Bukan Takdir

2.3K 328 37
                                        

" Joe!" Gisella mencoba menyentuh pundak sosok yang berdiri di depannya dengan kemeja hitam yang membuat lekuk ototnya terlihat sexi dibasahi gerimis yang turun sore itu. Tapi... ia mengurungkan niat, apakah rasa benci di hatinya pada sosok ini masih sebesar itu?
Bahkan tangannya tak mampu menyentuh Joe walau untuk sekedar menenangkan dukanya.

Joenathan menatap tulisan di batu nisan yang baru terpajang beberapa menit yang lalu itu lekat. Beberapa orang dengan karangan bunga besar yang mereka bawa telah pergi mendahului, membawa kenangan jasad itu di dalam memorie mereka masing masing, sosok yang Joe kenal sejak kecil sebagai ayahnya, Steven

" Ayahku telah meninggal. Tapi aku berjanji padamu, dia akan ditemukan." Gumam pemuda itu membuka suara, lalu berbalik menatap Gisella

Deg

Wajahnya... atau aku yang salah?
Kenapa di saat seperti ini.. dia, begitu mirip dengan Narendra?

Bulu mata lentiknya yang basah oleh air mata dan hujan, rambutnya yang terlihat sexi, wajah tampannya yang memerah dan aliran air yang mengaliri leher kokohnya lalu melebur bersama kemeja hitam yang ia kenakan.
Dia... semakin mirip dengannya

" Kau mencintai dia kan?"

" Eh?" Pertanyaan Joe membuat Gisella mengangkat wajahnya. Tertegun menatap pria yang telah merenggut kehormatannya itu. Dia benar benar terlihat hancur.

" Perubahan yang terjadi pada Arkea, kenapa ibuku menculiknya, kenapa kau memeluk fotonya dan kau terus menyebut nama Narendra." Imbuhnya memicingkan mata birunya tajam.

" Joe sebaiknya kau istirahat dulu, lukamu bisa infeksi." Ajak Gisella mencoba menarik lengannya. Tapi...

Pemuda itu menarik tangannya lepas

" Dia Arkea atau Narendra?" Pertanyaan Joe membuat wanita di depannya bungkam.

" Kalau kau tidak mau menjawabnya, aku yang akan mencari jawabannya sendiri. Tapi jawab aku tentang 1 hal, apa sekarang kau sedang mengandung anakku?"

Deg

Seketika Gisella mengangkat wajahnya. Apa yang harus dia jawab? Joe memang pasti curiga. Tapi jika ia mengatakan yang sebenarnya bagaimana dengan Narendra? Joe pemuda yang nekat dan Gisella tidak mau kehilangan Andranya gara gara anak yang tidak dia harapkan.

" Tidak!" Jawab Gisella berbohong, lalu berbalik dan melangkah pergi mendahului. Dia takut Joe bisa menebak ekspresi wajahnya. Sebelum.....

Deg

Langkah Gisella terhenti, bola matanya memerah, tanpa sadar.. air mata meluncur dari bola mata cantiknya, rasanya meremang saat merasakan napaa hangat pemuda itu di lekukan lehernya. Sangat tenang saat tangan kekarnya melingkar di perutnya erat. Ya, Joe memeluknya dari belakang.

" Kalau begitu aku bisa tenang, aku bersumpah aku akan mengembalikan dia Andra atau Arkea ke sisimu. Tanpa harus takut akan kematianku nanti." Bisiknya yang entah kenapa membuat bola mata Gisella berkaca kaca

" Aku bisa tenang, jika nanti aku harus juga meninggalkanmu, setidaknya tidak akan ada beban yang aku tinggalkan." Tangisnya lalu melepaskan pelukannya pada Gisella dan..

" Joe!!!" Suara Gisella tercekat saat pemuda itu pergi begitu saja ke arah rumahnya dan menghilang di balik pintu.

Beberapa detik, gadis itu mematung. Apakah perbuatannya sudah benar?

Namun tiba tiba...

" Tentu saja kau salah." Ujar sebuah suara yang entah sejak kapan sosok itu melangkah ke sisinya.

SOUL horror 3 ( Stay ALONE )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang