21. Lawanmu Adalah AKu

10.2K 1.2K 15
                                        



Syuu....

"Eh??" entah mengapa suasana disana terasa sunyi waktu seakan membeku beberapa detik

Perompak yang memegang pedang hendak menebas kepala Jiao An membeku, ia merasa ada semilir angin dingin melewati tubuhnya dan setelah ia menyadarinya lengan kanannya telah jatuh ke tanah

"ARGHHH!!!"

Perompak yang lain terkejut, apa yang terjadi? Apa yang anak itu lakukan!?

"Sialan!! Serang dia!!" jerit perompak yang telah kehilangan lengan

Mereka seakan tersadarkan dan tanpa ragu berramai ramai menyerang anak laki laki itu. Meski memiliki tehnik aneh ia tetap tidak berdaya bila diserang secara ramai bukan?

Sayang sekali itu dugaan yang sangat salah, karena bagi Jiao An mereka semua hanyalah manusia tak berharga. Mau sendiri atau bukan mereka sama sekali bukan tandingannya

Jiao An melemparkan senyum tipis. kemudian ia secepat kilat telah memukul 3 orang dihadapannya. Jika dilihat dengan mata biasa maka gerakan Jiao An tadi tidak terlihat berbeda dengan mata seorang praktisi tinggi

Krak krak krak..

"Agh!!"

"Ugh!!"

Terdengar suara tulang patah beriringan dan disusul jerit kesakitan memenuhi udara, perompak itu terjatuh baru menyadari lengan atau tulang rusuknya patah. Kapan dia melakukannya?? Kenapa mereka tidak bisa melihat gerakannya?

"Bajingan!" jerit seorang perompak, tanpa sengaja matanya melihat Mu Zhao Yang

Pemuda tinggi itu sama sekali tidak bergerak dan bahkan cara berbicaranya seperti seorang anak kecil, dan kesan anak laki laki itu seperti melindungi pemuda itu!

Baru satu langkah ketika ia berlari mendekat hendak menyambar Mu Zhao Yang dan secepat itu pula sebuah batu melayang menghancurkan tungkai kakinya

"Mau kemana kau? lawanmu adalah aku" ucap Jiao An memasang wajah dingin

Para perompak itu ketakutan, mereka jelas menyinggung lawan yang salah!! Meski ia sangat muda namun cara berpikir dan tindakannya sungguh mengerikan!!

Li Jie yang melihat itu tertegun, melihat para perompak telah berfokus dengan anak laki laki itu. Ia dengan tertatih tatih merangkak menuju Li Ming

"Kakak!" ucapnya kembali meludahkan seteguk darah

Li Ming tersadar ia kembali berusaha melepas perangkap beruang. Anak itu memang kuat! Tapi bagaimana jika ia adalah orang jahat? Itu sama saja keluar dari mulut singa dan masuk kedalam mulut buaya!

"Tuan muda!! Mohon ampunilah kami!! Kami telah salah menyinggungmu!" jerit seorang perompak

Ia menurunkan harga diri hanya untuk menyelamatkan diri! Padahal ini hanya omong kosong belaka! Ia hanya berusaha mengulur ngulur waktu untuk kembali kegunung dan meminta bantuan anggota perompak lain untuk menghabisi anak ini!

Mendengar itu Jiao An tersenyum, memang ia tidak mampu membaca pikiran itu? Jelas semua itu terbaca diwajahnya

"Oh,benarkah? Apakah setelah ini kalian berjanji tidak akan menyerang orang orang lagi?"

Mendengar perkataan Jiao An, kerumunan perompak tertegun. Tidak menyangka semua hal berjalan begitu mudah

"Tentu saja! Kami semua berjanji tidak akan menyerang orang orang dan membunuh lagi!!" jeritnya, tunggu saja kau anak muda!! Kami akan segera membunuhmu ! bos kami yang sesungguhnya belum keluar untuk menghabisimu!

The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang