THE END

22 2 0
                                        

THE END

THE END

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

THE END

Hari itu, langit cerah membentang luas, dengan awan tipis yang berarak pelan seolah memberikan berkah bagi dua insan yang akan mengikat janji suci. Pernikahan Samuel dan Alana diadakan di sebuah taman luas dengan konsep outdoor, dikelilingi pepohonan hijau yang menjulang dan hamparan bunga-bunga berwarna pastel yang tertata rapi.

Sebuah pelaminan indah berdiri di tengah taman, dihiasi tirai putih transparan yang melambai lembut tertiup angin, serta rangkaian bunga mawar, peony, dan baby’s breath yang menghiasi setiap sudutnya. Deretan kursi tamu tertata rapi di sisi kiri dan kanan, dihiasi pita satin berwarna peach dan ivory, senada dengan tema pernikahan mereka yang elegan namun tetap hangat.

Di sepanjang jalan menuju panggung pernikahan, terdapat kelopak mawar putih yang tersebar di atas rumput hijau, memberikan kesan romantis yang begitu kuat. Lampu-lampu gantung berbentuk bohlam kecil bergelantungan di antara ranting-ranting pohon, siap menerangi malam nanti saat matahari mulai tenggelam.

Samuel berdiri tegap di pelaminan, mengenakan setelan jas berwarna abu-abu muda dengan kemeja putih bersih di baliknya. Dasi kupu-kupu berwarna coklat keemasan melengkapi penampilannya, memberikan kesan klasik namun tetap modern. Sepatu kulit coklatnya tampak mengilap, menunjukkan bahwa ia benar-benar mempersiapkan hari ini dengan baik. Rambutnya tertata rapi, namun tetap terlihat alami, dan ada senyum gugup namun bahagia di wajahnya saat menunggu kedatangan pengantin wanita.

Di tengah suasana pernikahan yang begitu indah, para sahabat Alana dan Samuel tampil dengan pakaian senada, menciptakan pemandangan yang harmonis dan elegan. Amora, Falenza dan sahabat-sahabat Alana lainnya mengenakan gaun satin panjang berwarna dusty blue dengan aksen silver yang berkilau lembut di bawah cahaya. Beberapa gaun memiliki potongan off-shoulder yang anggun, sementara yang lain dihiasi lengan transparan dengan bordiran bunga yang indah.

Mereka melengkapi penampilan dengan anting gantung berkilau dan gelang perak yang sederhana, namun tetap elegan.

Di sisi lain, Gavin, Ezakiel, dan sahabat-sahabat Samuel tampil gagah dalam setelan jas dusty blue yang dipadukan dengan dasi perak dan kemeja putih bersih. Potongan jas yang slim-fit membuat mereka terlihat berkelas, sementara sepatu kulit hitam yang mengilap menambah kesan rapi dan formal. Beberapa dari mereka memilih memakai dasi panjang, sementara yang lain mengenakan dasi kupu-kupu yang menambah kesan stylish.

Tak kalah menawan, keluarga kedua mempelai tampil dalam balutan nuansa navy blue dan emas, memancarkan kesan elegan dan penuh kebanggaan. Diana dan Lydia, ibu dari kedua mempelai, mengenakan kebaya modern berwarna navy blue dengan bordiran emas yang rumit. Rok batik dengan motif emas melengkapi penampilan mereka, sementara selendang tipis berwarna emas melingkar anggun di bahu mereka.

Edgar dan Mahen tampil berwibawa dalam jas navy blue yang dipadukan dengan dasi emas dan sepatu kulit klasik. Kirana dan Alea pun tak kalah anggun dalam gaun navy blue beraksen emas, dengan potongan yang feminin dan rok yang jatuh indah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 25 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALWAYS (TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang