I Know

399 52 0
                                    

Sampailah mereka berdua disalah satu tempat peristirahatan terakhir dari,

Papanya Taeyong dan

Kakanya Taeyong.

"Appa... hyung... kenalin ini Seulgi. Pacar taeyong. Maaf taeyong baru bisa kaya gini hari ini. "

"Annyonghaseyo.... Seulgi imnida."

"Appa... Liat seulgi sangat cantik kan, sama kaya mama waktu muda. Papa pasti inget."

"Ahhh-taeyong ahhh." Seulgi hanya melihat kearah taeyong yang sudah meneteskan airmata.

"Ahh. Hyung! Aku menemukan wanita seperti ka dahyun tapi bedanya aku berani untuk menyatakan cintaku dulu. Hahhaha" Taeyong hanya tertawa dan menghapus air matanya

"Ahjussi hm aku minta izin untuk bisa pacaran dengan Taeyong karna senyum dia terlalu sayang buat dilepas ke perempuan lain paman hihi. Ah iya paman, aku akan menjaga taeyong dan membuat dia tidak nakal dan tidak genit hehehe." Seulgi mulai berbicara.

"Yaaa! Aku? Genit? Genit darimana?"

"Ahjussi. Semoga ahjussi tenang disana dan bahagia melihat keluarga paman disini pun juga bahagia." Seulgi mendoakan papanya Taeyong.

"dan hanbin oppa, kamu boleh memanggilku seulginie karena sekarang aku akan menganggapmu oppa ku juga. Arraseo oppa?"

Seulgi sekarang mulai mencairkan suasana dan tidak canggung lagi.

Setelah mereka mengobrol.

Taeyong mengajak pulang.

"Chagiyaaa, ayo kita pulang. Akan kutraktir chiken hari ini!." Ajak Taeyong.

"Okee. Ahjussi, hanbin oppa. Seulgi pulang dulu ya. Seulgi akan rajin kesini untuk menjenguk kalian dan mendoakan kalian. Terimakasih telah menerima aku. Seulgi janji seulgi akan menjadi yang terbaik untuk taeyong." Ucap Seulgi dan sesekali melirik Taeyong.

"Appa, hyunggg. Aku pulang. Aku dan mama merindukan kalian."

Mereka pun pulang.

Selama di perjalanan.

Seulgi ingin menanyakan mengapa papanya dan kakanya meninggal dunia.

"Taeyo...." Sebelum seulgi menanyakan. Taeyong terlebih dahulu berbicara.

"Aku bakal cerita kenapa ini semua." Taeyong melirik dan tersenyum pada Seulgi.

"Jangan sekarang. Aku ingin suasananya tidak seperti ini." "Aku ingin suasana yang lain." Bisik seulgi

dan membuat taeyong tersenyum malu.

Setelah mereka makan.

Tertawa bersama.

Saling menggoda satu sama lain.

Sewajarnya pacaran pada umumnya.

Sampailah mereka di rumah seulgi.

Sampailah mereka di rumah seulgi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
A BEAUTIFUL MESSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang