Satu persatu sahabat pergi mengejar mimpi.
Sampai sukses nanti.
Dan kita berkumpul lagi.
Di tempat yang sama saat ini kita tempati.
Untuk melepas rindu ini.
Aku di sini, menunggumu.
Aku takkan pergi sebelum bertemu.
Sudah kutunggu kedatanganmu.
Mari kita bertemu, di tempat yang dulu.
Tempat biasa kita menjamu, secangkir madu.
Aku sudah pikirkan apa yang harus kusiapkan, saat kau datang membawa sebuah kenangan dan banyak senyuman.
Sekarang tinggal menunggu waktu kapan kita bisa bertemu, lalu kita mengulang waktu yang dulu.
Aku hanya rindu sebuah canda tawamu yang dulu pernah menghiburku, di dalam senja itu.
By: Ronggur
***
Note:
Hallo, jika suka dengan kutipan aksara ini kalian bisa memberi bintang.
Follow ig: @penuangkatakata
KAMU SEDANG MEMBACA
Dandelion
Genç KurguDandelion tidak secantik mawar, tidak seindah lili, dan tidak seabadi edelwis tetapi, Dandelion adalah bunga yg kuat. Dandelion terlihat rapuh tetapi, begitu kuat, begitu berani. Berani menentang sang angin, terbang tinggi begitu tinggi. Menjelajah...
