Matahari pagi menyinari kota dengan kehangatan yang menenangkan, seolah ikut merayakan berakhirnya badai panjang yang sempat menghantam kediaman Damian.
Di dalam rumah mewah berlantai dua itu, suasana tegang yang mencekam selama beberapa pekan terakhir telah berganti dengan kehangatan kekeluargaan yang begitu nyata.
Setelah insiden penyerangan malam itu, Ramor dan Didi berhasil dijebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan percobaan penculikan dan pengrusakan properti privat. Sementara itu, sang dalang utama, Dito, benar-benar lenyap tanpa jejak, meninggalkan segala kekacauan yang kini mulai diurai satu per satu oleh pihak berwenang. Satu per satu ancaman besar yang menghantui keluarga kecil mereka akhirnya runtuh dan hilang.
Berita mengenai insiden tersebut sempat membuat keluarga besar kedua belah pihak gempar. Pagi ini, ruang tamu utama kediaman Damian mendadak ramai oleh kehadiran orang-orang tercinta yang datang khusus untuk menjenguk dan memastikan kondisi Ester serta calon cucu mereka dalam keadaan baik-baik saja.
Keluarga dari pihak Ester-Bian dan Vani, serta sang adik bungsu, Elang-datang dengan membawa berbagai macam makanan kesukaan Ester. Vani langsung menghambur memeluk putrinya dengan mata berkaca-kaca, mengecek setiap inci tubuh Ester untuk memastikan tidak ada luka sedikit pun yang tertinggal.
"Ya ampun, anak Mama... bikin jantung Mama hampir copot dengar berita kemarin," ucap Vani lembut sambil mengusap penuh kasih perut buncit putrinya yang kini sudah memasuki trimester kedua.
"Aku baik-baik saja, Ma. Ada Damian yang selalu jagain aku," jawab Ester tersenyum tenang, melirik ke arah suaminya yang berdiri di samping sofa.
Tidak lama berselang, pintu utama kembali terbuka, menampakkan kehadiran keluarga dari pihak Damian: Dani dan Sahara-orang tua Damian yang selama ini tinggal berbeda rumah dengannya. Begitu mendengar anaknya diteror habis-habisan, Dani langsung mengambil cuti kerja dan datang menjenguk untuk memberikan dukungan moril secara langsung.
"Hebat juga nyali penyusup itu berani masuk ke rumah ini," ujar Dani sambil menepuk pundak Damian dengan senyuman bangga.
"Tapi papa dengar kamu berhasil menghajar mereka habis-habisan, Nak. Pertahankan jiwa pelindungmu itu."
Sahara, sang ibu, langsung beralih menghampiri Ester, membawa sekotak vitamin khusus ibu hamil.
"Ester sayang, abaikan saja para lelaki yang hobi berkelahi ini. Yang penting sekarang fokus ke kesehatanmu dan calon cucu oma ini. Kalau Damian macam-macam atau bikin kamu stres lagi, adukan saja pada mama ya, nanti mama yang akan jewer telinganya."
Ucapan Sahara langsung disambut gelak tawa renyah dari seluruh anggota keluarga yang hadir di ruang tamu. Suasana yang tadinya dipenuhi ketegangan kini mencair menjadi canda tawa hangat. Elang, sang adik ipar yang usil, bahkan sempat-sempatnya meledek Damian karena terlihat terlalu protektif saat mengambilkan bantal sofa untuk Ester.
Melihat keluarganya berkumpul dalam damai, memberikan dukungan emosional penuh, dan menyalurkan energi positif yang luar biasa, dada Ester terasa lapang. Beban berat yang selama ini menghimpit dadanya seolah terangkat seketika.
Mereka akhirnya mulai menemukan titik terang dan jalan keluar dari lingkaran mimpi buruk yang melelahkan. Satu per satu konflik besar berhasil dituntaskan berkat keberanian Damian dan keteguhan hati mereka berdua.
Sore harinya, setelah seluruh keluarga besar pamit pulang dan suasana rumah kembali sepi, Damian dan Ester duduk bersantai di teras belakang yang menghadap langsung ke arah kolam renang. Angin sore berhembus lembut, menerbangkan helaian rambut Ester yang sedang bersandar nyaman di bahu suaminya.
Damian merangkul pinggang istrinya, mengecup puncak kepala Ester penuh kelembutan.
"Bagaimana perasaanmu hari ini? Masih ada yang sakit?" tanya Damian dengan suara baritonnya yang menenangkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Night Sleep [REVISION]
RomanceBACA GRATIS SELAGI ON GOING❗ ⚠️ 21+ area. (Jangan DENIAL baca jika masih di bawah umur!). ⚠️ Contains harsh language, swearing and vulgarity. ⚠️ Full Fiction. ~~~ Bukan CEO, bukan mafia, apalagi starboy ibu kota. This is the sole heir to the misch...
![One Night Sleep [REVISION]](https://img.wattpad.com/cover/359520567-64-k251286.jpg)