18; judy dan bisul

2.2K 413 26
                                        

"Sayang."

Hyungseob masih asik memainkan sara cooking classnya.

"Sayangku."

"Woojin!" Hyungseob mengunci handphonenya, "geli masa panggil sayang."

"Masa manggil pacar sendiri gak boleh pake sayang sih?"

Pipi Hyungseob memerah.

"Gak, pokoknya nggak!"

"Judy?"

"Ha?"

"Iya, judy.."

"...kok judy?"

"Kamu tuh mirip judy."

Cie aku kamuan

"Mirip apanya?!"

"Nih," Woojin memperlihatkan gambar judy di handphonenya dan membandingkannya dengan Hyungseob, "mirip, kan?"

"Nih," Woojin memperlihatkan gambar judy di handphonenya dan membandingkannya dengan Hyungseob, "mirip, kan?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Serah deh, bisul!"

Woojin melotot.

"Aku gak bisulan, sayang.."

"Bebi gingsul," Hyungseob menusuk-nusuk gemas pipi Woojin.

"Sa ae pacar cogan," Woojin memeluk Hyungseob tiba-tiba.

"Siapa cogan?"

"Aku, sayang."

"Nggak tuh."

"Kok tega sama aku?"

Hyungseob membalas pelukan Woojin, "kamu gak ganteng dan gak boleh ganteng buat orang lain. Gantengnya buat aku doang."

"Unch unch.."

"Udah ih bisul, lepas! Laper, mau pulang."

Woojin mengecek jam tangannya yang tidak terasa sudah menunjukkan pukul 17.48.

"Aku anter ya?"

Hyungseob melepas pelukannya dan menunjukkan poutnya.

"Emang harusnya kamu anterin aku. Dasar!"

"Tadi dianter Justin gak mau sih."

"Ya udah gak jadi," Hyungseob mengeluarkan handphonenya kembali, "mau minta abang jemput aja."

"Eh, jangan," Woojin menutup layar hp Hyungseob, "ayo pulang, judy."

♡♥♡

"Sam, tau gak Woojin kemana?"

Samuel yang sedang memakan supnya mendongak.

"Gak tuh. Emang kenapa, Hoon?"

"Chatku gak diread dari tadi."

Every Single Day +jinseobCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang