10

1.3K 112 5
                                    

"Kinan!" Ucap semuanya kecuali Surya, Hanip, Daffa, dan Reeva.

"Iya, hehe. Kenalin ini temannya Kinan, Fio" Kinan pun mengenalkan seorang pria disampingnya.

"Fiolan Anggoro temannya Kinan, bang, kak" ucap Fiolan dengan sopan sembari menyalami tangan mereka.

Sontak mereka pun menatap Kinan dengan tatapan mengejek,
"Pacar kali ah" ucap Bella menanggapi Fiolan.

"Temen" koreksi Kinan sambil duduk diantara Ardean dan Daffa.

Fiolan pun duduk di kursi paling ujung sedangkan Hanip kembali ke kursinya yang ada disamping Surya.

"Katanya sama Dio?" ucap Jaya.

"Oh iya bang Jaya, bilangin ke adek ipar lo itu ya kalau jadi anak jangan nyebelin!" ucap Kinan dengan kesal,
"Masa gue ditinggalin padahal kan arahnya sama-sama mau kesini makanya mau gak mau gue kesini sama ni anak" tambah Kinan sembari menunjuk Fiolan.

"Ni anak, ni anak, dia manusia kali, tante" ucap Daffa.

"Tante??? Gue masih lajang gini lo panggil tante?!" ucap Kinan kesal.

"Ga berubah ternyata ye elu masih ae kek preman pasar" ucap Harris melihat Kinan.
"Ya elu kan emang tantenya dia tulul, yakali dia manggil lu nenek"

"Panggil gue kakak dong" ucap Kinan kesal, namun Daffa akan tetap memanggilnya tante.

"Lagian ya lo itu sama Dio kelai mulu, heran gue" ucap Bella.

"Iya ya? kok Dio suka berantem ya sama Kinan? kan Dio junior di kampusnya Kinan?" tanya Loli selaku kakaknya Andio atau Dio.

"Ya dia yang nyebelin, Kak! Masa pas ospek kemarin nama gue diteriakin mulu sama dia" ucap Kinan yang saat ini menjadi seniornya Dio.

Kinan berada di semester 3, sedangkan Dio masih semester 1.

"Terus sekarang anaknya kemana?" tanya Ardean menanyai Dio.

"Mana gue tau! dia bilang ke mall tapi gue ga dijemput-jemput" ucap Kinan.

"Fio pacar atau gebetannya Kinan?" tanya Loli membuat semuanya ikut menanyai Fiolan.

"Teman kok kak, hehe" jawab Fiolan.

Jika dilihat-lihat, Fiolan ini lebih mirip dengan penggabungan Arya dan Rayhan dimasa lalu. Gayanya seperti Arya namun sifatnya lebih mendalam ke Rayhan.

"Teman sekampus? hati-hati loh ntar baper" goda Harris.

"Udah baper duluan kok, bang" jawab Fiolan membuat Kinan melototinya.

"WADOH, RESTUIN DAH, AN! RESTUIN!" ucap Harris sembari menepuk Ardean.

"Lo kira gue bapaknye!" kesal Ardean.

"Ya elu kan abang sepupunye Kinan, tolol" kesal Harris menggoyang-goyangkan badan Ardean ke kiri dan ke kanan.

"Engga lah ngapain juga baper sama gue, dia bercanda kok" ucap Kinan.

"Ya kalau bercanda, gimana kalau Fiolan sama Reeva" ucap Jaya menyomblangkan.

"Yeu, Anak gue diobral" ucap Harris.

"Engga!" sambar Surya mendadak.

Surya yang sendari tadi hanya berdiam membuat seisi ruangan kini terdiam melihat teriakkannya.

"OW OW OW!!! JAYA, GUE LUPA BILANG KALAU ANAK ELU NAKSIR SAMA ANAK GUE!" teriak Harris histeris sembari mendekati Jaya, ia bahkan melangkah meja yang ada di depannya.

"Auto ta'aruf!" Jaya pun bersemangat.

"Kita comblagin aja semua anak kita gimana?" semangat Harris.

RUANG GANTI 2 [Hiatus]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang