Aku menatap kearah Zander yang sedang membantuku membereskan beberapa barang bawaanku di Guesthouse.
Ya – setelah keputusan yang kubuat bersama Jeno saat itu, aku dan dirinya tidak membuang waktu lama untuk bergegas mengantarku kembali ke Dasos Pack.
"Maaf –" tiba-tiba Zander menghentikan semua aktifitasnya lalu menatapku.
Ucapnya membuat kedua alisku terangkat – karena aku merasa Ia tidak bersalah apapun padaku.
"Entahlah – aku merasa bahwa kalau saja saat itu aku tidak memintamu membelikanku makanan, maka kau mungkin tidak akan mengalami semua ini." Jelasnya padaku, dan aku tertawa karenanya.
"Hey – kalaupun dirimu tidak meminta bantuanku hari itu, aku yakin bahwa Jeno akan tetap bertemu denganku bagaimanapun caranya. Kau tahu bahwa Ia adalah mateku." Ucapku, dan Ia memaksakan senyuman kecil dibibirnya.
"Aku tahu – tapi setelah kupikir lagi sebenarnya kau sudah terlalu banyak membantuku sedangkan aku tidak bisa membalas bantuanmu sama sekali."
Zander menunduk lalu menghela nafas,
"Kau memberiku harapan untuk terus berjuang karena saat itu jujur aku terlalu lapar tapi kau mau membantuku. Lalu saat aku nyaris dibunuhpun kau menyelamatkanku. Dan – bahkan karena dirimu aku dapat menemukan rumah baru." Lanjutnya dan aku cukup terkejut Ia menganggap semua yang kulakukan seperti itu.
Aku tidak pernah berpikir bahwa kemampuanku dapat memberikan bantuan pada orang lain – terutama Werewolf.
"Sudahlah. Dan – jangan terlalu bersedih seperti ini, karena aku yakin kita akan bertemu lagi nanti jadi jangan membuat hubungan pertemanan ini menjadi – awkward." Ucapku berusaha mencairkan suasana, dan sepertinya itu berhasil karena aku melihat Zander tertawa lalu kembali melakukan apa yang sedang dikerjakannya.
Aku dan dirinya pun akhirnya berjalan keluar Guesthouse untuk mendapati Blake yang sudah berdiri menunggu di luar membawa Mobil SUV miliknya. Akupun tersenyum kecil padanya. Lalu aku menoleh kesekeliling mencari sesuatu.
"Jeno – Ia sedang melakukan tugas Alphanya dan itu sangat penting maka tidak dapat ditunda. Jadi Ia menyuruhku untuk mengantarmu kembali ke Dasos Pack – Ia akan menyusul nanti. Dan Ia memberitahuku bahwa Ia sudah mengabari Alpha Christian bahwa kau dan diriku akan datang." Jelas Blake yang sepertinya menyadari bahwa aku mencari Jeno.
'Sepertinya tanpa sadar Jeno sudah tumbuh dalam diriku lebih dari yang kubayangkan.'
Dan aku tidak terkejut jika itu terjadi bagaimanapun juga Ia adalah pria yang baik dan – tampan.
Aku memeluk Zander sekilas sebelum akhirnya melangkah menuju SUV Hitam itu dan menaikinya. Aku mengecek ponsel milikku dan mendapati bahwa Ibuku dan Emily sudah mendengar kabar kepulanganku. Akupun membalasnya bahwa aku sudah dalam perjalanan.
"Tidurlah, aku tahu bahwa kejadian mengenai Skato membuatmu terkejut. Aku akan membangunkanmu jika kita sudah memasuki kawasan Montana." Ucap Blake dan aku tersenyum kecil, lalu memposisikan tubuhku untuk rileks. Karena aku memang memerlukan tidur meski hanya sebentar. Paling tidak tidur dapat membuat semua ototku dapat rileks sedikit. Dan tidak perlu waktu lama sampai aku memejamkan mataku.
--
Aku terbangun ketika tiba-tiba merasakan hantaman keras, dan ketika aku berhasil menyesuaikan dengan kondisi sekitar, aku menyadari bahwa kita menabrak sesuatu.
"Blake –" bisikku,
"Tunggu disini –" ucapnya lalu Ia berjalan menuruni mobil, dan mengecek sesuatu yang menjadi sebab tabrakan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Choices [PUBLISHED]
Hombres LoboPernahkah dirimu berpikir bahwa kau berbeda dari keluargamu ? Seakan dirimu bukanlah bagian dari mereka dan seperti menjadi orang asing diantara keluargamu sendiri ? Bagiku pikiran itu adalah hal yang selalu kurasakan ketika melihat keluargaku, baik...
![Choices [PUBLISHED]](https://img.wattpad.com/cover/128437634-64-k796984.jpg)