Merengkuh mu

7K 275 12
                                        

Arabelle terbangun dipagi hari mata indah nya menatap sekeliling ,semua tetap sama tampak sunyi, hanya dia yang ada dirumah gua yang berdesign sangat indah ini,tapi ada yang berbeda pagi ini perasaan lega menyelimuti hatinya dia merasa beban nya selama ini berkurang, langkah nya terasa sangat ringan.

"rasanya hari ini aku ingin berenang dipantai, sudah lama aku tak melakukan nya tepatnya setelah aku berpisah dari Allen "gumam nya sambil bangkit dari ranjang. Perlahan dia menaiki tangga dan muncul dipermukaan lubang besar yang sedikit terlindungi oleh pepohonan yang rindang. Dengan kaki telanjang dia berjalan ke arah pantai.

Masih di antara birunya samudera dan birunya langit dia mengepak kan tangan nya, menikmati pagi hari dilaut yang masih sangat asri itu.

Ia memejamkan matanya dan menyelam lebih dalam lagi , menikmati air laut yang semakin ke dalam semakin terasa dingin. ia masih ingin bercengkrama dengan dingin nya samudera biru.Konon, laut dapat membuat kita tenang dan damai, sedamai surga, terlebih saat mendengar deru ombak yang saling berkejaran.

Saat Arabelle hampir kehabisan nafas dia segera melesat keatas
Baru saja muncul ke permukaan ombak laut menerpa tubuhnya, ia tersenyum,mendapat sapaan hangat dari sang ombak.

Matahari mulai naik panas nya mulai terasa menyentuh tubuhnya dia beranjak kepermukaan dan duduk dipinggir pantai . Waktu terasa begitu cepat berlalu entah kenapa disisi lain dia ingin cepat pulang dia merindukan rumah nya, walau disisi lain dia masih tetap ingin berada di masa lalu nya, masa lalu yang membuatnya tidak bisa mundur atau maju sekalipun.

Dia menatap ke ujung langit disana tampak lengkungan indah dengan macam macam warna, yah pelangi tengah tersenyum menatap nya, tatapan indah yang meneduh kan, diantara pelangi dia seakan melihat tatapan tajam bercahaya dari seorang bocah laki laki dengan mata berwarna biru,hati nya seakan merindukan tatapan lembut nan tajam milik pria kecil itu.perlahan bayangan pria kecil itu menghilang, entah kenapa hati Arabelle merasa ada sesuatu yang pergi dari hati nya.

"wajah siapa yang aku ingat tadi?? Kenapa aku merasa begitu dekat dengan nya "

****

Gerald meneguk kembali sloki kecil itu. Entah berapa sloki minuman yang dia habiskan, ia sama sekali tidak perduli. Ia bahkan sangat ingin alcohol itu mengambil alih akal sehat juga alam sadar nya ,terkadang dia merasa sangat lelah dengan ke adaan ini. Setidak nya minuman dalam sloki itu bisa membuat
Suasana hati nya sedikit membaik.

Tapi gelas gelas sloki tetap tidak membuat nya merasa lebih baik dia semakin merasa marah, rindu juga lelah dengan sosok wanita yang hampir sebulan menghilang dari kehidupan nya

Samar ia melihat sosok wanita cantik dengan dres berwarna hitam mendekat ke arahnya. Wanita itu mencengkram tangan Gerald yang hendak mengambil slokinya lagi.
" apa kau pikir dengan menghabiskan ribuan sloki kau akan menemukan Arabelle,please... Lupakan lah dia sudah ku katakan berkali-kali dia hanya akan menambah kan luka dihati mu?"

Gerald mencoba melepaskan cengkraman tangan wanita bergaun hitam tersebut "Lepaskan!!bagaimana bisa aku melupakan dia jika dia selalu mengikuti ku bahkan tak pernah melepaskan ku sedetik pun" Gerald terkekeh sumbang ada nada sedikit putus asa dari tawanya.

"di mana aku berada disitu selalu ada bayangan nya , aku telah berusaha melepas nya saat dia kembali dipertemu kan dengan mantan tunangan nya dan itu sangat menyakitkan aku benar-benar tak bisa hidup tanpa nya" ujar nya sambil kembali menegak minuman dalam sloki kecil itu.

"apakah kau tidak pernah melihat sedikit pun ke arah ku, aku telah bersedia menghapus air mata mu saat kau benar-benar terpuruk Gerald "ujar gadis cantik dengan tubuh sempurna didepan nya itu.
" maaf kan aku... "gumam Gerald dengan suara nyaris tak terdengar.

Pernikahan SemuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang