Bab 48

17.7K 426 1
                                        

Zariel dan Araina sudah berada di France Selama 3 hari . Nampaknya lusa mereka sudah kena pulang ke Malaysia . Hari demi hari mereka di France memang menyeronokkan . Tambahan pula ianya bukan sekadar percutian biasa tetapi mereka honeymoon . dengan orang tersayang , berdua duaan , Fuh ! Memang rasa kehangatan Cinta tu . Cewah

Tidak lengkap berbulan madu kalau si suami tidak mengadakan candle light dinner kan ? Ah ! Semestinya Araina akan terkejut lagi dengan kejutan Kali ni . Zariel sudah merancangkan suasana yang penuh romantis pada malam ini . Selalunya malam macam ni lah si pengantin baru nak feeling feeling lebih . Masa macam ni lah suami isteri nak luahkan segala isi hati .

Mata Araina ditutup dengan Kain putih . Tangannya dipegang erat oleh Zariel . Langkah Araina yang terlalu perlahan itu membuatkan Zariel terus mendukung Araina .

Ahh !! jerit Araina kecil

" heyh ! Pekak telinga saya nanti . " Kata Zariel . Araina cuma ketawa sambil menekup mukanya ke badan Zariel kerana takut jatuh diangkat sebegitu .

Setelah sampai di satu meja yang tampak sangat cantik , Zariel terus meletakkan Araina ke bawah dengan perlahan lahan dan menarik satu kerusi di sebelah kanan .

" are you ready sayang ? " Bisik Zariel di telinga Araina sambil memegang kedua belah bahu isterinya .

" for sure . Dari awal awal lagi saya dah ready awak. " Kata Araina sambil mengulum senyum

" Before that , Saya nak awak tahu yang saya cintakan awak sepenuh hati saya . Sepenuh jiwa raga saya . Sampai mati pun Cinta saya , sayang saya terhadap awak tak akan pernah hilang . Ingat tu . I love you so much dear wife ! " Kemudian Zariel membuka ikatan Kain yang berada di Mata Araina .

Dalam tidak sedar , Araina kini mengalirkan airmatanya . Sungguh terharu dengan apa yang Zariel Sudah lakukan . Dia terus mengambil tempat duduknya begitu juga dengan Zariel .

Selepas duduk , Zariel memegang tangan Araina erat dan mengucapkan kata Cinta sekali lagi

" I love you sayang "

" I know and I love you too ! " Kata Araina sambil mengelap airmatanya yang sedang menitis

" I don't know how to describe how much I love you sayang . Mungkin ianya Cinta halal yang menyebabkan saya Cinta awak sangat sangat " Kata Zariel sambil mencium tangan Araina lama .

" Jangan lah sweet sangat . I cannot lah sayang ! " Kata Araina

****
Usai makan malam , Zariel dan Araina pun pulang ke hotel semula . Katil pun dah memanggil manggil untuk tidur .

Zariel membuka butang baju kemejanya dan perlahan lahan menuju ke Araina yang Sudah Lena tidur barangkali . Dia merapati Araina dan memberikan satu ciuman ke pipi Araina dan menyebabkan Araina tersedar

" Hmm .. Janganlah wak ! " Rengek Araina sambil menoleh ke arah Zariel . Melihat Zariel yang tidak berbaju itu , Araina kelihatan terkejut dan secara spontan Araina menolak Zariel hingga jatuh terjelupur ke bawah

" aduh ! kasarnya sayang .. " kata Zariel seraya bangun kembali dan masih berusaha untuk mendekati Araina

" please ? This night sayang .. ? Abang dah lama tunggu . Isya pun nak adik baru . " Senyum Zariel sudah meleret . Ni kalau perempuan lain yang tengok Zariel senyum macam ni mahu gigit jari sendiri .

" heyh ! tak payah nak mengada . Tak mahu lah " kata Araina terus bersembunyi didalam selimut

" Haritu malam pertama , awak tak bagi . And now we're honeymoon baby so why not ? " Zariel kini sudah menarik narik selimut Araina . Lagi ditarik oleh Zariel selagi tu jugak lah Araina berusaha untuk bersembunyi dibalik selimut tersebut .

