Tau gak kalian, rasa es krim terfavorit di dunia itu vanila, kedua itu coklat, dan ketiga itu adalah stroberi. Aku menyukai es krim stroberi, tidak hanya es krim, apapun itu aku selalu mencoba rasa stroberi terlebih dahulu dari pada rasa yang lain dan Jayden ternyata juga menyukai rasa itu, entah bagaimana bisa aku merasakan sedikit kenyamanan walaupun sekedar rasa es krim yang sama.
"Gimana, udah mendingan mood mu?" tanya dirinya.
"Lumayan" jawab Laut sambil memakan es krimnya.
Mereka berdua memakan es krim dan duduk di depan toko es krimnya sembari melihat jalanan.
"KANNN I know what to do, kamu kalau bersamaku terus akan selalu bahagia" ucapnya dengan tertawa dan menggoda.
"Mulai, mulai...."
"Hahahaha bercanda"
"Setelah ini kamu mau kemana?" tanya Laut.
"Kemana gimana?, ke panti?"
"Iyaa, Aku mau ikut ke sana lagi ya, aku mau membelikan anak anak es krim"
"What? serius? sebanyak itu kamu mau beli?" tanya Jayden terkejut.
"Iyalah, apa muka aku terlihat bercanda?"
"Engga sih, muka mu mah terlihat cantik" jawab Jayden mencoba menggoda.
"Diem ah, aku tampol nanti" jawab salah tingkahnya Laut.
Laut pun pergi ke dalam toko untuk memesan beberapa es krim nya dan Jayden menunggu di luar. Setelah beberapa saat Laut keluar dengan beberapa es krim yang lumayan banyak, Jayden pun membantunya untuk membawa dan mereka pun segera bergegas kembali ke panti agar tidak meleleh.
Di sisi kota yang lain.
"Hei bos, mau es krim??" ujar Irene meledek Langit yang sedang fokus melihat beberapa calon karyawan yang sedang melamar.
"Boleh"
"Yaudah ayo dong kita ke depan"
Langit menoleh ke arah Irene "Lah aku kira kamu nawarin karena mau ngasih aku".
"Hahaha engga, iyaa ini aku udah beli, mau yang mana?" tanya Irene memberikan dua opsi es krim dengan rasa yang sama.
"Ini sama aja kan?, kenapa aku disuruh memilih?" tanya Langit bingung.
"Iyaa gapapa, ambil aja yang kamu mau"
"Iyaa deh, terima kasih yaa" ujar Langit sambil mengambil es krimnya dan memakannya.
"Sama sama, btw kenapa kamu di sini?, biarlah ini tugas HRD kan" ujar Irene yang sedang memakan es krim nya juga.
"Iyaa, aku cuma melihat teman ku itu dia juga sedang melamar ke sini, abis ini aku mau makan siang" jawab Langit.
"Siapa teman mu?"
"Arlan, teman lama ku"
"Owh begitu"
"Kamu sudah makan?" tanya Irene.
"Sudah, kamu makan dulu atuh, sayang kan bekal pemberian dia nanti keburu dingin" ujar Irene yang meledek Langit.
Langit hanya bisa tersenyum kecil dan tidak merespon ledekan itu.
"Aku ingin bertanya prihal itu jujurly, tapi sepertinya itu terlalu personal" ujar Irene.
"It's okay, ada masanya mungkin aku akan memberi tahu mu" jawab Langit.
"Baiklah, aku mau ke tempat Gladys dulu ya, kamu jangan lupa makan, udah lewat jam makan siang ini"
KAMU SEDANG MEMBACA
Doppelgänger
Romance#Reneverse Kisah remaja laki-laki yang bertemu perempuan cantik yang mirip dengannya seperti layaknya kembar namun yang berwujud perempuan itu bukanlah kembarannya ataupun saudara nya, jadi siapa kah dia? Disclaimer!! Ini adalah spin off dari "Me in...
