Chapter 6

5K 454 1
                                        

Di bandara Internasional Incheon , tampak mobil sedan sedang berjalan cepat menuju parkiran bandara. Tiga orang keluar dari mobil hitam itu dengan sangat tergesa-gesa. Mereka berlarian menuju ruang tunggu bandara. Terlihat salah seorang diantara mereka memegang telfon genggamnya sembari terus mengomel.

"Kenapa kau tak bilang kita di tugaskan untuk menjemput dia?" teriak Jin kepada seseorang yang berada jauh disana.

"Lain kali aku tak ingin lagi di tugaskan seperti ini! Apalagi bersama dua bocah yang ikut denganku!"

"Ya! Hyung aku bukan bocah, yang bocah adalah Jungkook." protes Jimin.

Jungkook yang mendengarnya langsung menatap Jimin tak terima, "Jwimin-sshi!" teriak Jungkook.

"Ya! Kalian berdua bisa diam tidak? Aku sedang berbicara dengan RM!" Jin mendengus kesal, dan kemudian melanjutkan pembicaraannya dengan Namjoon lewat sambungan telfonnya.

"Kirimkan segera datanya!" ucap kesal Jin mengakhiri sambungan telfonnya, kemudian ia mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru.

"Jin hyung? Apa makhluk itu bersahabat?" tanya Jungkook yang tidak tepat pada waktunya.

Jin tidak terlalu menanggapi perkataan Jungkook, dan masih terus mencari rekan barunya yang baru turun dari penerbangan Luksemburg 10 menit yang lalu.

"Menurut mu bagaimana sifat suga hyung, J-Hope hyung dan juga RM hyung?"ucap Jimin yang malah balik bertanya.

Jungkook sedikit berfikir, "Mereka sangat berbeda, yang satu dingin, yang satunya tidak bisa diam, dan yang satunya lagi mesum." jawab Jungkook polos yang membuat Jimin tertawa keras.

"Ya! Jika kalian tidak berguna aku akan memecatmu sebagai dongsaeng ku! Cepat cari seseorang yang seperti ini." Jin menunjukkan foto pria itu kepada kedua adiknya. "Namanya adalah Kim Taehyung, dia memiliki kode mutan V." jelas Jin.

Jungkook dan Jimin langsung terpesona dengan visual yang dimiliki Taehyung.

"Apa yang kalian lihat? Cepat cari!" bentak Jin yang tampak kesal.

Akhirnya mereka berpencar mencari keberadaan Taehyung. Tak lama kemudian Jin sendiri lah yang menemukan keberadaan Taehyung yang sudah menunggu 20 menit di dalam cafe sembari menikmati secangkir teh nya.

"Mian menunggu, aku tak tahu Union mengirimku untuk menjemput mu." ucap Jin sembari membungkukkan badannya.

Taehyung hanya terdiam sembari menatap kearah Jin. Jin yang menerima tatapan itu merasa terintimidasi, dengan segera Jin ingat dengan kedua dongsaengnya yang tak kunjung memberi kabar.

Jin merogoh kantung celananya dan kemudian, dengan cepat jari jemarinya menekan papan tombol dengan nama kontak Jimin. "Ya! Jimin? Kalian dimana? Cepat kembali ke parkiran. Aku sudah menemukan target." ucap singkat Jin tanpa harus menunggu jawaban dari Jimin, ia langsung memutus sambungan telfonnya.

"Oh! Kau membawa rekanmu? Aku pikir hanya ada kita berdua." ucap Taehyung tiba-tiba sembari beranjak dari tempat duduknya.

Jin hanya menatap datar dan kemudian mempercepat langkahnya untuk mendahului Taehyung yang sudah berada jauh di depan. "Huft! Memang semua mutan itu merepotkan."

"Whoaa! Benar-benar visual sekali wajah mu. Apa kau benar-benar setengah manusia?? Aku tidak yakin, kau seperti anime." teriak Jimin yang tak percaya dengan wajah tampan milik Taehyung.

Taehyung tersenyum, "Aku benar-benar manusia, hanya satu bagianku saja yang di transplantasi, jadi keseluruhan adalah manusia." jelas Taehyung

"Apakah kau yakin wajahmu itu juga manusia?" tanya Jungkook polos

Jin yang mendengar teman-temannya yang terus memuji ketampanan Taehyung, membuat kuping Jin panas. "Terus saja bicarakan wajah tampannya, apakah kalian dari dulu tidak sadar, wajahku ini juga visual sekali." ucap Jin dengan gaya super PD nya

Jimin dan Jungkook memasang wajah datarnya, sedangkan Taehyung malah terbahak paling keras.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Re:Start ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang