PART 20 Lamaran dan London Eye !

1K 35 21
                                        

Pict : London Eye

Hai , semoga suka ya updateanku . Mungkin besok2 ga bs 2x sehari update karena cuti udh abis. Diusahakan sehari sekali. Langsung aja ya silahkan dibaca .. Mungkin ada kesalahan ketik dibeberapa tempat :) happy reading guys :)


Hari ini Nala kembali bekerja. Dari pagi ia tengah disibukan dengan kerjaannya yang menumpuk. Suasana butik tempatnya bekerja lebih sibuk dari biasanya. Mengingat acara fashion show yang akan di gelar Miss Leona, atasannya itu, akan segera berlangsung. Acara itu maju beberapa hari dari tanggal yang sudah dijadwalkan. Memasuki bulan Desember adalah akhir tahun yang sangat ditunggu para penggemar fashion diseluruh dunia. Fashion terbaru yang hanya trend dalam satu bulan saja. Baju yang nantinya akan diperagakan adalah baju baju rancangan terbaru musim dingin, baju baju menjelang Natal dan tahun baru.

Setelah itu sekitar bulan Januari akhir, akan berganti trend fashion untuk tahun mendatang yang akan ditampilkan kembali  dalam sebuah pagelaran fashion awal tahun.
Fashion benar benar memusingkan ! Bagi Nala.

Seharian ini Leona terus saja berteriak kepada para pegawainya. Mungkin ia merasa excited menjelang acara Fashion Shownya. Butik tutup 2 jam lebih awal, namun tidak dapat mencegah para customer yang terus saja berdatangan. Justru customer yang datang ke butik itu, 3 kali lipat lebih ramai dari biasanya.

Fiuuuh !! Hari yang melelahkan dan ia masih harus lembur satu jam setelah pulang kerja. Padahal hari ini ia berencana mengunjungi Grandmanya. Waktu menemui Grandmanya pasti cuma bisa sebentar. Jadi ia memutuskan untuk pulang saja, mungkin akhir pekan ia baru akan mengunjungi Grandmanya.

------------------------------------------------------

Waktu berjalan sangat lama hari ini. Apa lagi ia harus berhadapan dengan Jean, wanita genit, yang seperti tidak pernah bosan untuk mengganggunya. Terlebih saat ini, sahabatnya Kate, sudah tidak bekerja lagi di butik. Ia sudah berbahagia dengan suaminya yang berprofesi sebagai pengacara sukses dan juga sangat tampan. Hidupnya tentu sudah sangat sempura saat ini.

Aku merindukannya ! Tidak ada lagi orang yang akan membelaku dari wanita seperti Jean.

Setelah meminta ijin pulang kepada Leona, Nala melangkah keluar butik dengan lesu. Ia berjalan sambil menunduk menatap ujung flat shoesnya. Nala bahkan tidak menyadari ada seseorang yang telah mengawasinya di mobil yang terparkir tidak jauh dari tempat kerjanya.

Kepalanya tertunduk menyusuri pertokoan di sepanjang jalan. Seperti tidak ada pemandangan yang menarik untuk mencuri perhatiannya. Hingga buuuuuuggghhh !! Ia menabrak sesorang. Cepat cepat ia menengadahkan kepalanya menyadari kejadian itu. Matanya membulat sempurna melihat siapa yang baru saja ditabraknya tadi .....

"Hai kekasihku yang cantik!" Dave menangkap tubuh Nala, setengah memeluknya, setelah tanpa sengaja Nala berjalan menabraknya.

"Davee ?!!!" Nala nyaris tidak mempercayai lelaki yang tengah berdiri di hadapannya adalah Dave. Senang, rindu, takut, cemas semua bercampur jadi satu. Sekilas kilasan kejadian beberapa hari yang lalu terputar kembali di otaknya. Rasa bersalah tiba tiba saja muncul. Itu karena dirinya telah membohongi Dave ! Dave pasti kecewa padanya setelah mengetahui semuanya. Dan cepat atau lambat dia akan meninggalkan ku. Di satu sisi, aku ingin sekali bertemu dengannya. Tetapi di sisi lain, aku ingin berlari, aku belum siap mengatakan semua nya pada Dave.

"Kau baik baik saja sayang ? Kau tampak pucat !  Aku mengagetkanmu ya ?" Tanya Dave dengan lembut sambil memegang pipi Nala dengan kedua tangannya. Nala menarik nafas dan berusaha menutupi keterkejutannya. Ia berusaha membuat seperti tidak pernah terjadi sesuatu.

"Aku baik baik saja Dave. Kapan kau datang ?" Nala tersenyum dan kemudian memeluk Dave.

"Baru saja. Aku langsung kesini begitu tiba di London. Aku merindukanmu. Kau tau sayang, aku sangat menghawatirkanmu, terlebih beberapa hari ini kau tidak mengabariku. Aku berusaha menghubungimu tapi ponselmu tidak aktif. Jadi aku memutuskan untuk segera datang untuk menemuimu," Dave mengusap rambut Nala sayang.

MINETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang