"Pertandingan untuk hari ini benar benar tidak adil"
"Jiao An tidak akan mampu menahan kekuatan dari Caleb bukan?"
"Aku harap ini segera selesai"
Banyak anak anak yang berbisik kasihan namun dibalik itu semua mereka merasa bersyukur bukan menjadi lawan Caleb untuk hari ini
Jiao An terus berada didalam posis terkunci, Randu terus menatap mereka dengan bosan ia melirik hologram, pertandingan telah berlangsung selama sepuluh menit
"Aku sudah memberimu kesempatan dasar bajingan!!" seru Caleb menahan tubuh Jiao An yang terus meronta keras
"Mati kau!! mati!! Mati!" Caleb menjerit sambil terus memukul wajah Jiao An dengan kepalan tangannya yang besar, leher Jiao An tercekik, ia tidak dapat bergerak sementara Caleb diatasnya terus memukul wajahnya tanpa pandang bulu
Wajahnya benar benar dihajar habis habisan, sementara anak anak lain yang berdiri diluar arena mengalihkan pandangan, tidak sanggup menyaksikan tindakan Caleb yang brutal
Baru kali ini Jiao An tidak dapat berkutik, ia hanya menggertakkan gigi menahan rasa sakit setiap kepalan tangan Caleb bertemu dengan kulit wajahnya
Pandangan matanya memerah, rasa perih dan berdenyut datang disetiap pukulan Caleb
Tiba tiba saja Caleb berdiri melepaskan cekikkannya pada leher Jiao An, tapi dia belum berhenti. Melainkan membalikkan badan Jiao An sambil memelintir tangan kirinya
"Akh!!" Jiao An menjerit ketika lengannya dipelintir, ia hanya melotot merasakan sakit yang hebat dari lengannya. Tubuh Caleb menduduki punggung Jiao An menyebabkan dia hanya dapat meronta tanpa hasil
"Ini pelajaran yagn kuberikan padamu!! Akan kubuat kematianmu sangat menyakitkan!" seru Caleb tertawa ganas
Mata Jiao An menyipit merasakan kesakitan yang hebat, ia mengigit bibir hingga mulutnya berdarah. Ia dapat melihat pandangan anak anak lain. Ada yang merasa kasihan, tak peduli dan ketakutan
Tapi tidak ada yang bergerak menolongnya, tidak seperti Shu Qi...
KRAK
"ARGGHHH!!" Jeritan melengking keluar dari mulutnya diringi suara tulang yang patah, sudut mata Jiao An berlinang. Ia memejamkan mata merasakan dunia berputar dengan kuat
Wajahnya sakit, lengannya sakit. Meski samar Jiao An dapat mendengar suara pekikkan anak anak lain.
Caleb melepaskan Jiao An dengan tatapan angkuh melihat tubuh mungil itu masih berbaring dengan punggung menghadap langit langit ruangan. Posisi lengannya terlihat menyakitkan dengan bentuk aneh
Tapi Jiao An tidak bergerak, ia hanya bernapas berat masih dengan posisi berbaring
"Caleb, jangan main main. Bunuh dia" suara Randu terdengar. Caleb menoleh menampilkan senyuman kekanak kanakan sebelum berbalik kembali melihat Jiao An yang masih berbaring sekarat
Ia melangkah kembali menuju Jiao An kali ini bermaksut mematahkan lehernya. Tangan Caleb sudah memegang leher Jiao An dengan posisi kuncian mematikan, Jiao An tidak melawan, lengannya yang patah membuat ia tidak dapat berpikir jernih
Kau akan berdiri melindungiku, selama aku menendang pantat orang orang sialan di asosiasi ini!!
Samar samar suara Shu Qi terdengar didalam kepalanya, diantara seruan orang orang. Ah... Jiao An ingat, itu percakapan kemarin dimana Shu Qi melarangnya mati. ia harus hidup demi Shu Qi serta alasan konyolnya
Itu pilihan terakhirmu, gunakan disaat terdesak oke?
Perkataan Shu Qi kembali bergema dikepalanya, tangan kanan Jiao An masih berfungsi. Sungguh sebuah kesalahan Caleb tidak mematahkan kedua tangannya
KAMU SEDANG MEMBACA
The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?
Fantasía[Bukan novel terjemahan] Jiao An adalah seorang pembunuh bayaran terkenal di abad 25, siapa yang tak mengenal dirinya? setiap orang yang menggunakan jasanya harus mengeluarkan biaya mahal dia adalah agen multitalent yang telah menjalani pelatihan b...
