Paginya, ali dan prilly hanya menikmati sarapan mereka berdua. mommy dan daddy sudah pergi ke kantor lebih awal karna ada sesuatu yg terjadi pada kantor mereka yg mengharuskan keduanya untuk datang sangat pagi
"prill, mau jalan jalan?" tawar ali
"kemana?"
"kemana aja"
"tapi baju gue di hotel"
"abis ini aku anter ke hotel, terus kamu ganti baju dan kita jalan"
"sama dava?"
"tanpa dava"
"loh kenapa? kan gue kesini bareng dia?"
"aku gak mau! aku cuma mau jalan berdua"
Prilly tertawa kecil "egois"
Ali hanya mengangkat kedua bahunya lalu melanjutkan sarapan nya.
Setelah sarapan, ali dan prilly menyiapkan diri mereka masing masing sebelum pergi ke hotel prilly. prilly merasa risih dengan dirinya sendiri ketika harus menggunakan pakaian kemarin, sedangkan semalam saja ia harus mengenakan pakaian ali yg cukup kebesaran di tubuh mungilnya, maklum prilly tidak membawa persiapan apapun untuk menginap dirumah ali
"kamu kenapa?" tanya ali ketika prilly sudah sampai di lantai bawah, melihat gelagat gadis itu yg terlihat kurang nyaman
"jorok, ini baju kemarin"
"gak papa, tahan sebentar, kita pergi sekarang ya?"
Prilly mengangguk pelan lalu ali menggenggam tangan gadis itu dan membawanya pergi dari rumah.
Ali sengaja mencari taksi agar lebih cepat sampai di hotel prilly dan agar gadis nya tidak terlalu lama dalam posisi kurang nyaman seperti ini.
...
Setelah prilly siap dengan pakaiannya, mereka pergi dari hotel yg ditinggali prilly sementara, sedangkan dava tadi sedang asik berbincang dengan sahabat lamanya yg juga kebetulan tinggal disini
Ali menggenggam tangan prilly, membawanya ke tempat yg pastinya belum pernah di kunjungi oleh prilly. tak lupa, ali sudah siap pula dengan kamera yg menggantung pada lehernya untuk mengabadikan moment ini
"mau kemana li?"
"kamu mau nya kemana?"
"kemana aja, kan gue gak tau daerah sini"
"yaudah, kemana aja ya? ke pelaminan juga gak papa?"
Prilly tertawa kecil "ali! apa banget deh"
"aku serius"
"seserius apa lo sama gue?"
"lebih serius dari candil"
Prilly tertawa lagi "receh banget sih lo!"
Ali mengacak lembut rambut prilly, mereka melanjutkan perjalanan mereka.
Mata prilly berbinar kertika melihat pemandangan di hadapannya. ketika langkah mereka berhenti di taman menara eiffel, senyum gadis itu mengembang sangat lebar
"seriously? we're in eiffel tower now?"
"iya, kamu suka?"
"oh my godness! lebih indah dari apa yg gue bayangin!"
Prilly kemudian berjalan lebih mendekat ke arah menara, ali mulai mengeluarkan senjatanya
"aliii! fotoin gueee!" pekik prilly, ali tersenyum sembari mengangguk dan mulai mengarahkan viewfinder nya ke arah gadis yg sedang asik melakukan berbagai pose lucu dihadapannya itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Sendiri - 2
JugendliteraturTernyata kamu juga cinta sama aku. Jadi kemarin aku menetukan pilihan yg salah untuk pergi? Ijinin aku untuk minta maaf, sekalipun harus berjuang sampai mati. Karena akhirnya ada kamu yg mencintai aku selain aku mencintai kamu.
