30

312 33 12
                                        

Beberapa hari setelah ngerecoki Shinazugawa.....

.
.
.

Pagi yang cerah... eh, maksudnya, pagi penuh penderitaan bagi para kisatsutai NPC yang Kana tak kenali sama sekali. Cuma satu yg dia tau, itupun juga lupa...

Yutama?
Yutaro? Sial Kana gak inget....

Lapangan latihan ramai dengan suara gemuruh, derap kaki, teriakan pelatih. Di sudut tertentu, beberapa kisatsutai tergeletak seperti mayat, keringat membasahi tanah seolah sedang audisi film tragedi.

"Ayo! Tiga ratus push up lagi!" teriak Uzui dengan pedang kayunya yang selalu dipegang. Disebelahnya ada Rengoku juga.

Suasana latihan ini berubah drastis ketika...

"Selamat pagiiii... para pengangguran berbakat~"

Semua kepala menoleh.
Kana muncul, sudah berada di dahan pohon sambil membawa keranjang makanan. Tak lupa dengan senyum seringai kebanggaan nya.

"OH TIDAK, DIA DATANG LAGI!!!" Npc 1, yg kita panggil Ryuu.

"SEMBUNYI! SEMBUNYI!!!" Npc 2 yg kita panggil

"AKU BELUM SIAP MATI TUA!!!" Npc 3, kita panggil siapa ya? Yanto? Ehh jangan deng. Yutaro aja dehhh. Awowkkwwk.

🤗💥🧎‍♀️

Kana mendarat di tengah lapangan.
"Aku membawa cemilan lohhh. Daripada ngeluh, mending isi energi kalian dulu. Nih..." Ucapnya sambil melempar keranjang yang isinya penuh makanan dan ditangkap Yanto atau Yutaro.

Dia membuka keranjangnya, muncul berbagai makanan, yaitu...
- Dango warna warni (itu normal yaaa)
- Mochi... bentuk tengkorak?
"Dia ingin kita cepat mati atau apa ya?" batin Yanto dan beberapa npc lain yang ikut nimbrung menatap datar Kana yang sudah tak ada di tempat. Karena nyusul Uzui dan Rengoku adu bacot.

- Ohagi... dengan tulisan "Makan Ini, Mungkin Kau Selamat"
"Lagi lagi dia ingin kita mati ya?" Batin mereka lagi.

Kisatsutai lain agak ragu. Mereka tau, makanan Kana itu... berisi kejutan tidak sehat dan sehat. Ini kek tebak tebakan tapi taruhannya nyawa.

Seira kisatsutai perempuan berbisik ke Yutaro. "Ingat waktu itu? Kita pernah mendapatkan mochi yang naasnya mendapat rasa pedas. Bahkan temen kita menjerit dua hari dua malam..."

Shin si kisatsutai cowok tapi manis ini juga ikutan nimbrung. "Jangan-jangan ini semua racun... uji coba iblis..."

Mereka langsung bergidik ngeri, mereka bukan takut makanannya. Cuma takut nyawa mereka langsung ilang aja.

Entah mereka yang lemot atau apaan, tiba tina Kana sudah berada tepat di wajah Shin yang masih umbar aurat atau dada. Kana mendekat, menyodorkan langsung ke wajah NPC 6.

"Nihh, makan~"

Shin reflek teriak jantan. "AAA-AKU MASIH PERAWAN!!"

"Kau laki laki tulen bodoh!!!" Teriak kisatsutai lain.

Setelah acara chaos tadi yang rebutan siapa dulu yang makan, akhirnya ada yang maju karena penasaran.

Akhirnya ada satu yang nekat. NPC 6, Amagiri memakan mochi tengkorak itu.

...Hening.
Tiga detik kemudian...

Amagiri langsung mengeluarkan air mata. "AAARRRGHH LIDAHKU!!! PEDES NYA MIRIP KALIMAT PEDAS MILIK SHINAZUGAWA-SAMA KETIKA NGAMUK!!!"

Amagiri lari keliling lapangan sambil menempel ke batang pohon, lalu jatuh terguling seperti korban perang.

Kana ngakak sepuasnya. "Wah... ternyata ini mochi super pedas. Aku lupa labelin. Maap ya~"

||𝑊𝑒 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝑏𝑒 𝑡𝑜𝑔𝑒𝑡ℎ𝑒𝑟'𝐾𝑖𝑚𝑒𝑡𝑠𝑢 𝑁𝑜 𝑦𝑎𝑖𝑏𝑎^Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang