"Lama bangetsih? Janjinya jam berapa coba?"
Begitu ucap kamu saat masuk kedalam mobilku, Gi. Sudah kuduga kamu akan mengomel karena kedatanganku yang tidak sesuai dengan janji kita semalam. Gini lho, aku sebenarnya sengaja telat karena aku yakin kalau kamu juga pasti akan telat karena harus make up dan segala macamnya, ya aku ngertilah wanita butuh waktu yang banyak. Supaya aku tidak menunggu terlalu lama, akhirnya aku sengaja untuk melebihkan dari waktu yang sudah kita sepakati. Eh taunya ternyata kamu sudah siap dari sebelum waktu yang sudah kita sepakati ya, Gi? Mau kemanasih, semangat banget Gi.
Jadi hari ini adalah hari minggu. Hari dimana yang tidak seperti biasanya kamu ingin mengunjungi Mall di daerah jalan Gatot Subroto. Mall yang kini sudah terdapat wahana menguji adrenalin, namun sayangnya aku tidak tertarik. Bukan karena takut, tapi karena aku lebih menyukai suasana alam yang indah serta belum diketahui orang-orang. Ah ademdeh kayak suasana Armor Coffe daerah Dago Pakar tuh.
"Tumben bangetsih mau kesini, Gi?" tanyaku pada kamu setelah sampai di Mall tersebut
"Ada discount Yeol kalau bayarnya pake kartu kredit, discountnya up to 70% coba," jawab kamu bersemangat sambil menggandeng lengan tangan kiriku
Nah kan, perempuan itu begini. Tahu ada yang sedang discount besar-besaran seketika hati dan pikirannya langsung tersinkronisasi untuk langsung datang ke tempat dimana toko itu mengadakan discount besar-besaran. Padahalkan discount di Mall seperti ini jatuhnya pasti ke harga awal, discount sih discount tapi harga satu barang diatas satu juta ya percuma.
Dan ternyata benar saja, beberapa toko di Mall ini sedang mengadakan discount, tapi anehnya meskipun sedang ada discount mengapa toko-toko tersebut tidak ramai diserbu orang-orang? Gi, biasa beli di Olshop aja belagu kesini kamu ya?
"Yeol, kemejanya bagus nih warnanya, mau gak? Aku beli buat kamu, ya?" tanya kamu ketika masuk kesebuah toko lalu mengambil salah satu kemeja yang menurut kamu bagus
"Lima ratus ribu diskon tiga puluh persen, masih mahal, Gi. Kemeja udah banyak dilemari," jawabku lalu pergi melihat kemeja-kemeja yang lainnya
Sekitar beberapa menit aku dan kamu berada ditoko tersebut, akhirnya kamu mengajak aku untuk keluar dari toko tersebut dan pindah ke toko lainnya yang tidak jauh dari toko tersebut.
"Yeol, ini lucu gak?"
Kamu bertanya bagaimana pendapatku dengan salah satu dress yang kamu pegang itu. Aku sontak kaget yang akan duduk disebuah sofa karena melihat dress yang sedang kamu tunjukan itu adalah mini dress. Mini sekali. Warnanya memang cantik, warna pastel. Modelnya juga aku suka, simple. Tapi aku gak suka pendeknya itu, Gi.
"Yang lain sayang, itu kependekan. Kamu mau pamer paha?" jawabku lalu mengeluarkan ponsel untuk aku mainkan
Gi, kamu lupa ya aku udah janji sama keluarga kamu untuk menjaga kamu? Ya masa sekarang aku mengizinkan kamu untuk membeli pakaian seperti itu? Mana lengannyapun tidak ada. Jika kamu mamakai pakaian itu, aku yakin semua laki-laki tidak bisa berpikir jernih lagi. Termasuk aku.
"Yang ini bagus gak, Yeol?" tanya kamu lagi kepadaku sambil menunjukan sebuah pakaian wanita
Akupun mengalihkan pandanganku dari ponsel yang sedang kumainkan tadi.
"Kita ke toko yang lain aja gimana? Disini kayaknya semua baju sexy semua, Gi?"
Aku sama sekali tidak mengerti atau bagaimana, yang jelas ditoko yang sedang aku kunjungi bersama kamu ini mengapa kamu mengambil pakaian yang mini semua, Gi? Tidak lama dari situpun aku langsung menarik kamu untuk keluar dari toko tersebut menuju toko yang lain.
Bodo amat kamu akan marah atau bagaimana nantinya, yang jelas aku tidak suka kamu memilih pakaian seperti tadi, Gi. Banyak model yang lebih bagus disetiap toko tapi mengapa kamu ingin sekali untuk membeli pakaian se-sexy tadi sih? Lama-lama aku bisa membelikan kamu bikini lho, Gi.
YOU ARE READING
Home
Hayran Kurgu[BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAHKAN UNTUK MEMFOLLOW SAYA TERLEBIH DAHULU] "Everywhere i go. I'll be back to my home, You." -Chanyeol "With you, im home.' - Seulgi
