Enjoy reading....
Seminggu sudah berlalu, masa cuti Alex sudah berakhir, dan tadi malam ia telah kembali pada rutinitas sibuknya, mendapat panggilan tiba tiba untuk terbang ke Jepang, mengurus beberapa hal yang bersangkutan dengan kelompok yakuza disana.
Mike yang masih memiliki satu hari cuti, memilih untuk keluar, jalan jalan dengan Key, yang sudah merengek ingin hang out bersama Mike sejak beberapa hari yang lalu, tapi karena Alex selalu menempel seperti lintah pada Mike, berakhir Key tidak bisa mengajak Mike keluar.
Jam sepuluh pagi Key sudah berada di basement dengan mobil mewahnya menunggu Mike, dibuntuti beberapa bodyguard yang berlagak seperti orang tidak di kenal.
Jalanan kota terasa lengang karena bukan hari libur, dan pada jam jam seperti ini orang orang masih sibuk di kantor dan sekolah. Key dan Mike jadi lebih leluasa menggunakan jalan raya.
Key terlihat cantik dengan skater dress putih tulang dan di padukan dengan spatu hak tinggi yang memperindah kaki jenjangnya. Mike juga tak kalah manis dengan kaos putih dan dipadukan dengan kemeja pastel yang kalem cocok dengan kulit cantiknya.
"hari ini aku mau main ke mall sebentar, abis itu kita bergi jalan-jalan. kak Mike ada rekomendasi tempat bagus buat jalan?" Key antusias menceritakan planingnya.
"aku pengin ke wahana permainan. udah lama sejak terahir kali aku pergi sama Alex." Key mendengus mendengar nama Alex disebut.
"makanya kak, jangan sama Alex. alpha sok sibuk kayak dia tuh emang ngeselin. lain kali kalo kak Mike mau main, tinggal ajak aku aja. Alex tu emang sok sibuk, bahkan lebih sibuk dari Dante yang malah lebih seneng main main sampe dimarahin father." curhat Key sambi menjelek-jelekan Alex.
bukan hanya saat bertemu dengan Mike, Key menjele-jelekkan Alex, bahkan saat sedang berbalas pesan dengan Mike, sedikit saja Mike menyebut nama alphanya, key akan menyebutkan semua keburukan Alex sekaligus aib-aibnya. dia masih dendam dengan Alex yan sering menjadi kepanjangan tangan ayahnya untuk menghentikannya dari melakukan hal-hal menyenangkan.
Mike yang walaupun mendengarkan aib alphanya di umbar, tidak bisa membantah dan hanya tersenyum atau tertawa kecil. bagaimana bisa dia menyela, saat mendengarkan Key yang seperti sedang mengadu pada ibunya tentang dirinya yang selalu diusili kakanya. dia seperti memiliki adik kecil tiba-tiba.
***
Mereka mengelilingi mall selama dua puluh menit, dan langsung melanjutkan kegiatan jalan jalan mereka di wahana permainan yang letaknya lima belas menit perjalanan dari mall menggunakan mobil.
Meski tidak bisa menaiki wahana permainan karena kehamilannya, Mike tetap puas dengan kegiatan jalan jalan mereka hari ini sambil menikmati beberapa jajanan yang ia pilih secara selektif, mengingat alphanya sangat pengatur soal apa yang boleh dan tidak ia konsumsi.
Key yang jarang bisa pergi bersenang senang dengan teman tanpa di tempeli oleh bodyguard, merasa excited untuk mencoba banyak hal baru. Bahkan saat akan pulang, ia masih sempat sempatnya membeli beberapa jajanan yang di jual di sekitar wahana permainan.
Sayangnya, kesenangan mereka tidak berlangsung lama, saat akan melewati pintu keluar wahana permainan, beberapa orang yang terlihat seperti pengunjung biasa namun mengenakan topi dan masker, segera memukul belakang kepala mereka menggunakan kayu, menyebabkan keduanya pingsan. Saking cepatnya orang orang itu membawa Key dan Mike, para bodyguard yang ditugaskan mengawasi dari jauh tidak sempat bereaksi.
Mengetahui tuan mereka diculik orang tak dikenal, para bodyguard itu langsung bergerak mencari informasi kemana tuan mereka dibawa. Salah satu bodyguard langsung menghubungi Benjamin untuk menginfokan kejadian yang baru saja terjadi. Sayangnya, Ben yang sedang bertugas dengan Alex sama sekali tidak bisa di hubungi. Selain Ben dan Alex, satu satunya orang berhak di beritahu dan yang bisa menolong mereka adalah Dante, calon kepala keluarga selanjutnya.
"Ya, ada apa?" Suara di seberang terdengar datar, intonasi yang selalu Dante perlihatkan kepada anak buahnya.
"Maaf tuan muda, nona Key di culik. Kami sedang melacak lokasi mereka dari gps yang di pasang di kalung nona Key." Ucap seorang bodyguard dengan tangan yang gemetar takut.
Dante adalah kepala keluarga selanjutnya yang paling terlihat ramah dan suka bercanda, tapi sekali marah, tidak ada seorangpun yang berani mendekat, bahkan Alex yang alpha dominan juga tidak mau mendekat dan menenangkannya. Hanya kepala keluarga sekarang yang berani. Masalahnya, sekarang yang jadi korban penculikan adalah adik perempuannya, yang menjadi titik paling sensitif di hidupnya. Belum juga satu orang lagi yang lebih sensitif terhadap apapun yang terjadi pada pasangannya di beritahu, bisa habis mereka oleh dua orang alpha.
"Kalian kalau tidak bisa bekerja dengan baik, lebih baik mati saja sana." Nadanya terdengar datar, tetapi bodyguard yang mendengarnya sudah terbayang sengeri apa kalau mereka berada ditempat yang sama dengan Dante.
"Kalian, cepat lacak, kalau sudah, kirimkan lokasinya. Sekarang juga aku dan father akan berangkat ke sana."
seorang dari divisi peretasan yang selama ini dibimbing langsung oleh Alex, berhasil mendapatan kordinat keberadaan Key dan Mike. tanpa menunggu perintah, ia segera mengirimkan kordinat kepada orang orang yang bertugas menyelamatkan mereka berdua, termasuk Dante yang sudah tiba di Cambridge lebih dahulu daripada Mr. Maxim karena saat dihubungi, ia sedang berada Peterborough.
sebenarnya, Mr. Maxim jarang mau ikut mengurus hal seperti ini, bahkan saat Dan berurusan dengan mafia lain dan berakhir bedrest selama sebulan, Mr. Maxim hanya mengutus anak buahnya. tapi berhubung yang menjadi korban penculikan kali ini adalah putri kesayangannya, Mr. Maxim memutuskan untuk ikut turun tangan.
tentu, tidak hanya Mr. Maxim, seseorang juga ditugaskan untuk terus menghubungi Alex, agar segera menyelesaikan urusannya dan kembali ke Cambridge. bagaimana pun, omega hamil sangat rentan, dan akan membutuhkan dukungan penuh dari pasangannya.
tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
our world
Werewolfwarning!!! female alpha x male omega yang nggak suka bisa skip typo bertebaran Slowly update say....