" Nooo !! " Araina terus memgambil sebuah bantal ditepi nya dan terus menutup mukanya

Zariel langsung tidak beranjak . Dia terus menutup lampu dan keadaan di dalam bilik itu menjadi gelap . Hanya lampu diluar bilik yang menemani malam mereka .

Taknakk , abang !!!
Jerit Araina kecil dan dipenuhi ketawa oleh sepasang suami isteri itu.

****

Araina bingkas bangun dari katil apabila matahari memancar menandakan hari sudah pagi . Zariel masih lena disebelahnya . Nampak macam penat sangat , tak sampai hati Araina ingin kejutkan . Araina terus mengatur langkah ke bilik air untuk menyegarkan badan yang terlalu lesu.

Tidak lama kemudian , handphone Zariel berbunyi menandakan ada yang membuat panggilan . Tetapi Zariel langsung tidak sedar . Panggilan tersebut terhenti . Kemudian kedengaran handphone Araina pula berbunyi .

Tidak dijawab juga .

****

" Ya Allah bertuah betul budak dua orang ni ! Mana lah mereka pergi sampai tak Jawab panggilan ! " Omel Dato Zainal . Kelihatan Datin Zurina Sudah menangis teresak esak di pangkuan suaminya . Apa yang menyebabkan Datin Zurina menangis ?

Dato zainal Cuba membuat panggilan Kali yang kedua - tapi hambar ! tak Ada yang Jawab juga ! Bermacam macam benda bermain di fikiran Dato Zainal sekarang . Kusut !

****
Usai mandi dan menyarungkan baju , Araina terus mencapai handphone nya di atas katil . Araina melihat skrin handphone nya terdapat 2 panggilan dari papa . Araina berasa kurang enak , hatinya pun seperti terasa tak senang duduk , kemudian dia terus membuat panggilan untuk bercakap dengan papanya .

Dalam 5 saat , panggilan dijawab.
" Hello ? Assalammualaikum papa . Sorry , Araina mandi tadi tak dengar papa call . Kenapa ye ? "

" Waalaikummusalam . " Kata Dato Zainal dari corong telefon .

" Araina dengan Zariel balik sekarang ye ! Sekarang jugak ! " Kata Dato Zainal lagi . Araina terdengar suara Datin Zurina yang sedang menangis . Haa kenapa pulak dah ni . Getus hati Araina . Tak sedap hati sekarang makin membuak buak .

" Kenapa mama nangis ? Mama nangis ke tu papa ? Apa yang dah jadi ni ? " Tanya Araina begitu risau .

" Tolong Araina ! Balik sekarang ! Apa apa hal papa akan cerita selepas kamu dengan Zariel arrive dekat Malaysia okay ? " Kata papa tegas

" Haa .. O - okay ! " Jawab Araina . Panggilan dimatikan . Zariel yang baru sedar dari tidur terus bertanyakan kenapa .

" Papa suruh balik Sekarang ! " Kata Araina pantas seraya itu dia terus menuju ke wardrobe untuk mengambil pakaian untuk dikemas .

" but why ? Bukan esok ke kita discharge ? " Tanya Zariel terus bangun dari katil .

" I don't know sayang ! Papa macam Ada benda serious yang dia nak bagitahu kita . And most weird is masa I call papa , I dengar mama nangis . I don't know why . Papa cakap dia akan bagitahu segalanya bila kita sampai Malaysia . So please wake up ! dan pergi Mandi . Biar I yang packing semua barang barang ni . " Kata Araina sambil tangan ligat melipat baju dan dimasukkan ke dalam beg pakaian.

Zariel pula lantas mengambil tuala dan terus menuju ke bilik air untuk segera membersihkan diri .

What ?! I'm Your Babysitter?Cerita yang buat anda obses. Terokai sekarang