5 Bulan yang lalu
Chorong POV
Aku mengamati seorang yeoja dari kejauhan. Ia adalah hoobaeku di sekolah. Sejak pertama kali melihatnya aku sudah sangat tertarik dengannya. Wajahnya cute dan innocent. Didalam dirinya aku rasa dia punya image sister be like yang membuatku ingin dekat dengannya.
Yeoja itu selalu tersenyum kepada semua orang bahkan pada orang yang tidak ia kenal sekalipun. Sikapnya yang sopan dan ramah menjadi sorotan di kalangan tingkat tiga.
"Sedang melihat apa?" celetuk seorang namja yang tiba-tiba berdiri di sampingku.
Aku menyeringai lebar mendapati namja yang merupakan sahabatku itu sedang menyodorkan sebatang coklat padaku.
"Aku sedang mengagumi seseorang," jawabku sembari menerima coklat pemberiannya.
"Mwo? Siapa namja yang sangat tidak beruntung itu?" serunya dramatis. Mataku membola, spontan aku memukul lengannya kesal.
"Dia seorang yeoja, dasar Changsub bodoh," jawabku menahan tawa. Kening Changsub berkerut, "Yeoja?" gumamnya.
"Omo! Jangan-jangan kau..." belum sempat Changsub menyelesaikan kalimatnya aku memotong "Tidak seperti ituuuuu pabo!"
Changsub terbahak. Ia mengacak-acak rambutku gemas. "Aku tau, anak kelas satu itukan," ucapnya seraya ikut memandangi anak tingkat satu yang ku maksud.
Sesaat suasana hening. Aku masih mengamati yeoja imut itu dari kejauhan. "Namanya Um.. Ji" aku bermaksud untuk mengatakan nama anak tingkat satu itu saat ku dapati Changsub mengukir senyum dengan tatapan yang tak lepas dari Umji
Aku terdiam. Sekali lagi aku melihat Umji di kejauhan. "Dia cute kan," celetuk Changsub terdengar serius. Aku menggigit bibir. Walaupun aku sangat menyukai Umji dalam konotasi sister be like, tapi aku berharap diantara semua namja di sekolah ini, Changsub adalah satu-satunya pria yang tidak boleh jatuh cinta kepadanya.
☀️☀️☀️
"Unnie.." seseorang memanggilku. Aku menoleh dan terlihat beberapa siswi kelas satu sedang menyapaku. Perhatianku tertuju pada salah satu siswi yang berdiri dibagian belakang, ia tersenyum manis.
"Kau Umji kan," kataku seraya balas tersenyum. Yeoja itu tampak kebingungan beberapa saat, "Kau sangat imut," lanjutku.
Umji kembali tersenyum, "Kau juga sangat cantik unnie," jawabnya.
Aku merasa sangat senang bisa berbicara dengannya. Seperti yang kuduga ia sangat sopan dan cute.
"Aaah jadilah adikku!" ucapku seraya memegang tangannya. Umji tersipu malu, aah benar-benar membuatku gemas.
☀️☀️☀️
"Jadi kalian sudah dekat sekarang," celetuk Changsub penasaran. Aku melirik namja itu malas.
"Aku tidak akan mengenalkan dia denganmu. Umji terlalu innocent jika harus berdampingan denganmu," jawabku ketus. Aku menahan tawa saat Changsub melotot kearahku.
"Kau selalu mengatakan aku tidak cocok dengan semua orang Chorongie, karena itu sampai sekarang aku belum juga punya pacar," keluhnya.
Aku terbahak, ya benar. Seperti yang aku bilang, Changsub tidak cocok dengan siapapun atau lebih tepatnya aku tidak bisa merelakan dia berkencan dengan gadis manapun.
"Mungkin aku terlalu possesif," ucapku diikuti anggukan Changsub. "Kau tau, ini sudah saatnya aku punya pacar," bisiknya.
Aku kembali terbahak, "Kau tidak pernah menyukai seseorang bagaimana bisa punya pacar," jawabku menahan tawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
INVISIBLE LOVE
FanfictionCinta itu tidak buta. Hanya saja tidak semua orang yang memiliki mata mampu melihatnya. Seperti aku yang tidak menyadari perasaanku sudah tumbuh sampai sebesar ini. ---- Umji menjadi bulan-bulanan dikelasnya karena ia dianggap jelek dan buruk rupa...
