tak perlu peluru
tak perlu senjata
hanya perlu kata-kata
menjatuhkan sesama manusia
tajam tikaman mereka
darah mengalir deras
warnanya jernih
lalu mereka datang membenih
celaka
beri betis dibalas peha
semakin diam
tikaman mereka semakin celaka
sungguh bangsat
lidah setajam pisau
membuat aku risau
takut ditikam berkilau-kilau
membuat yang lain terpukau
disitu menimbulkan benci
membuka aib
memecahkan juga silaturrahim
meruntuhkan masjid
lebih afat dari wafat
lebih imbuh dari ambuh
lebih ambuh dari lumpuh
lebih lumpuh dari sembuh
setajam kapak
pokok tertumbang
setajam batin
keris pun terbang
setajam kunci
terbukalah pintu gerbang
setajam ikhtiar
sudah sampai diambang
semoga lidah tidak tajam
mahupun bercabang
ANDA SEDANG MEMBACA
48 Puisi Mati
PoésieDunia bukan untuk aku Tapi untuk orang kaya Sebulat bumi Seluas mahsyar Cahaya terang tidak aku jumpa
