Saat ini Mu Zhao Yang duduk diatas batu datar tepat dibawah pohon, kakinya yang indah terjulur keluar nyaris bersentuhan dengan permukaan air, jika ia tidak berbicara dengan nada kekanak kanakan pemandangan itu pastilah sangat memukau
Tanpa banyak bicara Jiao An duduk sambil melipat kaki, memandangi air sungai yang jernih
Bahkan disini udaranya sangat segar, berbeda dengan dunianya dulu.
"Bisakah kau menceritakan padaku tentang keluargamu?" tanya Jiao An langsung menuju titik utama ketika ia melihat permukaan air
"Baiklah!" sahut Mu Zhao Yang mengangguk patuh "Ayah Zhao Yang ini bernama Mu Zhou Dao! Saat masih kecil ayah sangat menyeramkan, ayah tidak akan segan segan memukul bila Zhao Yang membuat kesalahan!" ucapnya sambil mengubah ekspresi wajah ketakutan
Jiao An mengangkat alis, "Memukulmu?"
"Iya! Tapi ayah akan melakukannya jika Zhao Yang ini benar benar nakal dan membuat ibu bersedih" ketika mengatakan ini wajah pemuda itu melembut "Hanya ayah dan ibu yang memberikan perlakukan baik kepada Zhao Yang ini, meski ayah sangat menyeramkan ketika marah, ibu selalu mengatakan ini semua untuk Zhao Yang" ucapnya
Jiao An diam, ia kembali memandang air. Sementara Qiqi memperhatikan Mu Zhao Yang, dengan mata sistemnya ia mengetahui pemuda idiot ini tidak berbohong dilihat dari detak jantung yang normal
Qiqi hanya merasakan kesedihan dan kehilangan yang besar
"Lalu apa yang terjadi? Kau pernah mengatakan mereka pergi ke medan perang bukan?"
Mu Zhao Yang mengangguk "Saat itu terjadi perang, ayah terpaksa pergi dan ibu menyusul ayah"
"Kenapa ibumu harus menyusul ayahmu?"
"Ada seseorang yang datang, ia memberi tahu ibu bahwa ayah sedang kesusahan dan membutuhkan bantuan jadi ibu menyusul ayah" dengan polosnya Mu Zhao Yang menggambarkan dengan kalimat sederhana
Namun tidak bagi Jiao An, ia mengernyitkan alis menyadari sesuatu. Entah mengapa itu skema itu seperti telah direncanakan oleh seseorang
"Dan siapa nama Ibumu, Zhao Yang?" tanya Jiao An
Mu Zhao Yang tersenyum, seakan pertanyaan itu ia nantikan "Nama Ibu Zhao Yang Bai Ruan! Ibu sangat cantik dan sangat mudah tersenyum. Ketika tidur ibu selalu memeluk sambil menyanyikan sebuah lagu!"
"Bai Ruan" Jiao An mengulang, entah mengapa nama Bai terdengar familiar ditelinganya "Itu Nama yang cantik" dan tanggapan itu Mu Zhao Yang mengangguk puas
"Setelah ibu pergi, Zhao Yang menunggu lamaaaaa sekali. Tapi Ibu dan ayah tidak pernah kembali pulang. Tidak peduli Zhao Yang menunggu dipintu gerbang rumah sekali pun" ungkapnya sambil memandang langit
"Dan suatu hari muncul seorang paman, dirumah Zhao Yan ini" ucapnya "Paman itu berkata ia adik dari ayah Zhao Yang ini, namanya Mu Sun Ya. Paman bilang bahwa ayah dan ibu tidak akan pernah kembali lagi. Jadi paman membawa Zhao Yang ini ke rumahnya"
"Dirumah sana Zhao Yang bertemu dengan banyak teman dan saudara! Tapi permainan mereka semua mengerikan!"
"Permainan?" sudut mata Jiao An berkedut
"Iya! Mereka sering mengajak Zhao Yang bermain. Tapi Zhao Yang ini selalu kalah dan mendapat hukuman. Hanya saja pukulan mereka sangat menyakitkan. Tidak seperti pukulan ayah, Zhao Yang merasa sangat sakit dan terkadang pukulan mereka menimbulkan bekas" ungkapnya
Mendengar itu darah Jiao An mendidih, hampir terbakar amarah. Kenapa ia masih dengan begitu mudahnya menjalani kehidupan ini seolah tidak pernah terjadi apa apa??
KAMU SEDANG MEMBACA
The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?
Fantasy[Bukan novel terjemahan] Jiao An adalah seorang pembunuh bayaran terkenal di abad 25, siapa yang tak mengenal dirinya? setiap orang yang menggunakan jasanya harus mengeluarkan biaya mahal dia adalah agen multitalent yang telah menjalani pelatihan b...
