Special Day

286 34 1
                                    

(By Call)

"Seulginie, annyeong"

"Ahh Taeyongie, Wae?"

"Nanti malam kita gajadi pergi kestudio ya? Hari ini dan besok studio dipakai untuk rekaman para trainee jadi kita semua diliburkan hingga besok."

"Jadi kita ga ketemu malam ini? Yaudah gapapa aku bisa bareng Doyoung kok pulangnya."

"Aniyaaa, kita tetap bertemu hari ini. Aku mau mengajakmu ke suatu tempat."

"Kemana?"

"Ya lihat nanti. Nanti aku jemputnya annyeong. Saranghae." Tutup taeyong.

Sore hari menuju malam, Taeyong menjemput Seulgi.

Mereka berdua selama diperjalanan sibuk berkaraoke bersama hanya menggunakan michrophone bluetooth.

Setiap hari pun mereka bertemu tidak selalu kehabisan topik untuk ngobrol.

Sampailah mereka di daerah yang sangat terkenal dengan pusat pertokoan baju-baju trendy.

"Bukannya kemarin kita sudah beli kado untuk." ucapan Seulgi terpotong karena Taeyong langsung menyuruhnya diam.

"Kita kesini bukan untuk membelikan kado eommaku. Tapi aku ingin memberikan sesuatu untukmu. Ayo masuk."

Masuklah mereka ke salah satu toko baju yang lumayan cukup mahal.

Taeyong sibuk memilihkan baju untuk Seulgi.

Namun seulgi selalu menolak beberapa pilihannya karena dia tidak tahu buat apa ini semuanya?

"Taeyongie, kamu pilih baju buat aku sebenernya buat apa?"

"Pokoknya pilih yang cocok buat kamu, aku pengen baju itu santai namun sopan." Taeyong masih sibuk melihat-lihat.

"Yaudah ini aja, aku coba ya." Seulgi memilih satu baju yang ada disampingnya. Baju itu sempat dipilih Taeyong tp dikembalikan lagi.

"Tapi itu---" ucap Taeyong namun Seulgi keburu masuk fitting room.

Beberapa menit kemudian.

"Taeyongie."

Taeyong berbalik dan yang ia lihat.

Seorang wanita yang mengenakan dress putih lengan panjang dan ada renda-rendanya di sekitar lehernya mencerminkan betapa polos, lucu dan menggemaskan dia

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seorang wanita yang mengenakan dress putih lengan panjang dan ada renda-rendanya di sekitar lehernya mencerminkan betapa polos, lucu dan menggemaskan dia.

"Taeyongie, kenapa diem? Kurang bagus ya? Apa terlalu pendek?" keluh Seulgi.

"Aniyaaa, You choose the best." Taeyong yang hanya berdiri diam terpukau melihat kecantikan Seulgi yang terpancar mengenakan dress itu.

"Oke aku ambil yang itu." ucap Taeyong pada pelayan toko tersebut.

Mereka keluar dengan kantong besar berisikan hadiah untuk Seulgi.

A BEAUTIFUL MESSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang