Haii readers!! Aku update kembali nih:) Enjoy the reading..
***
"Morning, ma" sapa Rebecca sambil menghampiri mamanya yang sedang masak di dapur
"Morning Bec, kamu udah mandi?" jawab mamanya
"Udah dong ma, aku baru selesai mandi. Mama masak apa? Perlu aku bantuin nggak nih?" tanya Rebecca
"Nggak usah, sana kamu langsung ke meja makan aja, papa kamu panggil suruh sarapan sekalian" ucap mamanya
"Siap bu bos!" ujar Rebecca kemudian terkekeh kecil
Setelah selesai menjenguk Nielsen kemarin, Rebecca menepati janjinya untuk pulang ke rumah. Jadilah di minggu yang damai ini Rebecca bisa menghabiskan waktu bersama orang tuanya.
Setelah semua makanannya matang dan disajikan di meja makan, Rebecca pun memulai sarapan bersama kedua orang tuanya.
Di rumah itu sepi sekali karena Rebecca anak tunggal, ia hanya tinggal bersama orang tuanya, 1 orang ART dan juga supir pribadi keluarganya.
"Nanti siang kamu jadi jengukin Nielsen?" tanya mamanya di sela-sela sarapan
"Jadi kok ma, sekitar jam satu siang" jawab Rebecca
"Titip salam ya Bec buat Nielsen, sama maaf juga karena papa sama mama jarang nengokin dia" sahut papanya
"Iya pa, oh ya papa hari ini nggak libur? Kok udah siap-siap mau ke kantor?" tanya Rebecca heran
"Iya nih, harusnya papa libur tapi hari ini ada meeting dadakan" jawab papanya
"Owhh, semangat kerjanya ya pa" ujar Rebecca
"Iya sayang" jawab papanya sambil tersenyum
***
Stella Klopper
Nanti jadi kan jengukin
Nielsen?
Iya jadi, ntar aku
ke rumah kamu jam
1 siang ya
Oke sip
Btw gimana keadaan mama kamu?
Udah membaik kok, tinggal
dirawat beberapa hari lagi
cuma buat pemulihan
Syukurlah, ya sudah aku tunggu ya
Oke
Setelah mengirim pesan kepada Stella, Rebecca pun bergegas untuk bersiap-siap karena 1 jam lagi Stella akan kerumahnya. Ia jadi membayangkan rencana yang telah ia buat bersama Nielsen kemarin sore setelah Nathan pulang.
Ini memang menyakitkan baginya, tetapi jika Nielsen bahagia ia pasti akan ikut bahagia walaupun kebahagian Nielsen tidak disebabkan olehnya. Tiba-tiba saja sebuah chat masuk ke ponsel Rebecca.
Nielsen Andrew
Beneran jadi kesini sama Stella kan Bec?
Jadi kok, kamu udah siapin kan?
Udah dong, makasih ya Bec udah support aku :)
Sama-sama Niel, kamu kan sahabat aku jadi kalau kamu bahagia, aku juga ikut bahagia
Makasih banyak ya Bec:)
KAMU SEDANG MEMBACA
The Cold Boy Nathan [END]
Roman pour AdolescentsKamu, sebuah awal yang begitu dingin dan beku Begitu tajam menusuk, penuh intimidasi Sosok yang tak sudi mendamba pada sang tuan bernama cinta Kamu, begitu pandai merajut kata menjadi balutan motivasi Meski wajahmu datar tanpa ekspresi Dan tuturmu...
![The Cold Boy Nathan [END]](https://img.wattpad.com/cover/161091498-64-k310391.jpg)