Bahagiaku Saat Bersamamu

4.7K 143 7
                                        

Keesokan harinya disekolah, Dika langsung menghampiri Devi yang sedang duduk dikursinya.
"Dev" ucap Dika

"Apa?" jawab Devi dengan sangat jutek

"Biasa aja kali tuh muka, jadi cewek jutek banget sih. Entar cowok engga ada yang mau deketin loh" ucap Dika dengan tawaan kecil

"Bodo amat!!!" Devi memalingkan wajahnya

"Lo kalo begitu malah makin lucu, bikin gue makin gemes ih" Dika mengacak ngacak rambut Devi

"Ishhh apaan sih Dik, rambut gua jadi acak acakan kan" Devi memasang wajah cemberut karena kesal dengan Dika

"Nanti pulang sekolah kita jalan yuk"

"Engga mau"

"Kenapa?"

"Engga apa apa"

"Engga mungkin, pasti ada alesannya"

"Gue ada jadwal bimbel"

"Ya lo izin libur dulu lahh"

"Apaan sih kok lo jadi ngatur ngatur gue?"

"Cuma kali ini doang kok"

"Lo bilang cuma kali ini? Kemaren gue tiba tiba diajak pergi sama lo, dan gue sampe engga bimbel itu cuma karena lo. Kemaren bokap gue sempet marah karena gue udah bolos bimbel cuma karena pergi sama lo. Dan sekarang lo mau maksa gue buat izin engga bimbel lagi?" saking kesalnya, akhirnya Devi pun meluapkan emosinya kepada Dika

"Iyah iyah sorry, yaudah kalo engga nanti siang gue yang minta izin langsung sama bokap lo"

"Apaan sih kok lo maksa banget? Gue bilang engga mau yaa engga mau" akhirnya Devi pun meninggalkan Dika dan pergi keluar kelas

Kringg kringgg

Bel pulang pul sudah berbunyi, membuat semua murid berhamburan untuk pulang. Tetapi ada juga yang tidak langsung pulang, ada yang nongkrong dulu di belakang sekolah untuk merokok, ada yang pergi main dengan teman temannya, ada yang bimbel dan masih banyak lagi kegiatan anak sekolah setelah pulang sekolah.

Ketika Devi sedang berjalan di koridor sekolah untuk segera pulang karena sekolahan sudah cukup sepi karena tadi dia harus piket dikelas sendirian karena tidak ada yang mau piket, jadi dia membersihkan kelasnya cukup lama sehingga suasana sekolahan menjadi sepi. Saat Devi berjalan, ia merasa ada orang dibelakangnya yang sedang mengikutinya. Langkah kakinya pun terhenti dan terdiam sejenak, ketika ia menoleh ke belakang, ternyata benar saja. Dugaan ia benar, ada Dika yang mengikutinya dibelakang.
"Lo ngapain sih ngikutin gue? Kenapa lo belum pulang?" ucap Devi dengan sedikit kesal

"Gue kan mau ngajak lo pergi, gue mau kerumah lo mau minta izin ke bokap lo. Sekalian gue anter pulang ya" ucap Dika sambil memohon

"Gue bilang enggak yaa enggak. Lo itu keras kepala banget ya" ucap Devi yang sudah semakin jengkel dibuatnya dan akhirnya ia kembali berjalan dengan cepat, tetapi Dika tetap mengejarnya.

"Dik please untuk kali ini jangan ganggu gue dulu"

"Gue juga please, untuk kali ini gua pengen banget ngasih lo sesuatu"

"Ngasih apaan? Ya sekarang kan bisa, sekarang aja sinih. Lo mau ngasih sesuatu ke gue apaan?"

"Ciye kepo, makanya nanti kita pergi"

"Terserah" Devi langsung meninggalkan Dika, dan akhirnya Dika pun berhenti mengikuti Devi

Setelah sampai dirumah, ia melihat papahnya sedang duduk disofa. Ia bingung mengapa papahnya sudah pulang, padahal biasanya pulang malam.
"Loh kok papah udah pulang?" tanya Devi sambil mencium tangan papahnya

Cinta Abu AbuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang