Husband? #21

1.1K 74 5
                                        

Jiahn dan Seokjin masuk ke ruangan sambil berpegangan tangan tanpa tahu kalau seseorang sedang mengawasi nya

Seseorang itu, menggosok  tangan nya  yang tergores dan masih mengeluarkan darah ke celana jeans nya yg lusuh tanpa mengalihkan pandangan nya pada rumah Jiahn
.
.
.
Jiahn menggerutu sambil memasukan sayur sayur masuk dalam keranjang sayurnya

"Agashi" seorang Ahjumma memegang tangan Jiahn membuat nya  berhenti melangkah" pasti susah jadi pengantin baru ya? Coba masaklah labu ini dan berdamai dengan suamimu"ahjumma itu tersenyum sambil menempatkan sebuah labu dalam keranjang belanjaan ku

Jiahn POV

Suami? Aku masih tercengang, apa yang membuat ku terlihat seperti ibu- ibu yang sudah menikah? Kurasa aku  masih muda

Ahjumma itu tersenyum melambaikan tangannya padaku,

"Kamsahamnida Ahjumma"  kataku menarik segaris senyum balas melambaikan tangan sambil terus melangkah jauh

Fyuh.. aku menarik nafas lega, berhenti di depan sebuah toko elektronik  menempatkan keranjang belanjaanku di tanah , memperhatikan  diriku  di pantulan kaca tv sambil masih memikirkan perkataan Ahjumma tadi, Suami..? Terbayang olehku wajah Seokjin yang memanggilku " Yeobo?"

" Woahhh Ahahaha" aku geli sendiri membayangkan nya

"Sayang" aku mundur beberapa langkah, Seokjin tiba tiba sudah ada di samping ku

" Sejak kapan kau ada disini?"

"Sejak kau tertawa sendiri tadi" katanya sambil melirikku "apa yg kau pikirkan ? Orang orang heran melihat mu, nggak sadar?"

"S..s..s" Seokjin berbalik menghadapku, mendekatkan telinganya "ya? ya?"

"S..Seokjin. ."

"Aishh.. kukira kau mau memanggil ku sayang" sahutnya sambil melipatkan tangan nya di dada

Aku mengambil seikat sawi, memukul pundak nya"aku belum selesai"

" ya..ya katakan saja" sahut Seokjin malas

"Kau mau menikah dengan ku?"

Seokjin terpaku melihat ku "kau..melamarku?"

"Aku ngga.."

"Eheyy..seharusnya namja yg mengatakan itu"

"Ngga tadi.." Seokjin lagi lagi memotongku bicara

"Woahh.. " Seokjin memegang pipiku "pipimu benar benar merah" lalu mencubit pipiku " Ahahaha pipimu seperti bakpao"

"Lvephaskwann.."

"Nggak"

"Lvephwasss!!" Buk..Bukk aku  memukuli kepala Seokjin dengan sawi yg kupegang, lembar daun nya jauh kemana mana
 

Tuk
Topi hitam Seokjin jatuh, masker yg ia pake sudah miring sana sini

"Jahatnya!, aku kan hanya mencubit pipimu sedikit" sahut Seokjin sambil membungkuk mengambil topi nya

"Sakit tau, kau kira pipiku ini apa ha?" Kataku sambil mengelus elus pipiku yg makin merah

Cekrek!, Cekrek!, Cekrek!

Kilatan flash ada mengelilingi aku dan Seokjin

"Aku kira cuma pasangan Alay aja, tapi tenyata seleb"

"Itu artis kan? BTS?"

"Woahh.. gak nyangka ketemu artis disini,  foto ah aku bakalan upload di sns"

"Itu member BTS kan? KSJ?"

Aku sadar ada beberapa orang yg melihatku dari tadi, tapi orang orang ini terlalu ... banyak

"Gimana sekarang?" Kataku sambil menggoyang- goyangkan lengan Seokjin.

#bersambung

Makasih buat yg udah baca
dan
Jangan lupa follow author,
vote+ comment untuk chapter selanjutnya juga ya!
:D

One Things [Lagi REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang