"Louis. Ajaklah kay pergi kencan,terserah kau mau kemana. Sudah waktunya menunjukkan kay kepada dunia." Marina langsung berkata begitu sewaktu aku mengangkat telponnya.
"Kencan?menunjukkan kay kepada dunia?" Ucapku syok.
"Ya!" Jawabnya tegas.
"Bukannya kemarin aku sudah mengajaknya pergi, bukankah kemarin aku sudah memention dia di twitter? Bukankah itu berarti semua orang sudah mengenal kay sekarang?"
"Itu masih permulaan,Lou. Dan sekarang baru permainan dimulai." Ucapnya. "Aku tak mau tau, ajak dia pergi kencan. Aku yakin paps akan mengikuti kalian, jadi kalian harus tampak mesra dan kasmaran. Ok?"
"Tapi-" shit. Belum sempat aku protes marina sudah menutup telponnya. Dasar wanita licik.
Kencan?
Kemana aku harus mengajak kay? Jika semua tempat yang pernah ku kunjungi membuatku teringat Eleanor...
Duh! Aku rindu Eleanor..
Bagaimana kabarnya sekarang.. apa kah dia bahagia?
Jika dia bahagia, kenapa aku belum bisa bahagia?
Jika dia sudah bisa melupakanku, kenapa aku belum bisa melupakannya?
Kurasakan hp di saku ku bergetar, aku pun melihat nya.
From: daisy
Lou, kau sedang apa?
aku,phoebe,fizzy,lottie dan mum akan ke disneyland! Got to go, bye!xxx
Disneyland? Great idea!
Kucari contact kay di iphone ku, lalu kupencet tombol diall untuk memanggilnya.
"Halo Kay,sedang apa?" Sapaku.
"Aku baru saja menjemput kevin, lou. Kau ada perlu apa?" Ucapnya.
"Ayo kita pergi kencan.." Ucapku. Dia diam. "Halo,kay? Kau masih disana?" Ucapku lagi.
****
"God, louis.." cuma itu yang keluar dari bibirnya.
"Marina menyuruhku..." jawabku. Dia diam
"Baiklah. Kemana? Baju apa yang harus kupakai?"
"Kau akan tau nanti, dan pakai baju yang menurutmu nyaman dipakai." Ucapku. "Toh pakai baju apapun kau tetap cantik" tambahku. Dia diam lalu tertawa.
"Lol no. Aku tak cantik"
"Don't be insecure,love." Ucapku lagi. "So, aku akan menjemputmu 1 jam lagi. See you soon!" Seruku semangat.
"Yaa.." jawabnya.
Setelah menutup telpon, aku bersiap untuk pergi 'kencan' bersama 'kekasihku'
***
"Hi kevin. Dimana kakakmu?" Sapaku ke kevin ketika ia membuka pintu.
"Hi,lou. Kay di dalam,ia masih mandi. Masuklah." Ucapnya sambil mempersilahkan aku masuk dan mengajakku duduk di sofa ruang tamu nya. Rumah kau memang tidak besar, tapi nyaman sekali. Kay pernah bercerita bahwa di rumah ini cuma ada 2 kamar tidur,sehingga kay berbagi kamar dengan Kylie dan kevin tidur sendiri.
"Kylie mana?" Tanyaku ketika sadar bahwa suasana si sekali.
"Oh,dia belum pulang. Mungkin sebentar lagi pulang" jawabnya. Aku hanya mangut-mangut. "Err,Lou. Apa kau berpacaran dengan kay?" Ucap Kevin sambil menatapku dalam, membuatku terkaget.
KAMU SEDANG MEMBACA
The proposal
FanfictionLouis yang baru saja putus dari kekasihnya sedang dirundung musibah. Ia mendapat berbagai gosip tak sedap sehingga management memutuskan agar louis mempunyai 'kekasih pura-pura' yang akan membantunya mengurangi gosip-gosip itu. Tapi apa jadinya jika...
