Disclaimer: Masashi Kishimoto
Pair: SasuFemNaru
.
.
.
.
.
Vampir Princess
.
Happy Reading
.
Naruto menatap pintu besar dari sebuah Villa, ini sudah tengah malam. Di sebelah nya Kyubi nampak maju lalu mendorong pintu dengan pelan, dia menoleh menatap Naruto yang termenung di belakang nya.
"Ayo naru.." Naruto mendongak, netra sapphire miliknya menatap ragu ke dalam villa
Tak melihat sedikit pun pergerakan dari Naruto membuat kyubi kembali melangkah dan menarik tangan gadis itu membawa nya masuk, kyubi melepaskan genggaman nya saat gadis itu sudah sampai di ruang tengah.
Naruto melihat ke-tiga sosok yang tengah duduk santai, surai hitam dan bola mata legam (Uchiha ka?) batin Naruto
"Kyu, kau pulang agak terlambat" sahut salah satu daru mereka sembari menatap kyubi
Naruto menoleh pada kakaknya sebelum kembali menatap satu persatu wajah asing di hadapan nya, pandangan nya jatuh pada sosok wanita bersurai hitam. Wajah wanita itu begitu mirip dengan Sasuke, namun dalam versi perempuan.
"Jadi kau membawaku ke kediaman utama Uchiha, kak?" Kyubi menoleh menatap Naruto yang menundukkan kepala, netra merah nya melirik satu persatu wajah lain yang tampak menatap adiknya.
"Jadi dia? Sosok pengguna teleportasi?"
"Ha'i" kyubi mengangguk, tangan nya terangkat menyentuh bahu kiri Naruto dengan pelan "ini adikku, Namikaze Naruto"
"Selamat datang, naruto" Naruto mengangkat wajah nya, menatap pada sosok wanita yang melempar senyum tipis pada nya.
"Apa anda adalah ibu dari Uchiha Sasuke?" Mereka terdiam, entah reaksi apa yang harus mereka keluarkan atas pertanyaan berani dari naruto.
"Kau mengenalnya?" Naruto beralih menatap pria lainnya yang ada di sana, pria paruh bayah yang selalu memasang ekspresi datar di wajah nya
"Dia teman ku, dan juga pasangan ku" sahut Naruto terdengar berani
"Pasangan?" Beo pemuda di sebelah kyubi, entah sejak kapan pemuda yang sedari tadi duduk mengapit ibunya kini sudah merangkul bahu kyubi mesra
Naruto menoleh dengan wajah heran, mengangguk "yah, ada yang salah?"
Pemuda itu menggaruk pipi kanan nya pelan, berdhm dirinya melirik Naruto dengan wajah ragu "pasangan yang di takdirkan atau pasangan yang kalian ingin kan?"
"Kami adalah-" Naruto terdiam, apa yang ingin ia ucapkan tadi meluap begitu saja. Perasaan nya tak nyaman, tiba tiba ia kepikiran gara dan kiba (apa yang terjadi? Aku harus kembali, aku harus melihat keadaan mereka!)
"Kau ingin ke mana naruto?!" Kyubi dengan cepat mencekal lengan adiknya ketika melihat Naruto yang tiba-tiba berbalik ingin pergi dari sana "ada apa?"
"Aku harus pergi kak!" Naruto menghempaskan tangan kyubi dengan marah, wajah Naruto sudah memerah dan pupil nya sudah berubah menjadi merah dengan garus vertikal
"Tapi jelaskan dulu ada apa?!" Kyubi berucap setengah berteriak, di posisi nya itachi nampak mencoba menenangkan kyubi. Di lain sisi di sofa kedua sepasang suami istri menatap pertengkaran itu dalam diam.
"Aku harus kembali dan melihat keadaan teman-teman ku!. Mengerti lah kak!, Sasuke dan yang lainnya sekarang pasti sedang mencari ku!" Naruto tak bisa membayangkan teman-teman yang kembali keluar malam dan mencari nya, ia khawatir. Kyubi datang menjemput nya karena mereka telah bergerak, bagaimana jika mereka menemukan teman-teman nya
"Tidak bisa Naruto, ini sudah larut malam!" Bantah kyubi
"Aku tidak bisa membiarkan teman teman ku dalam masalah kak!"
"Baik kami akan menemani mu" Naruto menoleh pada sosok pemuda yang sedari tadi berada di sebelah kakak nya
"Apa yang kau katakan, Itachi!" Kyubi memberikan delikan kesal pada itachi
"Kyu, adik ku juga di sana"
🍅🍥
Brak!
Brak!
Brak!
Daun pintu terbuka secara kasar dan membentur lantain dengan keras, engsel pintu telah rusak karena pembobolan.
"Di mana Namikaze itu?!"
