ketigapuluhtiga

1.4K 143 19
                                        

Detik berganti detik, menit berganti menit. Jam berubah menjadi hari, hari beralih menjadi bulan. Pagi menyusul malam, berulang tanpa henti hingga tanpa terasa, sudah empat bulan berlalu sejak kasus itu terjadi.

Orang-orang dari dunia lain telah kembali ke tempat asal mereka, tepat dua hari setelah Jisung dinyatakan koma. Perlahan, kekacauan yang sempat mengguncang mulai menemukan titik terang. Setelah seluruh fakta terungkap dan polisi memperoleh barang bukti yang kuat, proses hukum akhirnya berjalan sebagaimana mestinya.

Karina pun resmi dijatuhi sanksi atas kejahatannya dalam pasal 340 KUHP pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP Pembunuhan dan Pasal 53 KUHP percobaan melakuka kejahatan. Dengan kombinasi pasal tersebut, Kerina terancam hukuman penjara seumur hidup.

Nama keluarga Jung masih terus dibahas di berbagai media, sekalipun sebagian besar publik kini mulai bersimpati setelah kebenaran terkuak. Apalagi ketika Jaemin akhirnya mau melakukan wawancara eksklusif ditemani Chenle, serta kabar terbaru mengenai keputusan Chenle untuk mengambil alih kepemimpinan J Company sementara waktu.

Berita itu membuat seluruh media menggulirkan liputan besar-besaran. Banyak pihak mulai membongkar kebusukan Karina dan menghubungkan berbagai kejadian masa lalu dengannya. Di sisi lain, beberapa media justru kembali mengangkat kisah keluarga Jung, terutama pasangan Jung Jaehyun dan Jung Taeyong yang selama ini dianggap berhasil mendidik kedua anaknya menjadi pembisnis yang sukses.

Sorotan publik pun memuncak. Empati berdatangan, dukungan mengalir, dan semakin banyak suara yang berharap Jisung segera pulih. Namun, di tengah gelombang simpati itu, tetap ada pihak-pihak yang tidak menyukai keluarga Jung. Mereka terus mencari celah, sekecil apa pun.

Celah itu akhirnya muncul saat Jaemin dan Chenle menerima permintaan wawancara eksklusif setelah berminggu-minggu menolak. Dalam wawancara tersebut, para pembenci keluarga Jung menemukan satu hal yang langsung mereka jadikan bahan gosip yaitu perut Chenle yang terlihat agak membesar.

Ya, mereka mulai menyebarkan berita yang tidak tidak karena mau bagaimanapun Chenle sampai saat ini belum memiliki pasangan. Mereka curiga dengan Chenle yang melakukan hubungan terlarang dengan Jisung.

Jaemin, Chenle dan Haechan tak peduli dengan gosip itu. Yang mereka fokuskan sekarang adalah keadilan dan kesehatan Jisung yang kian hari kian memburuk.

Sungguh, keadaan Jisung kian hari semakin mengkhawatirkan. Bekas luka yang berikan karina memang mulai memudar, tapi racun yang diberikan tidak dapat sepenuhnya dibersihkan oleh dokter karena penyebarannya yang cepat.

Dokter berkali-kali menyampaikan hal yang sama. mereka harus mulai bersiap. Harus mengikhlaskan Jisung pergi untuk selama lamanya.

Namun ketiganya menolak mentah-mentah.

Selama jantung Jisung masih berdetak, meski lemah sekalipun, mereka tidak akan berhenti berjuang. Mereka memastikan Jisung mendapatkan semua perawatan terbaik yang mungkin diberikan, sekecil apa pun peluangnya.

Dan meskipun orang-orang di luar sana terus berkata bahwa Jisung tidak akan selamat, mereka bertiga memilih untuk tidak mendengar. Mereka menutup telinga, menolak membiarkan harapan mereka runtuh hanya karena opini orang lain.

Bagi mereka, Jisung masih bertahan.

Dan selama itu terjadi, mereka pun akan tetap bertahan untuknya.

Di lorong rumah sakit yang dingin, cahaya lampu yang redup dan dinding dinding pucat yang menyerap doa doa dari sang pendosa untuk sang pencipta. Terlihat, dua orang yang menunggu dikursi tunggu dengan keadaan cemas.

Orang itu adalah Jaemin dan Haechan. Mereka sadari tadi diam tak berpindah kemana mana, tatapan hanya tertuju pada sebuah ruangan.

Ruangan yang menjadi penentu awal mula kehidupan seseorang atau kegagalan orang dalam melihat dunia ini.

rise again✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang