Happy Reading!! And Thanks for this 4K. Semoga gak bosen, yaa.. Dan do'akan bae bisa apdet konsisten hari sabtu.
_______
"Musim gugur ke–100 sebentar lagi, kita harus segera bertindak." Azris berucap, ia sebagai pimpinan semua makhluk yang berada diruangan dengan dominasi warna gelap dengan penuh duri, juga sebuah kolam yang cukup besar disana.
"Aku sudah menyerangnya, tapi gagal." seorang Merman menambahkan.
"Bangsa ku juga hanya tersisa sedikit saat mencoba mengalihkan perhatian di distrik musim gugur," tambah sang pemimpin kaum Orc.
Azris diam, dan mencoba memikirkan cara bagaimana ia bisa mengecoh Nayara tanpa harus kehabisan banyak pasukan, Azris tidak punya pilihan, dan ini adalah pilihan terakhir, yaitu bergabung dengan bangsa lain untuk mengambil darah Nayara, karena musim gugur ke–100 akan segera berlangsung dalam beberapa hari lagi.
Musim gugur ke–100 di seluruh negri Ophelia, yang hanya terjadi dalam kurun waktu 500 tahun sekali, dimana semua makhluk immortal di negri Ophelia mengalami peremajaan kembali, bahkan tumbuhan pun mengalami masa peremajaan nya. Tapi, tidak untuk bangsa Zenith, Orc dan Merman, mereka tidak mengalami peremajaan, karena sudah menjadi sebagai perusak, bukan melindungi, bangsa Zenith, mereka yang ditakdirkan sebagai elves penjaga malah berbalik menjadi perusak, begitupun Orc, dan Merman, seharus nya mereka adalah Nymph air, tapi karena salah satu dari mereka berhubungan dengan manusia, mereka tercipta, dan membuat mereka menjadi makhluk non immortal, tidak murni. Tapi, mereka bisa kembali murni, dan meremajakm diri dengan meminum darah Elves terkuat, Nayara. Mereka sudah menunggu waktu ini datang, karena mereka tersiksa tidak bisa mengalami peremajaan sebagaimana harusnya. Karena itu, mereka mengincar Nayata saat gadis itu pertama menginjakam diri kembali di Ophelia. Tapi, pastinya itu tidak mudah.
"Kita serang bagian utama Istana."
Semua orang terbelalak, menatap tajam Azris karena tidak percaya atas apa yang baru mereka dengar.
"Aku tidak bisa pergi ke daratan!" ucap Froy– Merman.
"Pasukan ku habis!" tekan sang oemimpin Orc.
"Aku yang akan mengirim pasukan ku..." Azris memasang wajah angkuh.
"...Dan, saat mereka sedang menyerang Istana, aku akan pergi kekamar Nayara untuk menjebaknya." lanjutnya, senyum licik tergambar diwajahnya.
Semua orang terdiam untuk beberapa saat, mencoba mencerna apa yang baru saja Azris katakan.
"Bagaimana cara mj menjebaknya?" tanya Froy seraya memegangi dagunya.
"Aku akan membuat peta menuju kesini, dan... Aku akan menyuruh pasukan ku untuk menculik Ratu ke daerah Erozanian." terang Azris.
"Erozanian?"
"Ya, tempat dimana banyak pohon oaks."
Froy mengernyit, begitupun yang lainnya.
"Apa hubungan nya?"
Azris mendengus, dan memutar bola mata malas.
"Gadis itu pasti tidak mengetahui Erozanian tempat seperti apa, dan aku akan memberitahunya bahwa orang tuanya berada di Erozanian. Dan dia, pasti tidak mengetahui, Erozanian yang kumaksud bukan tempat dimana Ibu nya berada, tapi tempat dimana kita berada sekarang." terang Azris kemudia.
Froy tersenyum sinis, "good plan! Tapi kenapa tidak membunuh orang tuanya sekalian?"
Azris diam, "itu..."
"Kenapa? Apa kau masih tidak mau karena dia sahabat mu?"
Ada gejolak aneh yang Azris rasakan dalam hatinya, tapi Azris hanya tersenyum angkuh, dan meninggalkan ruangan untuk melancarkan aksi nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
OPHELIX [COMPLETED]
Fantasy[Amazing Cover By : MagicalLantern] [COMPLETED] [END] Menjadi keturunan terakhir sang ras terkuat bukanlah hal yang mudah! Bayangkan saja , kehidupan normal mu berubah dalam satu malam. Hanya karena suara yang berkata "Kau yang terkuat! Pulanglah! K...
![OPHELIX [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/125413182-64-k651082.jpg)