9.Kenapa harus berubah?

7.4K 298 5
                                        

Haii readers!! Aku update kembali nih:) Enjoy the reading..


***


"Morning, ma" sapa Rebecca sambil menghampiri mamanya yang sedang masak di dapur


"Morning Bec, kamu udah mandi?" jawab mamanya

"Udah dong ma, aku baru selesai mandi. Mama masak apa? Perlu aku bantuin nggak nih?" tanya Rebecca

"Nggak usah, sana kamu langsung ke meja makan aja, papa kamu panggil suruh sarapan sekalian" ucap mamanya

"Siap bu bos!" ujar Rebecca kemudian terkekeh kecil

Setelah selesai menjenguk Nielsen kemarin, Rebecca menepati janjinya untuk pulang ke rumah. Jadilah di minggu yang damai ini Rebecca bisa menghabiskan waktu bersama orang tuanya.

Setelah semua makanannya matang dan disajikan di meja makan, Rebecca pun memulai sarapan bersama kedua orang tuanya.

Di rumah itu sepi sekali karena Rebecca anak tunggal, ia hanya tinggal bersama orang tuanya, 1 orang ART dan juga supir pribadi keluarganya.

"Nanti siang kamu jadi jengukin Nielsen?" tanya mamanya di sela-sela sarapan

"Jadi kok ma, sekitar jam satu siang" jawab Rebecca

"Titip salam ya Bec buat Nielsen, sama maaf juga karena papa sama mama jarang nengokin dia" sahut papanya

"Iya pa, oh ya papa hari ini nggak libur? Kok udah siap-siap mau ke kantor?" tanya Rebecca heran

"Iya nih, harusnya papa libur tapi hari ini ada meeting dadakan" jawab papanya

"Owhh, semangat kerjanya ya pa" ujar Rebecca

"Iya sayang" jawab papanya sambil tersenyum

***

Stella Klopper


Nanti jadi kan jengukin
Nielsen?

Iya jadi, ntar aku
ke rumah kamu jam
1 siang ya

Oke sip
Btw gimana keadaan mama kamu?

Udah membaik kok, tinggal
dirawat beberapa hari lagi
cuma buat pemulihan

Syukurlah, ya sudah aku tunggu ya

Oke

Setelah mengirim pesan kepada Stella, Rebecca pun bergegas untuk bersiap-siap karena 1 jam lagi Stella akan kerumahnya. Ia jadi membayangkan rencana yang telah ia buat bersama Nielsen kemarin sore setelah Nathan pulang.

Ini memang menyakitkan baginya, tetapi jika Nielsen bahagia ia pasti akan ikut bahagia walaupun kebahagian Nielsen tidak disebabkan olehnya. Tiba-tiba saja sebuah chat masuk ke ponsel Rebecca.


Nielsen Andrew


Beneran jadi kesini sama Stella kan Bec?

Jadi kok, kamu udah siapin kan?

Udah dong, makasih ya Bec udah support aku :)

Sama-sama Niel, kamu kan sahabat aku jadi kalau kamu bahagia, aku juga ikut bahagia

Makasih banyak ya Bec:)

The Cold Boy Nathan [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang