Part. 28

15 0 0
                                        

Beberapa hari Aila sudah di Indonesia dan dia tidak bisa jauh dari mamahnya dan Hyunsik. Bahkan sesekali Hendra mengajak Hyunsik ke perusahaannya yang di Jakarta. Dia juga selalu mengenal ke kliennya kalau Hyunsik itu putranya yang tinggal di Korea. "Mah, bagaimana caranya membeli bakso?" Hyunsik tiba-tiba saja menanyakan Bakso ke Nasya. "Kamu mau bakso?" Tanya Nasya dan Hyunsik mengangguk antusias, dia menginginkan Bakso lantaran Isfan pamer kalau dia abis makan bakso saat pulang kerja kemarin.

"Ayo kita beli di tempat langganan mamah, Ailaa,,, kamu ikut ngebakso ga?" Tanya Nasya ke putrinya yang terlihat fokus dengan laptop di hadapannya. "Mau banget atuh mamah, aku yang bawa mobil ya" Aila merapihkan laptopnya dan mereka bergegas menuju mobil untuk membeli bakso. "Next oppa yang akan membawa mobilnya ya" Pinta Hyunsik saat mereka sudah berada di jalan, bakso langganan Nasya berada tak jauh dari kantor suaminya.

"Mah,, itu papah bukan sih?" Tanya Aila saat melihat mobil yang sangat familiar memasuki area pemakaman. Mata Nasya dan Hyunsik langsung melihat ke arah yang di bilang Aila. "Bukan, mukin mobilnya yang mirip" Elak Nasya, dia sangat tau kalau itu mobil suaminya. "Mungkin ada kolega papah yang meninggal mah, papah ga ngasih tau mamah?" Lagi-lagi Aila penasaran dengan apa yang di lakuin papahnya. Sedangkan Hyunsik memerhatikan wajah Nasya yang terlihat khawatir. "Sudah Aila, aku pengen makan bakso". Ucapan Hyunsik membuat Aila sedikit melaju agak cepat.

"Siapp boss, dikit lagi sampe ya" Ucap Aila dengan singkat dan tetap fokus mengendarai mobilnya. Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di bakso langganan Nasya. Tempatnya tidak begitu luas dan Aila juga memarkirkan mobilnya di minimarket, lalu mereka berjalan sedikit ke tempat bakso. Aila memesankan bakso komplit untuk Oppa.

"Gimana rasanya oppa?" Tanya Aila saat Hyunsik sudah memakan bakso yang dia pesankan. "Wahh,,, masitda" Ucapnya sambil terus memakan dengan lahap, sedangkan Nasya dan Aila terlihat senang karna Hyunsin sangat menyukai bakso yang di pesankan.

🍀🍀🍀🍀

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🍀🍀🍀🍀

Risha dan Putra sangat sibuk karna beberapa minggu lagi hari pernikahannya. Putra sangat menginginkan pernikahan yang di impikan Risha, jadi dia berusaha agak semua sesempurna mungkin. "Sayang, gimana kalo pas ijab kobul aku lupa nama kamu?" Tanya Putra saat mereka sedang beristirahat sejenak dari pekerjaannya. "Trus kalo kamu ga inget nama aku, kamu inget nama mantan kamu? Nama aku cuma pendek lohh". Putra memanyunkan bibirnya dan memeluk Risha yang berada di sampingnya.

"Bukan gitu sayang, nama kamu selalu di hati aku. Aku akan berusaha mungkin untuk mengucapkan dengan satu tarikan nafas. Huuu ga sabarr" Ucapnya sambil menggusal di badan Risha, sedangkan Risha hanya memutar bola matanya karna kesal dengan tingkah Putra. "Oiya sayang, bisnis kamu sama Hyunsik Oppa gimana kelanjutannya?" Tanya Risha saat dia mengingat kalau Putra mengajak Hyunsik untuk berkolaborasi dengan bisnisnya.

"Aman kok sayang, hyunsik bilang dia akan mengevaluasi terlebih dulu. Dia mau buat suprise untuk tante Nasya, Brand ini akan di dedikasikan buat Tante Nasya dan Aila. Kamu pasti juga bakalan bangga sama aku karna aku awal ide ini" Risha menatap Putra dan mengusap lembut kepala calon suaminya itu. "Aku selalu bangga sama kamu, kamu selalu bantu orang lain dan kamu selalu buat orang lain bahagia, termasuk aku. Sekarang aku tanya, kamu mau apa untuk diri kamu sendiri".

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 09, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Aila VarishaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang