Suasana hatiku tenang, saat kau kembali.

3.1K 139 4
                                        


   Pagi yang indah dengan kicauan burung yang sudah berterbangan dilangit, dan cahaya mentari yang brrsinar dengan sangat cantiknya. Pagi itu adalah hari dimana tepat 01 bulan Bunga dan Ari saling membisu. Saling membenci dan mungkin saling merindukan. Salah satu dari mereka tidak ada satu pun yang mengalah dan meminta penjelasan apa yang sebenarnya telah terjadi.

Dikelas...

" bung ada titipan surat nih buat lu " ujar salah satu teman laki laki kelas Bunga.

" gatau lu liat aja sendiri " jawabnya sambil menyerahkan surat tersebut kepada Bunga.

" thanks ya " ucap Bunga.

Iyan langsung menyerobot surat tersebut, ia langsung membukanya.

" ih Iyan, kepo banget " ujar Bunga.

" lah ini surat dari Ari bung " ujar Iyan.

" lah yang bener lo? coba bacain " sambung Bagas.

" Bung? bisakah kita mengobrol sebentar? aku ingin meminta maaf atas apa yang aku lakukan kekamu dulu, aku sudah tau semuanya dan ternyata emang bener kamu gasalah, sengaja aku ngirim surat gini karena kalo pun aku chat kamu di wa gabakal kamu bales, pulang sekolah aku tunggu diparkiran plis beri aku kesempatan untuk memulai semuanya dengan lebih baik, Aku merindukanmu. " Ucap Iyan membacakan isi surat tersebut.

" nyesel kan tuh bocah, gua bilang juga apa " ujar Bagas.

" yaudah ntar pulang sekolah lu temuin dah tuh " ujar Tiar dengan menepuk pundak Bunga.

" gamau ah males, ngapain juga " jawab Bunga santai.

" hett deh, jangan egois napa bung, lu hargain orang yang mau minta maaf, kita aja biasa maafin dia ko lu gabisa " ujar Iyan.

" yaudah yaudah iya deh " jawab Bunga.

***
Sepulang sekolah Bunga, Iyan, Bagas, dan Tiar menuju ke parkiran dan disitu sudah ada Ari yang sedang menunggu. Dan disitu Ari langsung meminta maaf kepada Iyan, Bagas, dan Tiar. Lalu ia pun menggandeng tangan Bunga untuk menduduki bangku yang ada dipojok parkiran.

"

Bung, maafin aku ya " ujar Ari.

" iya gapapa, seengganya dari lu gua ngerti gimana rasanya diterbangin lalu dijatuhkan. " jawab Bunga santai.
" sekali lagu gua minta maaf bung, gua ga bermaksud buat gitu saat gua cuma kecewa aja liat lu begitu " ujar Ari dengan memegang tangan Bunga.

" masalah sepele aja lu bisa seenaknya ngebenci gua, gimana kalo gua nglakuin hal yang lebih dari itu " jawab Bunga.

" iya aku salah, aku minta maaf plis maafin dan beri aku kesempatan buat lebih deket sama kamu lagi "

" gua udah maafin jauh sebelum lo minta maaf, tapi jangan salahin gua kalo sikap gua beda sekarang " jawab Bunga.

Bunga pun pulang dengan teman- temannya, perasaannya sekarang sedang dilema apakah ia harus senang karena sudah tidak bermusuhan lagi dengan Ari atau tetap membencinya.

                            ***

Dikamar...

" kenapa perasaan gua jadi gini si, aneh seakan gua pengen seneng tapi disisi lain gua masih benci " ujar Bunga dalam hati.

Tiba-tiba ada pesan masuk di Wa nya yang ternyata itu dari Ari.

" Bung ada dirumah? "

Bunga pun membalas.

" iya "

Tanpa menunggu lama Ari langsung membalasnya.

" keluar, aku depan pintu "

Bunga sontak terkejut melihat balasan dari Ari, ia langsung turun kebawah untuk melihat apakah Ari benar ada didepan rumahnya.

Ternyata benar Ari sudah menunggu didepan pintu dengan membawa bunga mawar berwarna merah dan waktu sebatang coklat.

" ngapain si kesini? " tanya Bunga.

" mau ngasih ini " jawab Ari sambil menyerahkan bunga dan coklatnya.

" buat gua? " tanya Bunga lagi.

" iyalah, masa buat mamah " jawab Ari sambil mengelus rambut Bunga.

" makasih, mau masuk? " ujar Bunga.

" ngga ah, aku mau belajar besok ulangan Kimia "

" anak Ips mana ngerti gituan haha " ujar Bunga.

" mau aku ajarin? " tanya Ari meledek.

" ga, ngapain belajar Kimia unfaedah " jawab Bunga.

" yaudah aku pulang, besok aku jemput kamu gausah bawa motor" ujar Ari.

Bunga hanya tersenyum manis berdiri dipintu. Ia langsung masuk kamarnya dengan penuh kebahagiaan.

" romantis juga tuh bocah hahahaha " ucap Bunga dalam hati.

                                 ***

Keesokan paginya Ari sudah menunggu didepan rumah Bunga.
Lalu mereka pun pergi menuju sekolah, setibanya di sekolah Bunga dan Ari berjalan bersama, menjadi pusat perhatian disekolah. Karena sebelumnya belum ada anak Ipa dan Ips bisa sedekat itu, karena biasa Ipa dan Ips DISMA tersebut sering beradu argumen bahkan saling mencaci. Mereka pun masuk ke kelasnya masing-masing.

Dikelas Bunga...

" Bung, lo berangkat bareng tadi? " tanya Tiar.

" iya yar semalem aja dia tiba tiba kerumah bawain mawar sama coklat " jawab Bunga.

" asekkk, pj lah pj " ledek Iyan.

" apaansi gajadian ko " jawab Bunga.

" paling juga bentar lagi " ucap Bagas.

" aamiin hahha " ujar Bunga.

" cieee ngarep ciee " ujar Fini.

" cie Bunga jatuh cinta cie " ujar Tiar meledek.

Mereka pun tertawa bersama. Melihat Bunga sudah mencintai laki-laki, karena sebelumnya dia belum pernah seperti itu.


Jangan lupa vote ❤

Ipa & IpsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang