1. White (Pertemuan)

5.9K 491 6
                                        

Please give 🌟 and comment
.
.
.

(Ps: play BGM V-Scenery untuk mendapatkan feel yang lebih baik)

꽂들이 가득한 기리에 오늘도 그대를 보네요
(Di jalanan yang penuh bunga, aku melihatmu lagi hari ini)

.

Lantunan melodi yang lembut itu sukses membius siapapun yang mendengarnya. Beberapa orang yang melewati taman akan menghentikan langkahnya dan tertegun, menyesapi setiap nada instrumen yang ia mainkan. Lembut sekali, sama seperti semilir angin di malam hari.

Surai cokelat keemasan itu tergurai terbawa angin, berkibar dengan indah. Memperlihatkan sosok gadis dengan wajah damainya, memainkan alat musik bernama biola. Dengan memejamkan mata, ia menyihir ratusan audiens dengan lagu yang ia bawa.

.

Daun-daun terlihat bergantian menyentuh bumi. Semilir angin dingin menggugurkannya, pertanda musim salju akan segera tiba. Orang orang lebih memilih untuk menghabiskan waktunya diluar, berjalan-jalan menikmati gugurnya dedaunan. Termasuk lelaki itu, -pemilik senyuman kotak dan manik elang- juga ikut bahagia menyambut musim terakhir di tahun ini. Hanya saja ia tidak berjalan-jalan seperti orang lain, dan lebih memilih duduk di taman bersama note yang selalu ia bawa.

.

Riuh tepuk tangan terdengar saling bersahutan, mengapresiasi sang gadis yang telah menyelesaikan pertunjukannya. Pemilik surai cokelat itu membungkukkan badannya, memberikan hormat sekaligus berterima kasih. Tidak lupa senyuman lebar dan tulus ia berikan pada mereka.

"Jeongmal Kamsahamnida"

Beberapa dari penonton meletakkan uang mereka pada toples yang disediakan. Bahkan ada yang meminta untuk berfoto bersama gadis itu, dan ada yang sekedar meminta tanda tangan.

"Lisa, kami sangat menunggu pertunjukanmu selanjutnya"

"Kau sangat menghibur kami, lisa"

dan beberapa komentar lainnya.

.

'Namanya Lisa?'

네 안에 담겨잘까요
(Bisakah aku menyimpanmu dalam ingatanku?)

Di tempat yang sama, seorang lelaki berkursi roda terpana dengan apa yang baru saja ia saksikan. Tangannya ikut bertepuk tanpa ia sadari. Bibirnya terangkat, membentuk lengkungan yang indah. Manik elangnya berbinar melihat sebuah objek yang menarik perhatiannya.

"Yeppeo" ucapnya pelan, nyaris tanpa suara.

Hanya dengan memandanginya, Taehyung bisa lupa dengan penyakitnya. Tidak dapat dipungkiri, pesona gadis itu sungguh membius mata.
Ah, andai saja Taehyung tidak seperti ini, pasti gadis itu sudah menjadi miliknya.

Ia beralih membuka note, menggoreskan beberapa kata yang terlintas di benaknya.

_6 Desember 2019.
🍭White

-새벽 달이 지난 고원에 지금 내가 정을 담아요
(Aku meletakkan perasaanku di taman ini, di pagi hari)

Hanya sepatah kalimat yang bisa ditorehkan, kemudian menutup note kecil tersebut. Manik elangnya kembali memperhatikan gadis itu, namun kali ini lebih jelas, karena orang orang yang mengerubunginya tadi sudah bubar.

'Tunggu. Mengapa ia mengumpulkan uang uang itu? Apakah dia..'

Taehyung mengernyitkan dahinya. Beberapa pertanyaan muncul dan menghantui, namun ia tetap berusaha berpikir jernih.

'...tidak. Tidak mungkin.'

Ia berperang batin setelah melihat perlakuan gadis itu. Pandangannya tidak bisa terlepas, melihatnya mengumpulkan uang berian penonton dan membereskan barang barangnya. Rasa bingung dan penasaran mulai mengelilingi pikirannya. Siapakah sebenarnya dia?

.

Semua barang sudah dimasukkan kedalam tas. Sekarang ia akan pulang, tetapi perasaan janggal tanpa sebab mendatanginya. Terasa ada yang mengawasinya dari jauh, hingga netra hitamnya bergerak liar, mencari sumber kejanggalan. Dari mana tatapan tajam yang terasa mengintimidasi itu?

.

Sore ini, semilir angin yang bertiup terasa mengganas. Dingin, hingga nafasnya dapat mengembun. Tidak lupa dengan suara daun yang menyeret di jalanan terdengar jelas di telinga.

Di waktu yang sama, Taehyung semakin dibuat penasaran dengan lisa. Pasalnya, ia terlihat sedang mencari cari sesuatu di sekitarnya. Apakah ia membutuhkan bantuan?

Pandangannya tidak lepas dari gadis itu, hingga seketika kedua netra mereka bertemu.
Taehyung kembali tertegun, namun kali ini dengan sepasang manik yang saling menatap. Tanpa ada arti, namun segalanya terasa terhenti. Degupan jantung dan aliran darah terasa cepat, nyaris tidak terkontrol.

"Lisa..."

Seluruh tubuhnya bergetar, entah karena lisa ataupun udara saat ini.

Gadis bernama lisa itu berjalan mundur dengan perlahan, berusaha melepaskan tautan semu dari mata mereka. Hingga seketika ia berlari, meninggalkan bayangan dengan kedua matanya yang memerah.

.
.
.

꽂들이 가득한 기리에 오늘도 그대를 보네요

(Di jalanan yang penuh bunga, aku melihatmu lagi hari ini)

네 안에 담겨잘까요
(Bisakah aku menyimpanmu dalam ingatanku?)

-새벽 달이 지난 고원에 지금 내가 정을 담아요
(Aku meletakkan perasaanku di taman ini, di pagi hari)
.

Ps: Tetap waspada dengan kalimat yang menggunakan italic, karena dapat mengandung teori yang berkelanjutan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ps: Tetap waspada dengan kalimat yang menggunakan italic, karena dapat mengandung teori yang berkelanjutan.

Ada yang bingung sama ceritanya? Sengaja Wkwkwk. Keep reading yaaa biar nggak penasaran 😘👀

Next?
Vomment please🤗
©®Alena_Syahmenan
.
.
.
Tbc

Scenery |Kth| ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang