"Lo kehilangan sesuatu yang berharga, karna lo gak bisa menjaga hal itu"
❤❤❤
"NATASYA!"
Suara cempreng milik Disa membuat Natasya segera menutup laptopnya. Tak lama, gadis dengan kaos putih dan celana jeans hitam sudah ada di hadapannya.
"Disa? Kok lo ke sini malem-malem? Gak ngabarin juga" ujar Natasya sambil duduk. Disa ikut duduk di samping gadis itu, lalu tersenyum.
"Tadi gue baper parah sama Dave" ujar Disa sambil terus tersenyum.
"Kenapa?"
"Tadi Dave itu ....... "
Disa asik bercerita, namun Natasya tak mendengar. Kini Natasya sepenuhnya berfikir tentang Sherina. Sudah dua kali sepupunya berulang tahun tanpa orang tuanya. Hanya dia yang kini menjadi orang terdekat oleh Sherina.
"..... Sya? Dengerin gue cerita?"
Ucapan Disa membuat Natasya tersadar. Natasya tersenyum kikuk sambil mengusap tengkuknya. "Denger kok, Dis"
Disa tersenyum manis. "Jarang lo diem gini. Kenapa gak curhat ke gue?"
Natasya terdiam. Dua tahun ia berteman dengan Disa, namun sampai detik ini, Disa tidak tahu bahwa Sherina adalah sepupunya.
"Gapapa"
"Kenapa gak mau cerita sih Sya? Gue gak pernah bocorin rahasia lo juga kan? Lagian, hanya dengan cerita lo bisa tena--"
"GUE BAIK-BAIK AJA, DIS" bentakan dari bibir Natasya mampu membuat Disa bungkam. Ini pertama kalinya, Natasya membentak Disa.
"Oh, Ma--"
"Mending lo pulang aja. Gue lagi ga mood." potong Natasya dingin. Gadis itu memang sedang punya masalah sekarang.
Disa menghela nafasnya. "Gue sadar kalau lo lagi pengen sendiri. Tapi lo harus tau satu hal," Disa menjeda omongannya, lalu memeluk sahabatnya ini dengan tulus.
"Lo gak pernah sendiri Sya. Cerita sama gue kalau lo udah siap. Gue pulang"
Setelah mengucapkan kata-kata itu, Disa bangkit berdiri. Ia meninggalkan Natasya yang masih terdiam dengan tatapan kosong.
Perlahan, setelah Disa menutup pintu kamar Natasya, terdengat suara isakan tangis. Disa ingin sekali membuka pintu itu untuk menenangkan Natasya, namun sepertinya sahabatnya itu butuh ketenangan.
Disa hanya bisa berdoa dalam hati agar Natasya bisa melupakan masalahnya, secepatnya.
◾◾◾◾
Baru saja Disa keluar dari rumah Natasya, ponselnya bergetar. Dave menelfonnya.
"Lo dimana?"
"Di rumah Natasya, kenapa?"
"Gue di rumah lo, mau ngajakin lo jalan"
"Yaudah gue balik sekarang ya"
"Lo tunggu di depan rumah Natasya aja, gue otw ke sana"

KAMU SEDANG MEMBACA
Comeback
Teen FictionApa yang akan kau lakukan ketika rasa ini tak lagi sama? Ketika kita yang sudah lama bersama, harus menjauh karna rasa yang salah, rasa yang harusnya tidak terjadi. Kita, pernah mengukir banyak kenangan indah, bukankah itu terlalu sakit untuk mengha...