"Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu".
*Bryan Mahardika Smith*
♔♚♔♚♔♚♔♚♔♚
Author Pov*
Tidak terasa pernikahan Rachel dan Bryan sudah sebulan berlalu. Dan semuanya berjalan seperti semestinya, walau terkadang ada perdebatan kecil tetapi itu semua tak mempengaruhi keharmonisan rumah tangga mereka.
Bryan menggeliat pelan dalam tidurnya dan perlahan ia membuka matanya. Bryan tersenyum manis saat melihat istrinya itu masih terlelap dan terlihat begitu damai dalam pelukannya. Hal yang sebulan ini yang bisa membuat hatinya menghangat ketika membuka mata dan yang pertama ia lihat adalah Rachel.
Bryan mendekatkan wajahnya dan mengecup dahi Rachel lama. Bryan melihat jam yang berada dinakas ternyata sudah subuh. Perlahan Bryan menepuk pipi Rachel pelan untuk membangunkannya.
"Yang bangun.... Kita sholat subuh dulu. Abis sholat baru kamu lanjutin tidurnya" Bryan masih menepuk pipi Rachel pelan. Tetapi Rachel hanya makin mengeratkan pelukannya ketubuh Bryan.
"Audy bangun dulu" kini Bryan mulai mengguncang kecil bahu Rachel.
Rachel hanya bergumam tidak jelas dalam pelukan Bryan. Tak kehabisan akal Bryan mulai menguraikan pelukannya dan mencium sekilas seluruh wajah Rachel agar terbangun.
Dan benar saja Rachel langsung duduk dengan mata yang masih terpejam ia mencepol asal rambutnya. Bryan yang melihat itu hanya tersenyum dan langsung menarik kedua pipi Rachel gemas.
"Kak Byan apaan sih? Sakit ini pipi aku" gerutu Rachel sambil mengusap pipinya yang sedikit merah karena cubitan Bryan.
"Uluh... Uluh... Kunaon beb?. Sakit yah? Maaf deh" Bryan langsung duduk dihadapan Rachel sambil mengusap pipi Rachel yang merah akibat ulahnya.
"Ihh jijik aku kak. Denger kakak ngomong kek tadi" Rachel bergidik mengingat bahasa Bryan tadi. Entah kenapa ia merasa geli dengan bahasa itu.
"Kunaon atuh beb? Ngak jelek kok malahan unik menurut aku" Bryan hanya terkekeh melihat ekspresi Rachel.
"Unik apaan sih kak? Kakak katanya cowok yang punya SEGUDANG PTESTASI kok malah bilang itu unik sih" Rachel sengaja menekan kata kata yang ia keluarkan.
"Kan semua pendapan beda-beda Audynya akoh. Cerewet banget sih kaya burung beo. Ayo sholat dulu" Bryan langsung menarik tangan Rachel menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
"Kaya Burung beo tapi aku istrinya kak Byan. Dan juga kakak Cinta plus sayang sama aku" gumam Rachel yang dapat didengar oleh Bryan. Tetapi Bryan yang mendengar gumaman Rachel hanya tersenyum.
Setelah sholat Rachel langsung mencium punggung tangan Bryan sebagai tanda hormat kepada suami sedangkan Bryan langsung mencium kening Rachel lama.
"Kakak mau aku bikinin sarapan apa?" tanya Rachel sambil membuka mukena yang ia kenakan.
"Apapaun yang kamu masak pasti kakak makan. Yang jelas bukan yang aneh-aneh" Bryan tersenyum menatap Rachel.
"Receh" dengus Rachel langsung meninggalkan Bryan menuju dapur untuk memasak.
Rachel hanya ingin memasak nasi goreng saja. Simpel dan tidak begitu menguras tenaga menurutnya, walapun Rachel begitu mahir masak tetapi ia tidak ingin begitu repot karena mereka juga akan berangkat sekolah sekalian saja ia memasak yang simpel.
Saat Rachel tengah mengaduk nasi goreng yang ia buat ia tersentak kaget begitu merasakan ada tangan yang melingkar dipinggangnya.
"Allahuakbar! Kakak ngagetin aja! Kirain siapa"
KAMU SEDANG MEMBACA
Rachel & Bryan [PROSES REVISI]
Genç KurguPROSES REVISI!!! TAPI KALAU KALIAN NGOTOT MAU BACA, GAK APA-APA JUGA:) Rachel Audyna Revano siswi kelas X IPA 1 Hanya dengan satu kali pertemuan MOS ia langsung terkenal dan menjadi primadona sekolah Merah Putih hanya dalam jangka satu hari ia jadi...
![Rachel & Bryan [PROSES REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/120100814-64-k392584.jpg)