2.Bertemu kembali

11.9K 416 3
                                        

Hallo para readers tercinta:) maaf kalau aku updatenya ngaret hehe.. Ok happy reading:)

***

Rebecca memasuki sebuah kelas dengan dibimbing seorang guru, ia hanya bisa tersenyum senang sepanjang koridor kelas tadi. Bagaimana tidak senang coba? Ia berhasil menempati kelas XI Math-1, kelas unggulan.

Hanya saja ia sedikit kecewa karena tidak bisa sekelas dengan Stella, sahabatnya itu memang sedikit banyak tidak menyukai rumus jadi ia mengambil kelas language. Ia hanya berharap teman-teman di kelas ini bisa menerimanya dengan baik.

Tetapi begitu sampai di dalam kelas, ada hal yang membuat Rebecca terkejut bukan main, karena apa? Ia sekelas dengan cowok dingin menyebalkan itu, ya siapa lagi jika bukan Nathan.

"Good Morning class" sapa guru yg tadi membimbing Rebecca

"Morning Sir" jawab semua murid di kelas tersebut

Mr. Robert namanya, wali kelas XI Math-1 kalau dilihat dari wajahnya sih tidak terlihat galak, malah terlihat tampan dan cara bicaranya juga tak terlalu keras.

"Ok, Class hari ini kelas kita kedatangan siswi baru. Silakan kamu memperkenalkan diri" ujar Mr. Robert

"Baik sir, Hi semua... Emm perkenalkan nama saya Rebecca Zaveara Anderson, kalian bisa memanggil saya Becca, saya pindahan dari Paris dan semoga kalian senang dengan kehadiran saya di kelas ini.. Terima kasih" ucap Rebecca lembut sambil tersenyum ramah

Seketika itu kelas pun menjadi gaduh, banyak yang memuji kecantikan Rebecca dan ada juga yg mencibir karna merasa kecantikannya tertandingi:v
Tapi berbeda dengan yang lainnya Nathan justru terlihat tidak peduli bahkan sibuk membolak-balikkan buku paket matematika di mejanya.

"Sudah-sudah jangan berisik! Ok Rebecca, untuk mempersingkat waktu kamu saya persilakan duduk di bangku yang kosong" ucap Mr. Robert

"Sir, apa-apaan ini kenapa dia disuruh langsung duduk kami kan ingin mengenal dia lebih banyak lagi, boleh kan cantik?" celetuk Bryan sambil mengedipkan mata ke arah Rebecca

"Bryan! Apa-apaan kamu ini? Ok, untuk yang ingin berkenalan lebih banyak dengan Rebecca bisa nanti di waktu istirahat ya" kata Mr. Robert

Sedangkan Rebecca hanya diam saja sedari tadi, bahkan wajahnya kini memucat. Ia memandang seluruh kelas sekali lagi dan benar saja hanya bangku di sebelah Nathan saja yang masih kosong.

"Oh God, demi apa? Masa iya gue harus duduk sama dia? Ya tuhan, tolong Beccaaa" teriak Rebecca dalam hati

Tiba-tiba saja seolah-olah tuhan langsung mengabulkan doa Rebecca, seorang gadis dengan penampilan sangat modis berdiri dari bangkunya.

"Sir, bangku yg kosong tinggal bangku di sebelah Nathan saja dan saya tidak mau dia duduk dengan Nathan, jadi boleh ya saya pindah duduk sama Nathan" pinta gadis itu

"Baiklah, asalkan kalian berempat setuju bagaimana Rebecca, Nathan, Bryan? Kalian setuju dengan usulan Selena barusan?" tanya Mr. Robert

"Saya setuju saja" jawab Rebecca lega

"Saya juga setuju pakai banget Sir, udah enggak tahan duduk sama nih nenek lampir" ucap Bryan

The Cold Boy Nathan [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang