Tidak pernah terbayangkan sebelumnya dalam hidup Indy, orang pertama yang akan dilihatnya ketika ia terbangun dari tidurnya adalah sosok Rama. Rama yang tetap tampan meski baru bangun tidur.
" hai..." sapa Rama dengan lembut seraya membelai rambut Indy.
" Pak Rama"
Indy segera bangkit dari posisinya, ia sangat terkejut dengan kehadiran Rama di sisinya.
" Ya Tuhan...apa yang terjadi? Semalam aku tidur dengannya" batin Indy penuh penyesalan.
Indy melirik jam yang terpasang di dinding kamarnya, sudah jam setengah tujuh. Ia akan terlambat jika tidak buru buru bangun dari tempat tidur.
" kau mau kemana?" Tanya Rama seraya mendekap erat tubuh Indy dari arah belakang.
" Pak Rama, tolong lepaskan "
" tidak jika kau masih memanggilku seperti itu. Aku bukan lagi atasanmu dan juga bukan Ayahmu, panggil aku Rama"
Indy menghela nafas panjang, tidak ada waktu lagi untuk main main dengan Rama.
" Baiklah, Rama. Tolong lepaskan aku, aku harus bekerja" ucap Indy .
Perlahan Rama melepaskan pelukannya pada Indy, entah mengapa sifat angkuh dan tegasnya seakan menghilang tak berbekas berganti dengan sikap manis dan manja yang selama ini sangat jauh dengan dirinya.
" aku akan mengantarmu" ucap Rama yang sudah siap dengan pakaiannya yang rapi.
" tidak perlu. Aku bisa sendiri, lagipula aku tidak mau Rayyan melihat kita bersama" Tolak Indy.
" aku tidak peduli, pokoknya aku akan mengantarmu...aku tidak perlu persetujuan apapun darimu"
Lagi lagi Indy harus mengalah dengan sifat keras kepala yang dimiliki Rama. Rama selalu tidak dapat menerima penolakan, ia melakukan apapun sesuka hatinya.
" Indy..." panggil Rama sesaat setelah ia melajukan mobilnya menuju ke kantor.
" hmmm" jawab Indy yang sedang sibuk dengan ponselnya, ia mengecek semua panggilan dan pesan masuk yang ternyata semua dari Rayyan.
" aku akan menunggumu, sampai kau benar benar bisa mencintaiku bahkan jika kau sudah menikah dengan Rayyan sekalipun ...aku akan tetap menunggumu, menunggumu kembali padaku" Ucap Rama tiba tiba dan lalu menggenggam erat tangan Indy kemudian mengecupnya dengan lembut.
Indy benar benar tersentuh dengan sikap manis Rama, ia melihat ada kesungguhan disetiap kalimat yang terucap dari bibirnya. Sebelumnya belum pernah ia merasakan dicintai seperti ini, perasaan sangat diinginkan seseorang yang terlihat tulus mencintainya.
Indy yang tidak sanggup menjanjikan apapun pada Rama hanya bisa tersenyum menanggapi
Ucapan manis Rama.
Tak berapa lama Rama menghentikan mobilnya agak jauh dari kantor, ia mengerti jika saat ini Indy tidak ingin Rayyan melihatnya bersama lelaki lain.
" aku mengantarmu sampai disini, aku juga akan menjemputmu disini" ucap Rama.
" eh tidak usah, kau tidak usah menjemputku. Aku tidak ingin merepotkanmu"
" kau tau tidak ada gunanya menolakku, baiklah kau harus masuk dan bekerja dengan benar kan? Ingat...jangan terlalu dekat dengan Rayyan karena itu akan menyakitiku"
" ya sudah aku masuk dulu, terimakasih sudah mengantar"
Indy meninggalkan Rama dan bergegas memasuki kantornya, ia bertemu beberapa orang yang ia kenal dan sempat menyapa mereka dengan ramah sebelum menaiki lift menuju ke lantai atas tempat kerjanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
See You Goodbye
RomansaSelamat tinggal... Dan sampai jumpa kembali di waktu berikutnya. Entah esok... Entah lusa... Ataupun nanti... Pertemuan kembali itu pasti, dan akhirnya tiba saatnya kita untuk memperbaiki semuanya. Menjadikan perpisahan ini menjadi akhir yang indah...
