"Kalau begitu.. Kau bisa memulainya dengan menjelaskan padaku apa itu Ophelix."
Oliver menarik nafas panjang dan menghembuskannya. "Baiklah..."
"Ophelix , salah satu makhluk Immortal.. Tapi, bukan berarti kita tidak bisa mati. Kita bisa mati denga racun dari Kaum Zenith. Zenith sendiri adalah musuh utama Ophelix. Dulu, dulu sekali... Kaum Ophelix dan Zenith hidup berdampingan.. Namun, karena keserakahan Pemimpin Zenith, ia ingin menguasai semua, ingin menjadi satu satunya pemimpin dari dua kaum makhluk immortal terkuat yaitu Ophelix dan Zenith. Jadi, Azris sang pemimpin kaum Zenith menyatakan perang pada kaum Ophelix. Para kaum Zenith mahir sekali membuat berbagai racun, dan dengan tidak diketahui oleh kaum Ophelix kaum Zenith membuat racun yang dapat membunuh kaum Ophelix. Saat itu, rakyat Ophelix sedang dalam pimpinan Zalora sang Ophelix terkuat, yang tak lain adalah Nenekmu. Zalora berperang dengan Azris. Saat peperangan berlangsung.. Azris kalah , setengah dari rakyat nya mati. Ternyata racunnya belum sempurna untuk bisa membunuh kaum Ophelix. Jadi Azris dan kaumnya yang tersisa pergi entah kemana. Keberadaanya tidak diketahui."
Nayara mengangguk paham.. "Jadi.. Aku itu keturunan terkuat?" tanya Nayara.
"Ya.. Kau mewarisi kekuatan Zalora. Tak seperti ibumu. Kekuatannya malah menurun padamu."
Nayara mengangguk lagi. "Woow.. Lalu kenapa Aku,Mom dan Dad bisa berada didunia manusia?" tanya Nayara lagi.
"Karena saat peperangan terjadi, Ratu.Nirina, ibumu sedang mengandung. Dan usia kandungannya masih sangatlah muda. Tapi karena Zalora sangat khawatir pada anak dan cucunya. Zalora memerintahkan Raja dan Ratu untuk pergi ke dunia manusia." terang Oliver lagi.
"Ohh.. Wujud asliku itu seperti apa?"
"Wujud asli kaum Ophelix itu seperti Elf.. Tapi, memiliki sayap."
"Kaya Tinker Bell?" tanya Nayara.
Oliver mendengus "Terserah kau mau menyebutnya apa."
"Lalu.. Apa kamu kaum Ophelix juga?" tanya Nayara.
Oliver menggelengkan kepalanya. "Aku kaum Epic. Kaum Ophelix dan Epic masih bersaudara. Ah maksudku, masih satu ras hanya saja Ophelix lebih kuat." jelas Oliver lagi.
"Lalu.. Kenapa kau bisa ada disini?"
"Semua kaumku, dibantai saat peperangan itu oleh Kaum Zenith, hanya aku yang tersisa.. Dan akupun keturunan sang terkuat dari kaum Epic."
"3 yang terkuat.." gumam Nayara. "Jadi salah satunya kamu ya?" tanya Nayara.
"Ya.. Pasti Raja dan Ratu sudah menjelaskannya lewat surat itu kan?" tanya Oliver dengan mengangkat sebelah alisnya.
Nayara mengangguk.. "Lalu, satu lagi siapa?" tanya Nayara dengan tatapan meminta jawaban.
"Satu lagi..." Oliver menggantungkan kalimatnya. "Dari Kaum Zenith." Jawabnya.
Deg..
"Serius?" tanya Nayara tak percaya.
"Ya.. Tapi, kami sudah berhasil membunuhnya.. Jadi tinggal tersisa kita."
Nayara menghela nafasnya lega.
"Kenapa terkuat dari kaum Zenith bisa terbunuh?" tanya Nayara masih penasaran.
"Kaum Zenith memiliki kelemahan..."
"Apa?" tanya Nayara penasaran.
"Air dari gua Nitran. Kami mengalahkan yang terkuat dengan air itu.. Dan seketika tubuhnya menjadi abu." Jelas Oliver.
Nayara kini sudah sedikit tau tentang apa itu Ophelix. Tapi masih ada yang mengganjal di hatinya. Sesuatu yang selama ini ia bayangkan.
"Oliver.." Panggil Nayara.
KAMU SEDANG MEMBACA
OPHELIX [COMPLETED]
Fantasi[Amazing Cover By : MagicalLantern] [COMPLETED] [END] Menjadi keturunan terakhir sang ras terkuat bukanlah hal yang mudah! Bayangkan saja , kehidupan normal mu berubah dalam satu malam. Hanya karena suara yang berkata "Kau yang terkuat! Pulanglah! K...
![OPHELIX [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/125413182-64-k651082.jpg)