Di posisi nya Sai sudah siap, mata merah menyala milik nya tak lepas dari sosok di hadapan nya. Tangan Sai semangkin terentang tinggi melindungi kiba dan gara yang berada di balik punggung nya.
"Dia tidak ada di sini!" Sai menyahut dengan lantang, mengungkapkan fakta bahwa Naruto tak ada bersama mereka demi keselamatan mereka.
"Oh?" Sosok di hadapan nya memiringkan kepala, senyum miring yang tampak menyeram kan di tujukan "kalau begitu aku akan menghabisi kalian terlebih dahulu!" Tangan nya terangkat menunjuk Sai
"Jangan harap menyentuh mereka!" Sai berteriak lantang
Bug!
Brak!
"Arrrgghhtt!!"
"SAIII!!!"
Gara dan kiba berteriak ketakutan kala tubuh sai terpelanting menabrak tembok di belakang mereka, Sai baru saja hendak kembali memposisikan tubuh nya sebelum sosok itu datang dan mencekik leher nya.
Tubuh sai terangkat seiring tinggi nya sosok itu mengangkat dirinya. Sai melirik kiba dan gara, tubuh nya bergetar "p-per-gih! L-la-rih!"
Tak berfikir dua kali, gara dengan cepat menarik tangan kiba keluar dari rumah lewat pintu belakang dapur.
Bug!
Sai berhasil memukul mundur sosok itu kala melihat sosok itu hendak mengejar kiba dan gara "lawan aku!" Sai mengangkat dagunya tinggi, berharap provokasi nya dapat menyelamatkan gara dan kiba dari kejaran sosok di hadapan nya.
"Kau memang ingin mati!" Desis sosok itu berbahaya
🍅🍥
"Aku tidak menemukan apa-apa"
Mengangguk "aku juga"
"Ck- sialan!!"
"Lebih baik kita kembali Sasuke.."
Mereka adalah neji, shikamaru, dan Sasuke. Ketiganya sudah mengelilingi bangunan sekolah, menyisir seluruh bangunan tanpa terlewat sedikitpun. Namun mereka tidak menemukan apa yang mereka cari, seolah-olah keberadaan nya memang tak pernah ada di sana
Sasuke mengusak surai nya frustasi, pemuda itu membungkuk dengan kedua tangan yang menyentuh kedua lututnya. Nafas nya terdengar memburu, entah karena emosi atau lelah.
Tepukan di bahu nya membuat Sasuke mendongak, pemuda itu kembali menegakkan tubuh nya dengan nafas kasar "sebaiknya kita kembali Sasuke, tidak baik meninggalkan kiba, gara, dan sai saat ini" neji kembali menepuk pelan bahu teman nya
"Yah, perasaan ku tidak enak Sasuke.. aku- ini ada yang aneh!" Bisik Shikamaru, pemuda itu memang sedari tadi bertingkah aneh. Entah kenapa, namun kali ini Shikamaru terus merasa gelisah entah karena apa
"Tapi Naruto!" Sasuke membantah dengan keras, pemuda itu bahkan kembali melihat sekelilingnya "Naruto belum di temukan Shikamaru! Aku tidak akan kembali sebelum kita menemukan Naruto!" Bantah Sasuke keras kepala
Bug!
"Sialan apa yang kau lakukan?!" Sasuke berteriak keras, netra nya sudah berubah merah dengan pola rumit menatap nyalang pada Shikamaru yang baru saja melayang kan satu pukulan padanya.
"Aku juga khawatir pada Naruto!" Shikamaru berteriak keras, suara nya menggema di koridor yang sepi "ingat kita memiliki teman lain yang kita tinggal! Keadaan saat ini sedang tak aman! Perasaan ku tak enak Sasuke!"
Neji maju menengahi ketika melihat Sasuke yang hendak maju "Sasuke, Shikamaru sudah!" Neji merentangkan kedua tangan nya memberikan jarak pada kedua temannya "Sasuke kita sudah memeriksa ke seluruh penjuru bangunan dan tidak menemukan Naruto, lebih baik kita cari di tempat lain. Sekalian melihat keadaan yang lainnya di rumah"
Sasuke terdiam, namun tampa berkata pemuda itu berbalik menuju parkiran. Neji menepuk pelan bahu Shikamaru dan tersenyum kecil "ayo shika" di sebelah Shikamaru mengangguk kecil dan berjalan menyusul Sasuke.
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Vampir Princess
VampiroNaruto tak pernah mengetahui jati dirinya yang sebenarnya, sehingga pada suatu kejadian membuat nya mengetahui siapa dia dan kedua orangtuanya. Fakta memukul telak dirinya, kehilangan Nee-san nya karena sosok Vampire bukan lah alasan. Apa yang akan...
