Jiao An memandang sekeliling semakin mereka bergerak maju menuju arah barat hutan yang hijau berubah menjadi abu abu menyeramkan.
Batang batang pohon yang telah mati membuat suasana mencengkam, hutan itu juga memiliki kabut tipis menghalau sinar matahari masuk
Karena udara semakin dingin , ia memakai jaket hitam dengan bulu bulu dipinggir Jiao An sedikit kesusahan dengan bentuk tubuh anak kecilnya ini. panjang jaketnya saja mencapai lutut
"Qiqi kira kira masih beberapa lama lagi kita akan sampai?"
"Dengan kecepatan Qiqi, tuan bisa mencapai kota kecil kurang dari waktu satu hari"
"Baiklah kalau begitu, aku akan berjalan untuk sementara ini sambil membunuh beberapa bintang, kamu tidak perlu untuk membantuku untuk sementara ini"
Qiqi mengangguk menyetujui ucapan tuannya, lebih baik tuannya berlatih perlahan lahan sebelum bencana saat melawan ikan itu terjadi kembali.
Jiao An memutuskan untuk menggunakan pisau berjenis Cold Steel Recon, karena pisau itu cocok untuk bertahan hidup dihutan serta memiliki ketajaman sangat pas untuk berburu
Qiqi merasakan banyak binatang yang mendekat, situasi ini semakin aneh karena semakin mereka berusaha menembus hutan tersebut semakin banyak binatang yang berusaha mendekat.
Jiao An mengayunkan pisaunya kesana kemari menebas binatang berjenis rusa yang mendekat, ia merasa seperti berada didalam film horor karena binatang binatang ini menyerbu dirinya bak mangsa paling empuk.
Binatang dihutan seakan tidak ada habisnya menyerbu
Beruntung ia tadi tidak makan terlalu banyak jika tidak ia pasti sudah muntah
"Qiqi! Gunakan gelombang suara ultrasonikmu!" lama kelamaan Jiao An terdesak juga
Segera serigala perak itu membuka rahangnya lebar lebar dan mengeluarkan suara, bagi manusia yang mendengar itu seperti suara dengungan berisik menyakitkan telinga. Tapi bagi binatang yang mendengar bisa mengacaukan otak mereka
Jiao An membunuh binatang binatang yang tidak fokus menusuk tepat dijantung atau memenggal kepala, darah bermuncratan kemana kemana setiap ia mengayunkan pisau. Binatang binatang yang mendekat mulai menjauh menyadari aura Jiao An yang berubah.
Mereka mulai perlahan menjauh, namun masih ada didalam pandangan mata Jiao An mengamati dibalik bayang pohon tidak mendekat ataupun menjauh.
"Groaaaarr!!" suara auman terdengar
Entah kenapa Jiao An merasa binatang bintang itu tampak panik ia menggenggam erat pisau ditangan memperhatikan
Seekor harimau melompat turun dari sebongkah batu, Jiao An sendiri tidak yakin itu adalah harimau atau bukan karena corak dikulitnya menyerupai harimau namun ia berekor tiga, satu ekornya mengeluarkan cahaya api.
"Bagus, selain ikan apa lagi ini?" gumannya membuat postur waspada
Harimau itu hanya berjalan mengelilinginya sorot matanya mengerikan namun ia tak menyerang Jiao An hanya mengawasi
"Tuan" ucap Qiqi bersiap siaga, ia mengeluarkan cakar tajam bersiap menunggu perintah Jiao An untuk menyerang
"Tahan" balas Jiao An, ia mengganti dengan senjata pisaunya dengan senjata senapan rifel
Harimau itu juga tidak tampak akan menyerangnya, setelah puas memperhatikan Jiao An ia kembali melangkah bongkah batu tempat ia muncul tadi, bergerak duduk dan menjilati bulu bulu
Melihat ketenangan harimau itu, perasaan waspada Jiao An berkurang ia menurunkan senjata dibahu dan melihat harimau itu balik menatap mata Jiao An dengan ketenangan
KAMU SEDANG MEMBACA
The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?
Fantasy[Bukan novel terjemahan] Jiao An adalah seorang pembunuh bayaran terkenal di abad 25, siapa yang tak mengenal dirinya? setiap orang yang menggunakan jasanya harus mengeluarkan biaya mahal dia adalah agen multitalent yang telah menjalani pelatihan b...
