Part 17

46.2K 1.4K 20
                                        

Author Pov*

Setelah kejadian dilapangan tadi dan setelah mengantar Rachel dan ketiga sahabatnya makan kekantin Bryan segera mengantar Rache kembali kekelasnya.

Dan disinilah Bryan sekarang bersama ketiga sahabatnya didalam kelas. Keadaan kelas Bryan begitu gaduh karena guru mata pelajaran mereka saat ini tidak masuk karena guru rapat mendadak entah apa yang mereka rapatkan.

Dan rapatnya guru membuat semua siswa maupun siswi kegirangan karena bebas dari pelajaran yang menurut meraka membosankan itu. Ada yang menggosip tidak jelas ada yang bercanda bersama teman mereka lainnya.

Lain halnya dengan Bryan yang tengah SMSsan dengan Rachel. Kini tampak tidak memperdulikan sekitarnya hanya fokus dengan kegiatannya yang SMSsan bersama Rachel.

Me: Dy! Kamu lagi apa? 😊

My Wife💕: Duduk-duduk aja sih kak. Soalnya gurukan lagi rapat semua. Kenapa emang?

Me: Kakak kangen sama kamu😘😍

My Wife: Cihh kak Byan apaan sih! Lebaynya tuh pake MAKSIMAL tau ngak!!

Me: Bukannya lebay Dy. Tapi ngak tau kakak jadi kepengen nyipok kamu. 😚

My Wife: Idiih apaan sih makin ngaur aja! Kak udah dulu yah. Soalnya Kia mau pinjem HP aku. I Love You kak! 😘😍

Me: yah kok gitu sih! Yaudah deh aku mah ngak papa dikacangin sama kamu. Kakak ikhlas lillahi ta'ala! I Love More more more and more Audy istriku. 😘😘😘

Bryan yang kini hanya senyum -senyum sendiri sambil SMSsan dengan Rachel tidak menggubris apa yang sedari tadi dikatan oleh Dicky. Membuat Dicky jengkel akan kelakuan sahabatnya yang asik dengan dunianya sendiri.

"WOEE! Bryan anjirr lo kacangin gue dari tadi! Parah lo parah!" ketus Dicky sambil menggebrak meja membuat Bryan terlonjat kaget dibuatnya.

"Apaan sih lo! Kalo gue serangan jantung terus mati muda gimana?"  Bryan berucap tak kalah ketus.

"Abi ? Kenapa Umi jadi berubah dan bentak-bentak Iki Abi? Iki salah apa?" Dicky langsung berlari kearah Aldo dan berbicara dengan Dramatis sambil memukul dadanya dan mengusap matanya seolah-olah mengusap air mata.

"Iki jangan nagis nak! Mungkin Umi lagi PMS jadi sensitif gitu" Aldo berucap lebih dramatis sambil mengusap kepala Dicky yang kini memeluknya.

"Liat kelakuan kalian buat gue mual tau ngak!" ketus Bryan.

"Umi! Kenapa sih! Jangan ketus-ketus gitu deh! Ade kan jadi kaget" kini giliran Stevannus yang ikut menimbrung Bryan.

Bryan yang kini di goda sahabatnya hanya memutar bola mata jengah. Dicky dan Stevannus yang melihat Bryan yang jengah lagsung berlari kearah Bryan dan memegang tangan Bryan dengan manja.

"Umi akoh jadi gemess deh liat Umi gini makin sayang deh akoh sama umi" Dicky mencolek-colek dagu Bryan dan berucap dengan suara yang begitu iya manja-manjakan.

"Aaahhh Umi ahhh kok jadi cute gini sih!? Abi!! Liat nih umi kok jadi gemesin gini sih?" teriak Stevannus sambil memegang tangan Bryan dan mengelus-elusnya.

"Apaan sih lo? Geli tau ngak! Sana lo berdua, lo kira gue maho? Masih normal nih gue!" ketus Bryan sambil menepis tangan Dicky dan Stevannus yang masih bergelayut manja dilengannya.

"Aahh abang mah suka gicu? Adeka kangen sama abang! Abang ngak kangen gicu sama akoh? " giliran Aldo yang datang sambil mengedipkan matanya kearah Bryan.

Rachel & Bryan [PROSES REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang