Birthday (2)

4.3K 316 28
                                        

"Lee, kau mau membawaku kemana?" tanya Luna saat matanya di tutup paksa oleh Lee.


"Ssstt.. Kau akan tau," bisik Lee di telinga Luna lembut.

Merinding. Itu yang dirasakan Luna.

"Sudah sampai!" ucap Lee namun tak kunjung membuka kedua tangannya dari mata Luna.

"Lalu kenapa kau tak membuka mataku?!" tanya Luna kesal.

"Ah, ya! Ini, tadaaa!" unjuk Lee memperlihatkan kejutannya dengan bangga.

Pintu? Luna melirik ke arah Lee bingung.

"Ada apa?" tanya Lee polos.

"Sebuah pintu?"

"Bukalah," titah Lee mengangguk.

Luna mendekat ke arah pintu.

Dan....

"KEJUTANNN!!!!"  teriak semua orang dalam aula besar di kerajaan.

Luna tersentak mendengarnya. Ada rasa haru dan tak percaya yang ia rasakan. Haru karna mereka telah membuat pesta semeriah ini untuknya. Dan tak percaya jika semua orang tahu akan hari ulang tahunnya itu.

   Cairan bening itu menetes lagi, membasahi polesan make up tipis di wajahnya.

"Kau menangis?" tanya Lee di samping Luna.

"Lee, aku.. HUAAAA!!!"

Luna menangis? Kenapa? Ia tak suka kejutannya?

Semua orang menatapa Luna khawatir.

"Kau kenapa, chagi?" tanya Lee kemudian merengkuh Luna dalam dekapannya.

"A..aku.. Terlalu se..senang
. Huaaa!!" lagi. Sekali lagi tangisan itu pecah.

"Kau terlalu senang hingga kau menangis seperti ini?" Luna mengangguk, melepaskan dekapannya dari Lee. Mengelap sisa air mata yang tersisa di pipi mulus miliknya.

   Luna mendekat, melangkah ke arah semua orang. Lee mengekor di belakangnya.


"Terimakasih untuk kalian semua. Aku sangat senang hingga aku mengis tadi. Ini pesta ulang tahun terindah dalam hidupku. Aku tak akan melupakannya. Sekali lagi terimakasih," ucap Luna membungkuk.

   Semua orang tersenyum lega melihat itu. Di dalam pesta itu dihadiri beberapa Kerajaan, para bangsawan, bahkan rakyat biasa pun bisa masuk ke dalam pesta tersebut. Terlihat Tiffany dan Sulli pun ikut hadir dan mengucapkan selamat pada Luna. Mereka semua berdansa, menari, ada juga dari mereka yang memperlihatkan bakatnya masing-masing. Hingga sampai ke acara puncak yaitu potong kue. Semua orang mengitari Luna dan Lee. Mereka ingin melihat kecantikan Ratu dari Kerajaan Fire yang telah terdengar di seluruh Dunia Element.

Luna menatap Lee tersenyum.

"Permaisuri? Berdoalah terlebih dahulu. Meminta pada Tuhan apa yang diinginkan Permaisuri," usul Shin yang berdiri di samping Lee.

The King Element And I #Wattys2017Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang