan yang perlahan mulai memuncak.
"Captain tahu? Aku melakukan ini demi kita bisa bersama. Mungkin captain lupa tapi aku pernah menyatakan perasaanku padamu saat masa sekolah dulu dan kau begitu tega menolakku. Tapi saat itu aku anggap hal itu wajar, mungkin karena penampilanku yang kurang menarik dimatamu," Julia berdiri berjalan ke arah Jeno, jeruji besi menjadi penghalang antara keduanya.
"Begitu mendengar kau lanjut ke sekolah penerbangan, aku mengikuti pelatihan sebagai pramugari demi dirimu. Aku mempercantik diriku demi dirimu. Aku melamar di maskapai milikmu agar bisa bertemu denganmu lagi, dan tentu itu tidak mudah!" Napas wanita itu memburu, dadanya naik turun setiap melontar kata-kata yang selama ini ia pendam.
"Bertahun-tahun aku mencari cara agar bisa satu penerbangan bersamamu captain, bahkan aku rela tidur dengan beberapa petinggi agar bisa satu pesawat denganmu. Semua demi dirimu, aku begini karena dirimu, aku menyukaimu, aku mencintaimu, tapi mengapa kau justru memilih jalang sialan itu?!" Tiang-tiang besi yang Julia remat bergetar, berbunyi nyaring akibat gerakan brutalnya melampiaskan segala emosi.
Jeno masih bergeming, tak sedikit pun merasa bersimpati mendengar kisah Julia, malah rahangnya kian mengeras hingga urat-uratnya menonjol jelas. Tidak terima wanita itu mengatai istrinya jalang sedangkan dia jalang itu sendiri.
"Aku mati-matian mengejarmu hingga detik ini. Melakukan yang terbaik agar bisa bersanding bersamamu captain," Julia menangis, ia meraung. "Pengorbananku lebih banyak dibanding Renjun! Harusnya kau memilihku?! Tapi kau semakin lengket padanya, bahkan membiarkannya mengandung yang seharusnya itu menjadi posisiku. Kau menikahinya, dan itu membuatku sangat sakit hati. Iya, akulah dalang dibalik kecelakaan pesawat itu. Akulah yang memasang bom dan membuat bocor saluran bahan bakar. Seharusnya pesawatmu meledak hancur, seharusnya kau mati saat tragedi itu agar Renjun bisa merasakan rasa sakit yang kurasakan. Ini tidak adil! TIDAK ADIL?!" Julia berteriak sambil menunjuk-nunjuk wajah Jeno.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr. Pilot || NOREN
Fiksi PenggemarSLOW UPDATE || VERSI HAPPY ENDING! Jeno berjanji pulangnya adalah Renjun, juga anaknya yang sedang bertumbuh di perut istrinya. Tapi saat tragedi itu terjadi, pulangnya tetap pada Renjun atau dia menuju 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 yang lain... Pilot jn x model rj ...
