Part. 26

19 0 0
                                        

Suho masih sedikit mengkhawatirkan Aila walaupun sudah di telfon dan Aila juga bilang kalau kakinya baik-baik saja. "Hyung, apa kita ada jadwal lagi minggu ini?" Tanya Suho ke managernya. "Hmm ada pemotretan di Bali besok, jadi kita harus berangkat malam ini. Kan udah aku kasih tau". Jawab manager Suho, Suho diam sejenak mendengar perkataan managernya itu.

"Bali itu Indonesia kan Hyung" Manager itu hanya mengangguk sambil merapihkan beberapa dokumen. "Okee,,, hyung pesenin aku tiket ke Jakarta ya selesai pemotretan, kita lakukan jalur ninja" Manager Suho langsung menepuk keningnya mendengar perkataan Suho, pria itu sedang di mabuk kasmaran jadi pasti akan menghampiri Aila kesana.

Hari saat pemotretanpun tiba. Suho benar-benar melakukan dengan baik dan lancar. Manager nim sudah memberi Suho Tiket pesawat, tentunya diapun harus ikut dengan Suho. "Hyung, gomawo". Ucap Suho dengan senang. Dia menutupi dirinya agar jangan sampai ada yang mengenali dirinya. " Kamu sudah tau alamat rumahnya?" Tanya manager nim, karna mereka ber2 benar-benar berada di Negara orang tanpa mengerti bahasanya.

"Aman hyung, aku udah minta ke Lee biseonim" Manager nim sedikit lega saat mendengarnya. Dia tidak ingin tersesat di negara orang, apalagi kalau sampai para Exo-L mengetahuinya.

                         ☘️☘️☘️☘️

Aila sedang melihat beberapa referensi baju pernikahan Risha dan Putra, Lagi-lagi Risha ingin tampil berbeda dan meminta bantuan dari Aila. "Menurut aku kan adat Jawa pas awal akad ya biar lebih khusyuk gitu kak, dan baju pesta kaya gini bagus kok kak cantik di kakak"

"Aku juga suka, bagian dadanya ga terlalu terbuka, makasih ya sayang" Risha memeluk Aila dengan senang, sementara Putra dan Hyunsik membicarakan bisnis yang akan dia bangun bersama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Aku juga suka, bagian dadanya ga terlalu terbuka, makasih ya sayang" Risha memeluk Aila dengan senang, sementara Putra dan Hyunsik membicarakan bisnis yang akan dia bangun bersama.

"Assalamu'alaikum sayangnya Aila pulang" Teriak Isfan, dia datang sambil membawa pizza dan beberapa makanan lainnya. "Isfan mau mau" Saut Aila saat menciun aroma makanan yang di bawa pria itu. Isfan menaruh makanan di meja  setelah itu menghampiri Aila dan memeluknya. "Kangenn,,,," Aila mendorong tubuh Isfan dengan keras tapi pelukan pria itupun semakin kencang. "Baauuu,,, sana pergi, oppa,,, " Aila berusaha menjauh dari pria itu sampai Hyunsik datang dan memisahkan keduanya.

"Sudah Isfan, Ai kamu mau makan sesuatu? " Tanya Hyunsik yang kini sudah berada di dekatnya bersama Putra. "Kalo biangnya dateng ya gini rusuh banget". Risha memandangi Hyunsik dengan senyum. "Sayang kamu cinta aku ga? Kamu mau nikah sama aku kan?" Pertanyaan putra yang tiba-tiba membuat Risha terkejut. Risha memeluk Putra dan memandangi wajah prianya. "Kenapa nanya gitu, aku sayang dan cinta sama kamu. Kamu kan calon imam aku". Ucap Risha sambil mengusap lembut wajah prianya.

"Tapi kamu ngeliatin Hyunsik terus, akunya ga di liatin" Seketika Putra mendapat lembaran bantal sofa dari Isfan. "Cemburuan banget jadi orang" Celetuk Isfan, sedangkan Hyunsik mengalihkan perhatian Aila dan terus menyuapininya lasagna agar Aila tidak melihat adegan Risha dan Putra.

Aila VarishaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang