27. Perompak Gunung (4)

8.7K 1K 11
                                        



"Apa yang kau lakukan dengan ayahku!! Kau benar benar membunuhnya!??" jeritnya tidak terima, tubuhnya semakin memggeliat kuat melepaskan diri

Hao Chun mencengkeram rahang Dai Yu dengan kuat membuatnya tanpa sadar meringis, Hao Chun memaksa mengarahkan kepala Dai Yu untuk melihat bekas luka mengerikan dileher serta rahangnya

"kau lihat bekas luka ini?" tanya Hao Chun rendah "Dai Fu Zhang lah yang membuatnya, ayahmu" ucapnya ia menundukan wajah membuat mereka berdua saling bertatapan

Karena tinggi Hao Chun tubuh Dai Yu tertutupi membuat perasaan binatang buas mengurung mangsanya

"Karena luka ini, setiap aku melihat wajahku sendiri aku masih dapat merasakan kebencian dari ayahmu" meski nadanya rendah, ujung bibirnya tertarik membentuk seringai kepuasan.

"Bukankah itu bagus!!!?" Dai Yu menjerit

"Dengan bekas luka itu kau akan mengingat seluruh kebencian yang harus kau tanggung seumur hidup!!" ia benar benar takut dan marah ketika melihat cara Hao Chun menyeringai. Membuat ia dapat merasakan apa yang laki laki ini lakukan saat bertemu ayahnya!

"Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" diiringi dengan kalimat itu tubuh Dai Yu terlempar keras sehingga ia memuntahkan darah

Ketika rasa sakit menyerang perut membuat sakit berdenyut denyut yang tak terlukiskan. Dai Yu merasa seluruh organ dalam tubuhnya melebur menjadi satu karena tendangan Hao Chun membuat ia memuntahkan seteguk darah

"Matamu sangat mirip dengan Fu Zhang, membuatku kesal. Katakan padaku, jenis kematian apa yang kau inginkan?" Hao Chun berjalan pelan memberikan perasaaan membunuh yang kuat

Ia meraih pedang dipinggangnya menghunus kearah Dai Yu yang masih terduduk ditanah tidak bisa berbuat apa apa

Bawahan Hao Chun tidak mengatakan apa apa, jika bos mereka dalam keadaan seperti ini bisa bisa kepala mereka yang dijadikan sasaran

Ah boss..... kemampuan beradaptasimu mengerikan

Meski matanya terpaku dalam sosok Dai Yu, sudut matanya terus berkeliaran melihat situasi sekitar, darah daging dan mayat perompak bertebaran secara acak ditanah

Melihat itu justru bibirnya tertarik membentuk senyuman yang semakin mengerikan

Aura dingin dan aneh memberatkan berasal dari tubuh Hao Chun membuat suasana mencengkam

Tanpa sadar Dai Yu menggigil, ia takut dan seluruh tubuhnya menderita kesakitan.namun matanya masih menolak untuk menyerah. Ia melemparkan tatapan penuh kebencian kearah Hao Chun

Meski posisinya terdesak bak bintang yang telah sekarat, tetap ia mengangkat cakarnya untuk terus berjuang

Melihat itu sudut mata Hao Chun menyipit, ia ingin tertawa melihat Dai Yu. bahkan ditengah keadaan tak berdaya ini ia masih saja menolak untuk menyerah, persis seperti Dai Fu Zhang.

Keluarga Dai memang memiliki keturunan darah yang hebat sayangnya mereka berakhir menjadi keluarga petani didesa terpencil

Hao Chun memiringkan kepala berpikir, sayang sekali sepertinya anak ini adalah keturunan terakhir keluarga Dai

Langkah Hao Chun semakin dekat, pedangnya masih menghunuskan lurus beberapa langkah lagi maka mata pedang dapat dipastikan menembus kepala Dai Yu

Syuu

Namun tiba tiba saja pisau kecil meluncur cepat menuju wajah Hao Chun. Jika dia tidak menepis pisau itu dengan pedangnya maka arah tusukan pisau itu akan menusuk lehernya!

The Beautiful Killer Cold-Blooded, Perhaps?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang