Tak terhitung sudah berapa jumlah pesan yang Bambam kirim kepada Lisa. Entah melalui pesan singkat melalui sms ataupun melalui media sosial.
Puluhan pesan itu nyatanya tak pernah terbaca.
Malam ini, Bambam berjalan keluar dari apartmentnya dengan menenteng paper bag di tangan kanan. Tak ada wajah cerianya seperti biasanya, melainkan mendung yang menyelimuti.
Setelah lima belas menit, pemuda itu tiba di depan gedung yang didominasi warna gelap dan bentuk yang agak unik itu.
Mapo-gu, Hapjeong-dong.
Gedung YG entertainment berdiri kokoh di hadapannya, menjadi tempat bernaung gadis favoritnya.
Kenapa harus ke YG? Karena Bambam sudah tak tahu ia harus ke mana lagi. Rasanya sudah terlalu sulit untuk menggapai gadis itu.
Melihat tumpukan kado yang diletakkan di depan gedung, Bambam melangkah mendekat ke sana. Tangan kanannya terjulur, meletakkan paper bag berwarna kuning yang sejak tadi dibawanya.
Entah, mau dikatakan dramatis atau apa. Bambam tak peduli. Nyatanya ia hanya ingin Lisa kembali.
Pemuda itu tersenyum perih di balik masker hitam yang menutupi wajahnya, ia mulai melangkah meninggalkan area gedung.
Namun belum jauh langkahnya, pemuda itu berhenti. Ia merasa seperti ada sesuatu yang terasa mengusik.
Pelan-pelan Bambam menoleh, menatap ke arah gedung. Di mana Lalisa, baru saja keluar dari sana bersama Bobby.
Mata Bambam menyipit tak percaya.
Bukan, masalahnya bukan ada pada Lisa yang bersama Bobby. Namun saat gadis itu melambaikan tangan pada seseorang di seberang jalan.
Lisa terlihat mengucap salam perpisahan pada Bobby, lalu berlari kecil menghampiri seseorang di seberang jalan.
Demi apapun, meski seseorang itu tengah memakai masker, topi, serta jaket yang semuanya berwarn hitam. Bambam masih tetap bisa mengenal orang itu dengan baik. Dia tak mungkin salah.
Dan Bambam tak mungkin salah memahami perasaannya sendiri saat ini. Ia hancur, sampai ke titik terendah kedalaman hatinya.
*
Siapa sih yang sama Lisa?:(
Tebak deh, anak gatse. Orangnya kocak. (((Lah anak gatse kan kocak alias rada goblo semua, kecuali mark)))
Btw, ada yang nungguin gue update gak? Gak ada? Oh yaudah iya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dari Bambam, Untuk Lisa
Fanfiction[Book 1: Dari Lisa, Untuk Bambam] [Book 2: Dari Bambam, Untuk Lisa] . . . Bersamamu adalah suatu kebahagian yang tak pernah terkira nilainya.
