squad

3.3K 51 3
                                        

Malam ini Fara mengajak clubbing malam. Tentunya hanya untuk satu geng, sasquad namanya.

Anggota geng itu tak lain Della, Tiara, Aulia, Kaila, Faradhita, Syifa, dan Reisha. Geng yang cukup terkenal di sekolah membuai banyak cibiran pedas. Namun seakan gak peduli.

Malam ini, ketujuh gadis itu bersenang-senang sesuka hati. Namun masih dengan batasan wajar karena banyak cowok juga disana.

Baju yang mereka pakai juga masih sopan, mereka hanya ingin kesenangan malam ini saja. Kecuali..

Della, yang datang dengan dress merah selutut dengan lengan pendek.

Why?

"kalian tuh ngeliatin gue biasa aja, kan kalian tau gue udah biasa kalau ke club pake baju kaya gini," timpal Della.

"Yaudah kan udah kumpul, nih. Ke dance floor yuk?" ajak Kaila. Semuanya langsung menuju dance floor dan menari girang.

Sementara secara tak sadar, geng si ketua osis juga ada di club itu, geng Sultan namanya. Hmm aneh juga sih sama nama geng nya itu.

Anggota geng itu juga tujuh. Yaitu Gilang, Firman, Fauzan, Melky, Mauliza, Farhan dan Sigit.

Geng mereka juga terkenal, mereka jadi rebutan para cewek cewek di sekolah. Salah satunya Gilang yang paling ganteng di geng itu. Susah mendapatkan hati dingin seorang Gilang, bahkan semuanya.

Della dan teman temannya kembali ke meja lalu menegak segelas masing masing minuman sampai habis. Rasa nya seperti melayang saat itu. Bisa dibilang.. merekaa..Mabuk.

Della meracau sangat keras, hingga suara nya terdengar oleh sultan. Mereka nggak tau yang sedang meracau itu adalah Della.

"Heh, tu cewek mabuk berat, ya?" tanya Sigit.

"Meracau nggak jelas gitu," timpal balik Firman.

Gilang berdiri berniat menghampiri gadis yang meracau kesana kemari itu sementara teman temannya tertidur. Hanya Della yang bangun dan meracau gak jelas.

Sontak Gilang kaget. Della yang sedang meracau menatap ke arah Gilang. Membuat mata mereka saling bertemu dan Della terdiam.

"Heh cewek somplak! Lo ngapain disini? Pake baju juga ga bener gitu!" Gilang membentaknya. Della tak menggubris karena dia terlanjur mabuk berat, dia malah makin merajarela.

Dan...

Cup!

Gilang mencium bibir Della sekilas. Membuat gadis itu terdiam. Bahkan lebih diam, lalu tertidur. Mungkin kelelahan karena meracau.

"Lo apain sama tuh cewek sampe dia tidur, lang?" tegur Melky.

"Gue gak ngapa-ngapain tuh cewek, mabuk kebangetan!" jawab Gilang.

"Emang siapa? Lo kenal?" tanya Farhan. Gilang hanya menggeleng. Dia nggak mau ngasih tau temen-temennya bahwa cewek nya itu Della.

"Pulang, yok? Dah malem nih!" ajak Maul. Semuanya mengangguk. Namun Gilang melihat dulu sekilas meja cewek somplak tadi.

Dan ternyata udah nggak ada siapa siapa di meja itu.

Mungkin tuh cewek udah pulang Batin nya.

~^^~

Pagi itu menunjukkan pukul 8 pagi hari minggu. Della terbangun dengan rasa pusing dan penat yang luar biasa. Dia berusaha mengingat apa yang terjadi semalam.

Della baru ingat, semalam ia mabuk berat. Dan...

Nggak...

Posesif #1Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang