Jiao An masih menatap kosong sementara Dai Yu melihat kejadian itu dengan ternganga
siapa sebenarnya Hao Chun ini?!!
Hao Chun berdiri dengan santai tanpa beban memperhatikan mayat mayat perompak gunung yang telah tewas ditanah seakan akan mereka adalah debu yang bertebaran
Bahkan didalam kematian mereka masih ada beberapa orang yang melotot tak percaya dan sebagian lainnya meninggalkan tatapan ketakutan
"Kau membunuh bawahanmu sendiri?" desis Jiao An mengeratkan genggaman dipisaunya
Setelah kejadian dengan Xian Wei ia sedikit sensitif mengenai masalah pengkhianatan. Jiao An benar benar tidak akan pernah memaafkan semua orang yang berencana menusuknya dari belakang!
Melihat aura anak laki laki itu menjadi semakin suram, Hao Chun menarik ujung bibirnya memperhatikan lengan bajunya yang ikut tergores oleh serangan anak laki laki itu
"Menurutmu?" ungkapnya dengan nada santai, namun dibalik itu semua ia melemparkan tatapan licik
Darah Jiao An mendidih, kemarahannya terpicu melihat sikap Hao Chun. Ia menarik pisau dan menuju kearah Hao Chun dengan langkah ganas memberikannya serangan liar membabi buta
Hao Chun menyeringai semakin lebar, ia mengayunkan pedang melayani perkelahian yang semakin menggila
Dibelakangnya, bawahan Hao Chun menutupi dahi dan menggelangkan kepala melihat tingkah atasan mereka. Kalau sudah seperti ini yang hanya bisa menghentikan wakil mereka adalah Liu Wei!
"Hahaha!! Ayo! Serang aku lagi dengan kekuatanmu!!" seru Hao Chun ditengah perkelahian mereka
Ia yakin anak laki laki didepannya ini belum mengeluarkan tenaga aslinya seratus persen!!
Tatapan Jiao An menggelap, ia tiba tiba saja melemparkan dua pisau kearah wajah Hao Chun. Segera saja laki laki dengan luka wajah itu menghalau serangan itu menggunakan pedang.
Namun tiba tiba saja wajah Jiao An sudah berada dibawah hidungnya!
Ia bisa bergerak lebih cepat? Serangan pisau itu ternyata hanyalah umpan!
Hao Chun menggertakan gigi, ia hendak melompat kebelakang melihat tangan anak itu mengarah kearah tubuhnya. Namun dalam beberapa waktu Hao Chun tidak bisa bergerak. Kedua kakinya seakan tertanam erat didalam tanah!
'apa yang anak itu lakukan?'
Ia berusaha bergerak, namun anak itu sudah mendekat. Hao Chun bisa melihat wajahnya dalam jarak dekat. Ia memiliki paras aneh yang sangat jarang Hao Chun jumpai
Meski ia memiliki wajah mungil, mata cokelat gelapnya mengandung aura mengerikan dan kemarahan yang meluap luap
Dalam waktu singkat itu Hao Chun benar benar merasakan niat membunuh yang benar benar tertuju pada dirinya
"Cukup sampai disitu" sebuah suara dingin dan berat terdengar seakan menghentikan waktu
Diiringi dengan angin kencang melemparkan tubuh Hao Chun, sementara Jiao An menjauh bahkan sebelum angin itu menerpa tubuh mungilnya
Ia mendarat mulus ditanah dengan kedua kaki menempel sempurna menatap seseorang yang baru saja merusak momen itu
Beda dengan Jiao An, Hao Chun bernasib miskin. Ia terjauh dengan tubuh menabrak pohon dan kepala duluan mendarat ditanah. Nasib yang cukup mengerikan
Anehnya Hao Chun segera berdiri dengan cepat menggosok kepalanya sambil menggerutukan kalimat hinaan memandang orang yang baru saja melempar mereka dengan angin kencang. Seolah ia telah mengalami kejadian itu ratusan kali dalam hidupnya
KAMU SEDANG MEMBACA
The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?
Fantasy[Bukan novel terjemahan] Jiao An adalah seorang pembunuh bayaran terkenal di abad 25, siapa yang tak mengenal dirinya? setiap orang yang menggunakan jasanya harus mengeluarkan biaya mahal dia adalah agen multitalent yang telah menjalani pelatihan b...
