Terkadang daku selalu berpikir, akankah diriku yang berwujud makhluk terkutuk seperti akan bisa masuk kedalam ruangan yang sering disebut sebagai surga?
Enak sekali~
Aku ingin merasakan kembali makanan normal, dengan berbagai macam rasa. Tak hanya hambar yang dirasa. Apa itu asin? Manis? Pahit?
Dari segala macam pun, akun hanya tahu amis. Hidup berpuluh-puluh tahun tak membuat kami para makhluk abadi menjadi tua.
Tanganku, kugunakan untuk terus menggapainya. Jiwa-jiwa yang berada diaana sangat senang dan menikmatinya. Aku juga menginginkannya.
Akan tetapi aku menyadari nya....
Nyatanya, jarak kita sangat aksa, hampir seperti fatamorgana akankah asmaraloka ini menjadi amerta atau selamanya akan menjadi enigma?
◆◇◆◇◆◇◆◇
Kita semua tahu bahwa tanah dan bumi yang kita injak ini menyimpan banyak kejahatan yang tak akan kita ketahui.
Dunia memiliki sisi gelapnya masing-masing. Setiap tempat, dari yang kita kenali hingga sudut terjauhnya. Kita hanya melihat covernya saja, tak peduli apa isi didalamnya.
Jangan tertipu dengan cover sebuah buku. Ingatlah itu semua....
Karena pada dasarnya, setiap tempat memiliki sisi buruknya masing-masing. Sama halnya dengan kita para manusia dengan hatinya yang penuh rasa akan kenikmatan duniawi.
Manusia memiliki akal dan perasaan, itulah yang membuat kita kuat dan lemah disaat bersamaan. Kita kuat menjalani kerasnya hidup, namun lemah dengan bisikan angin diluar sana. Membuat sebuah keputusan fatal hanya untuk menikmati nikmatnya duniawi tanpa memikirkan akhirat kelak.
Singkatnya, dunia itu kejam.
Kita butuh kucing untuk membuat otak menjadi normal jika dirumah.
"Oi!"
"Oi! Onna!"
Sring!
"Akh! Kau mau membunuhku hah?! Kaze bashira?!" pekik Kana terkejut karena tiba-tiba lengan kanannya terputus akibat tebasan kang codet.
Sangat tidak romantis! Padahal Kana sedang merangkai sebuah kalimat penuh caci maki dan kebencian untuk manusia penuh luka disampingnya ini.
Melihat lengannya sudah kembali, Kana lanjut menopang dagunya kembali melamun mengabaikan Shinazugawa yang kembali esmosi. Sangat tidak mencerminkan ke estetikan terhadap wanita! Pantesan jodohnya tewas duluan!👊
"Melamun lagi? Kau itu mau mati atau apa hah?!" sentak Shinazugawa lagi tapi sambil menggeplak kepala Kana hingga menimbulkan suara yang nyaring.
Plak!
Menatap tajam sang pelaku, Kana menggeram marah ingin rasanya dia mencoba daging manusia.
"Berani beraninya kau mengganggu iblis yang sedang galau!"
"Hah? Memangnya aku peduli?!!"
"BOCAH JEMB-"
DUARRR!!
"BOCAH?! JANGAN PANGGIL AKU BOCAH OI ONI!"
"Pada dasarnya kau memang bocah dimataku! Dih! Umur mu saja masih dibawah ku!"
"Nenek nenek sialan!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
||𝑊𝑒 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝑏𝑒 𝑡𝑜𝑔𝑒𝑡ℎ𝑒𝑟'𝐾𝑖𝑚𝑒𝑡𝑠𝑢 𝑁𝑜 𝑦𝑎𝑖𝑏𝑎^
AcciónMasuk kedunia lain setelah kematiannya? baru pertama kali masuk kedunia, malah diubah menjadi iblis oleh Muzan. KANEKO KANA akankah sang MC utama kita aka Kana bisa membantu para anggota pemburu iblis dalam misi membunuh Muzan dkk? Ikuti ceritanya s...
